CompileDaily
Cyber Security

Apple Perketat Full Disk Access di macOS, Sebut Risiko Agen AI Bakal Membesar

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Apple Perketat Full Disk Access di macOS, Sebut Risiko Agen AI Bakal Membesar

Web:Apple

Fitur Full Disk Access di macOS awalnya dibuat supaya aplikasi backup bisa menyalin semua isi Mac. Sekarang izin yang sama diminta oleh agen AI, dan Apple menilai pintu itu sudah terbuka terlalu lebar.

Apple mengumumkan akan menambahkan kontrol baru pada izin Full Disk Access di macOS, lewat pengumuman di situs Apple Developer pada Jumat (2/10/2026). Ke depan, pengguna hanya bisa memberikan akses penuh ke seluruh isi disk melalui "tindakan pengguna yang sangat eksplisit". Apple belum menyebut versi macOS mana yang akan membawa perubahan ini, juga belum memberi tanggal penerapannya.

Izin untuk Aplikasi Backup yang Dipakai Terlalu Jauh

Dalam pengumumannya, Apple menjelaskan bahwa Full Disk Access sebagian besar memang melangkahi kontrol privasi macOS. Pengecualian itu diberikan agar aplikasi backup bisa bekerja dengan benar.

Masalahnya, menurut Apple, sebagian developer kini memakai izin tersebut dengan cara yang membahayakan pengguna. "Beberapa developer menggunakan Full Disk Access dengan cara yang bisa menempatkan pengguna dalam risiko, membuka semua yang ada di sistem mereka, termasuk file, email, pesan, bahkan riwayat penjelajahan, tanpa sepengetahuan dan pemahaman penuh pengguna," tulis Apple.

Apple juga menyinggung dampaknya untuk aplikasi komunikasi. Kalau pesan di sebuah Mac bisa dibaca aplikasi pihak ketiga, privasi orang yang sedang diajak berkomunikasi ikut terancam, padahal mereka tidak pernah memberikan izin apa pun.

Agen AI Jadi Alasan Utama

Alasan yang paling ditekankan Apple adalah perkembangan agen AI. Agen AI adalah program yang bisa bekerja secara mandiri atas nama penggunanya. Agen semacam ini butuh akses luas ke file dan aplikasi supaya berguna, sehingga Full Disk Access menjadi jalan pintas yang menggoda.

Lihat Layanan Kami

"Seiring agen AI menjadi semakin mumpuni dan otonom, risiko yang terkait dengan tingkat akses ini akan meningkat secara substansial," tulis Apple. Perusahaan menyatakan berkomitmen memastikan pengguna memahami risiko tersebut sebelum memberikan izin, supaya mereka bisa mengambil keputusan sendiri atas data dan privasinya.

Muse dan ChatGPT Sempat Disorot

Pengumuman ini muncul setelah beberapa kasus mencuat. TechCrunch mencatat bahwa kolumnis Inc., Jason Aten, sebelumnya melaporkan agen AI Muse milik Meta mengakses pesan pribadi tanpa izin. Wired juga pernah melaporkan celah di aplikasi ChatGPT untuk Mac yang berpotensi membuka data sensitif.

Apple tidak menyebut nama aplikasi apa pun dalam pengumumannya. Isinya hanya peringatan umum kepada developer bahwa akses seluas itu tidak lagi bisa didapat dengan mudah.

Yang Perlu Dilakukan Pengguna Mac Sekarang

Sambil menunggu kontrol baru diterapkan, pengguna Mac bisa memeriksa sendiri aplikasi mana saja yang sudah memegang izin ini. Daftarnya ada di System Settings, menu Privacy & Security, bagian Full Disk Access. Aplikasi yang tidak lagi dipakai, atau yang tidak jelas alasannya butuh akses penuh, bisa langsung dimatikan dari sana.

Pertanyaan berikutnya ada di detail teknis yang belum diumumkan: seberapa eksplisit "tindakan pengguna" yang dimaksud Apple, dan apakah developer agen AI masih punya jalan untuk meminta akses luas tanpa membuat penggunanya kerepotan.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.