CompileDaily
Sport

FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Argentina usai Perkelahian Massal Pasca Final Piala Dunia 2026

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Leandro Paredes menerima larangan bermain 10 pertandingan — sanksi yang disejajarkan dengan hukuman Luis Suarez pada 2014 sebagai salah satu yang terberat dalam sejarah Piala Dunia — usai insiden kericuhan begitu peluit akhir dibunyikan di final antara Argentina dan Spanyol.

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada tiga pemain Argentina pada Jumat (21/8/2026), dipimpin larangan bermain 10 pertandingan untuk gelandang Leandro Paredes, atas tindakan menyerang pemain Spanyol tak lama setelah peluit akhir final Piala Dunia dibunyikan. Insiden ini terjadi usai Spanyol menang 1-0 atas Argentina di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli 2026, dengan gol tunggal kemenangan dicetak Ferran Torres di babak perpanjangan waktu kedua, setelah gelandang Argentina Enzo Fernandez lebih dulu diusir wasit.

Paredes Cengkeram Leher Lawan, Terancam Absen Setahun Penuh

Menurut investigasi FIFA, Paredes mencengkeram leher bek Spanyol Eric Garcia dan mendorong jatuh gelandang muda Gavi ke tanah dalam kericuhan yang pecah usai laga berakhir. Sanksi 10 pertandingan yang dijatuhkan kepadanya secara efektif berarti pengusiran selama satu tahun penuh dari skuad timnas Argentina, mengingat kalender pertandingan resmi FIFA untuk timnas mencakup 10 laga hingga Juni 2027. Selain larangan bermain, Paredes turut dikenai denda $90.000.

Dua pemain Argentina lainnya turut terkena sanksi. Bek Nahuel Molina dijatuhi larangan bermain tujuh pertandingan beserta denda $90.000 atas dugaan tindakan memukul perut gelandang Spanyol, Rodri. Sementara gelandang Thiago Almada menerima sanksi satu pertandingan dan denda $30.000 atas pelanggaran "perilaku tidak sportif". Roberto Ayala, salah satu ofisial tim Argentina, turut dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim selama tiga pertandingan beserta denda $30.000 atas tindakan yang dikategorikan sebagai penyerangan terhadap penyerang Spanyol, Dani Olmo.

Secara keseluruhan, total sanksi yang dijatuhkan kepada pihak Argentina mencapai 21 pertandingan larangan bermain dan lebih dari $500.000 dalam bentuk denda.

Spanyol Tak Sepenuhnya Bebas Sanksi

Meski sebagian besar sanksi jatuh kepada Argentina, Spanyol juga tidak sepenuhnya lolos dari hukuman. Gavi menerima larangan bermain satu pertandingan beserta denda $30.000 atas pelanggaran perilaku tidak sportif — sanksi yang akan berlaku pada laga UEFA Nations League Spanyol melawan Inggris di Wembley pada 26 September mendatang.

Lihat Layanan Kami

Federasi Argentina Didenda dan Dibatasi Kapasitas Penonton

Di luar sanksi individu, FIFA turut menjatuhkan hukuman kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas berbagai pelanggaran yang dilakukan tim maupun suporternya sepanjang turnamen. FIFA menyebut pelanggaran tersebut mencakup penggunaan ajang olahraga untuk demonstrasi bersifat non-olahraga — merujuk pada insiden pembawaan spanduk politik terkait Kepulauan Falkland oleh pemain usai kemenangan semifinal melawan Inggris — serta nyanyian dan gestur diskriminatif dari suporter Argentina.

Akibat pelanggaran-pelanggaran tersebut, AFA dikenai denda senilai $310.000 dan diwajibkan menjalani dua laga kandang berikutnya dengan kapasitas penonton dibatasi hanya 50 persen. FIFA turut menunda satu sanksi stadion tambahan serta denda $100.000 untuk masa percobaan, dan mewajibkan AFA mengalokasikan $100.000 untuk mendanai proyek-proyek anti-rasisme.

AFA Berpeluang Ajukan Banding

Seluruh pihak yang terlibat telah diberi tahu FIFA mengenai sanksi masing-masing pada Jumat, dengan waktu 10 hari untuk mengajukan permintaan keputusan beralasan (motivated decision) atas putusan tersebut. AFA berpotensi mengajukan banding atas sanksi-sanksi yang lebih berat ke FIFA, dan kemungkinan berlanjut ke Court of Arbitration for Sport (CAS) apabila banding internal ditolak. Sebagai catatan, Argentina menerima hadiah $34 juta dari FIFA atas capaian mereka di turnamen tersebut — jumlah yang jauh melampaui total denda yang dijatuhkan kepada asosiasi maupun para pemainnya.

Sebagian Besar Insiden Tidak Tersiar Langsung

Menariknya, sebagian besar kekacauan yang memicu sanksi ini tidak disiarkan melalui siaran langsung internasional resmi FIFA. Meski begitu, cukup banyak kamera yang berhasil merekam pelanggaran tersebut sehingga mendorong FIFA menjatuhkan sanksi tegas terhadap Argentina.

Dengan sanksi seberat ini, ketidakhadiran Paredes yang setara satu tahun penuh berpotensi memberi dampak signifikan terhadap komposisi skuad Argentina dalam berbagai laga internasional mendatang, sekaligus menjadi pengingat keras bagi kedua tim bahwa insiden di lapangan — sekecil apa pun momentumnya — tetap bisa membawa konsekuensi jangka panjang jauh melampaui hasil pertandingan itu sendiri.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.