CompileDaily
Sport

MotoGP Mandalika 2026 Digelar 9-11 Oktober, Marquez Kejar Martin yang Unggul Cuma 2 Poin

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
MotoGP Mandalika 2026 Digelar 9-11 Oktober, Marquez Kejar Martin yang Unggul Cuma 2 Poin

Web:MotoGP

Sejak Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022, Marc Marquez belum sekali pun menyentuh garis finis balapan utama di sirkuit itu. Tahun ini ia datang ke Lombok dengan selisih dua poin dari puncak klasemen, saat satu kesalahan lagi bisa berarti kehilangan gelar.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat-Minggu (9-11/10/2026). Seri ini merupakan putaran ke-17 dari 22 seri musim 2026. Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, datang dengan 331 poin, hanya terpaut dua angka dari pemimpin klasemen Jorge Martin yang mengoleksi 333 poin.

Jadwal Sprint dan Balapan Utama

Sprint race digelar Sabtu (10/10/2026) pukul 14.00 WIB dengan jarak 13 lap. Balapan utama berlangsung Minggu (11/10/2026) pukul 14.00 WIB sejauh 27 lap. Sesi latihan dan kualifikasi mengisi hari Jumat dan Sabtu pagi.

Setelah Mandalika, musim masih menyisakan lima seri: Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia. Dengan selisih sekecil ini, hasil di Lombok bisa langsung mengubah pemimpin klasemen.

Marquez Panen 37 Poin di Jepang

Jarak Marquez dengan Martin menyempit drastis setelah seri Jepang di Motegi. Marquez menyapu kemenangan sprint dan balapan utama di sana, sehingga meraup 37 poin dalam satu akhir pekan.

Momentum itu melanjutkan tren yang menurut Okezone sudah terlihat sejak seri Aragon, saat performa Marquez mulai pulih secara konsisten. Marco Bezzecchi berada di peringkat ketiga dengan 284 poin, terpaut 49 poin dari Martin.

"Kutukan" Lombok yang Ingin Diputus

Catatan Marquez di Mandalika jauh dari ideal. Dalam empat edisi sejak 2022, ia selalu gagal menyelesaikan balapan utama karena rangkaian insiden.

Lihat Layanan Kami

Edisi 2025 menjadi contoh terbaru. Marquez terlibat tabrakan di lap pembuka balapan utama dan langsung tersingkir. Kemenangan tahun lalu justru jatuh ke pembalap Ducati lainnya, Fermin Aldeguer, yang mencatat diri sebagai pemenang termuda kedua dalam sejarah kelas MotoGP. Sprint 2025 dimenangi Marco Bezzecchi bersama Aprilia.

Meski begitu, Marquez datang dengan nada optimistis. "Tahun ini akan beda," ujarnya, seperti dikutip detikSport.

Martin Bertahan, Bezzecchi Mengintai

Bagi Jorge Martin, Mandalika adalah ujian mempertahankan posisi di bawah tekanan. Keunggulan dua poin praktis tidak memberi ruang bagi hasil buruk, apalagi menghadapi rival yang baru memenangi dua balapan berturut-turut.

Martin bukan nama baru dalam perebutan gelar. Pembalap Spanyol itu menjadi juara dunia MotoGP 2024, sehingga pengalaman mengelola tekanan di fase akhir musim ada di pihaknya. Dengan sistem poin saat ini, satu akhir pekan di Mandalika menyediakan maksimal 37 poin, jumlah yang persis sama dengan yang baru dikumpulkan Marquez di Jepang.

Bezzecchi, meski tertinggal cukup jauh, punya catatan apik di Mandalika setelah memenangi sprint tahun lalu. Ia bisa menjadi penentu dengan merebut poin dari dua pembalap di depannya.

Penonton Indonesia Menanti Duel di Tikungan Terakhir

Mandalika kembali menjadi satu-satunya seri MotoGP di Indonesia tahun ini, dan duel perebutan gelar yang sedang panas membuat seri Lombok punya taruhan lebih besar dibanding beberapa edisi sebelumnya.

Pertanyaannya tinggal satu: apakah Marquez akhirnya bisa finis di Mandalika, dan jika ya, apakah ia melakukannya di depan Martin? Jawabannya akan terlihat Minggu sore, dan bisa menentukan siapa yang memimpin klasemen menuju Phillip Island.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.