CompileDaily
Saham

Sunindo Pratama Sabet Dua Tender Pertamina Beruntun, Total Kontrak Rp106 Miliar

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Dalam rentang waktu kurang dari sepekan, satu perusahaan produsen komponen sumur migas berhasil mengantongi dua kontrak sekaligus dari grup perusahaan energi pelat merah terbesar di Indonesia.

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI), emiten yang bergerak di produksi wellhead dan Christmas tree untuk sumur minyak dan gas, mencatatkan dua kemenangan tender beruntun dari grup Pertamina dalam waktu berdekatan sepanjang Juli 2026.

Dua Kontrak dari Dua Anak Usaha Pertamina

Kemenangan pertama diumumkan pada 20 Juli 2026, ketika SUNI ditetapkan sebagai pemenang tender pengadaan Material Wellhead Component Sub Paket A dari PT Pertamina Hulu Rokan. Nilai kontrak untuk pengadaan ini mencapai maksimal Rp62,55 miliar, dengan masa berlaku dari 20 Agustus 2026 hingga 19 Agustus 2028.

Tak lama berselang, pada 26 Juli 2026, SUNI kembali mengumumkan kemenangan tender kedua, kali ini untuk pengadaan Wellhead dan Xmass Tree dari PT Pertamina EP Regional 1. Nilai kontrak untuk tender kedua ini mencapai Rp43,74 miliar, dengan masa kontrak berlangsung selama 1 tahun, 4 bulan, dan 50 hari kalender. Dengan kedua kontrak ini, total nilai tender yang berhasil diamankan SUNI dari grup Pertamina dalam sepekan mencapai sekitar Rp106,29 miliar.

Direktur SUNI, Freddy Soejandy, menyampaikan optimismenya terkait pencapaian ini. "Keberhasilan tersebut diharapkan memperkuat posisi Perseroan dalam memperoleh peluang proyek-proyek berikutnya," ujar Freddy dalam keterbukaan informasi resmi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia.

Pertamina Jadi Klien Utama SUNI

Grup Pertamina memang menjadi salah satu klien utama bagi Sunindo Pratama, dengan kontribusi sekitar 29 persen terhadap total pendapatan perusahaan, atau setara Rp45,10 miliar berdasarkan data yang tersedia. Kedekatan kemitraan ini menjadi salah satu fondasi utama bisnis SUNI dalam beberapa tahun terakhir.

Lihat Layanan Kami

Target Produksi dan Kinerja 2026

Untuk tahun 2026, SUNI menargetkan produksi wellhead dan Christmas tree hingga 142 unit. Berdasarkan data hingga kuartal pertama 2026, perusahaan telah merealisasikan 49 persen dari target tersebut, atau setara 70 unit, melonjak signifikan dibanding penjualan hanya 12 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi target finansial, SUNI membidik pendapatan sebesar Rp1,15 triliun sepanjang 2026, dengan target laba tahun berjalan mencapai Rp207,35 miliar. Perusahaan juga menargetkan penjualan produk Oil Country Tubular Goods (OCTG), jenis pipa seamless yang digunakan pada sumur minyak, gas alam, dan panas bumi sesuai standar American Petroleum Institute, mencapai 21.851 ton sepanjang tahun ini.

Produksi wellhead SUNI sendiri difokuskan melalui anak usahanya, PT Petro Synergy Manufacturing (PSM), yang telah beroperasi sejak 2025.

Optimisme di Tengah Dorongan Lifting Migas

Dalam paparan publik yang berlangsung sebelumnya, Freddy turut menyampaikan pandangannya terhadap prospek industri secara lebih luas. "Semakin pemerintah mengusahakan kenaikan (lifting), tentunya akan menimbulkan peningkatan permintaan, ini sangat positif bagi industri kami," ujarnya, merujuk pada upaya pemerintah meningkatkan produksi minyak dan gas nasional yang berpotensi mendongkrak permintaan terhadap komponen sumur seperti yang diproduksi SUNI.

Dengan rentetan kemenangan tender ini, SUNI berupaya membangun momentum positif menjelang penutupan tahun, sekaligus memperkuat posisinya di rantai pasok industri hulu migas nasional yang terus bergerak seiring target peningkatan produksi energi domestik.

Catatan: Artikel ini menyajikan informasi keterbukaan publik perusahaan untuk tujuan berita, bukan rekomendasi investasi. Pembaca disarankan melakukan riset mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi terkait saham yang disebutkan.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.