TikTok dan ByteDance Setuju Bayar $400 Juta ke Kementerian Kehakiman AS atas Kasus Privasi Anak
Penyelesaian ini menjadi salah satu pemulihan dana terbesar yang pernah dicapai dalam kasus pelanggaran undang-undang privasi anak di ranah digital Amerika Serikat, mengakhiri gugatan yang diajukan sejak era pemerintahan Biden.
Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengumumkan penyelesaian senilai $400 juta dengan TikTok Inc. dan perusahaan induknya asal China, ByteDance Ltd., pada Jumat (21/8/2026). Penyelesaian ini mengakhiri gugatan yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap Children's Online Privacy Protection Act (COPPA) beserta regulasi turunannya — undang-undang federal yang mewajibkan layanan yang menyasar anak-anak untuk memperoleh persetujuan orang tua sebelum mengumpulkan data pribadi pengguna di bawah usia 13 tahun.
Struktur Pembayaran Dua Tahap
Berdasarkan ketentuan penyelesaian, TikTok akan membayar $300 juta secara langsung, dan tambahan $100 juta setelah pengadilan mengeluarkan perintah yang membatalkan konsen dekrit (consent decree) sebelumnya yang pernah dijatuhkan terhadap Musical.ly — pendahulu TikTok yang diakuisisi ByteDance pada 2017. DOJ menyebut penyelesaian ini sebagai salah satu pemulihan dana terbesar yang pernah dicapai dalam kasus di bawah undang-undang privasi tersebut.
Berawal dari Gugatan 2024 di Era Pemerintahan Biden
Gugatan ini pertama kali diajukan DOJ pada 2024 di bawah kepemimpinan Jaksa Agung saat itu, Merrick Garland, bersama Komisi Perdagangan Federal (FTC). Pemerintah menuduh TikTok secara sadar mengizinkan anak-anak membuat akun reguler, serta membuat dan membagikan video maupun pesan pendek dengan orang dewasa dan pengguna lain di platform utama TikTok — tindakan yang menurut DOJ melanggar konsen dekrit sebelumnya dari 2019. Dalam gugatannya, DOJ menuding TikTok mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak tersebut tanpa memperoleh persetujuan dari orang tua mereka terlebih dahulu.
TikTok Tidak Mengakui Kesalahan
Sebagai bagian dari penyelesaian ini, TikTok menuntaskan seluruh tuduhan tanpa melalui proses litigasi lebih lanjut dan tanpa mengakui adanya pelanggaran. Menurut DOJ, sejak gugatan diajukan, TikTok telah mengalami perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan, manajemen, fungsi kepatuhan, serta praktik privasinya. Sebagai bagian dari negosiasi penyelesaian, TikTok turut menyepakati sejumlah perubahan tambahan, termasuk penguatan kontrol terkait usia pengguna, perlindungan tambahan bagi pengguna anak, serta langkah-langkah yang memberikan orang tua pengawasan lebih besar atas aktivitas dan informasi pribadi anak mereka di platform tersebut.
Pernyataan Resmi DOJ
Associate Attorney General Stanley E. Woodward Jr. menyebut penyelesaian ini sebagai kemenangan besar bagi anak-anak dan orang tua di Amerika. Dalam pernyataan resminya, Woodward menegaskan bahwa prioritas Kementerian Kehakiman adalah memastikan anak-anak terlindungi secara daring, dan bahwa perusahaan yang dipercaya mengelola informasi pribadi mereka memenuhi kewajiban hukumnya. Ia menambahkan bahwa penyelesaian ini menghasilkan pemulihan dana yang substansial sekaligus memperkuat perlindungan yang diharapkan dan layak diterima oleh keluarga-keluarga Amerika.
Konteks Lebih Luas: Restrukturisasi Kepemilikan TikTok di AS
Penyelesaian ini muncul beberapa bulan setelah ByteDance merampungkan kesepakatan yang telah lama dinanti-nantikan untuk mengalihkan sebagian operasional TikTok di Amerika Serikat kepada investor domestik AS, sebagai bagian dari penyelesaian kekhawatiran keamanan nasional yang lebih luas terkait kepemilikan aplikasi tersebut oleh perusahaan asal China.
Bukan Kasus Pertama TikTok Terkait Privasi Anak
Kasus ini bukan yang pertama kali TikTok berhadapan dengan otoritas AS terkait perlindungan privasi anak. Perusahaan sebelumnya juga pernah menyepakati penyelesaian terpisah dengan FTC senilai $5,7 juta terkait tuduhan pengumpulan gambar, rekaman suara, dan data lokasi anak-anak di bawah 13 tahun secara ilegal — kasus yang saat itu disebut FTC sebagai penalti sipil terbesar yang pernah dijatuhkan lembaga tersebut dalam kasus privasi anak.
Dengan penyelesaian $400 juta ini, babak hukum terbaru antara TikTok dan otoritas federal AS terkait perlindungan data anak resmi ditutup — meski pengawasan regulator terhadap praktik privasi platform media sosial besar terhadap pengguna anak dan remaja kemungkinan akan terus berlanjut ke depannya.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.