Anthropic Pilih Nasdaq untuk IPO Oktober, Valuasi Ditaksir Tembus Rp31.700 Triliun
Original:AdminCompileDaily
Cuma sehari setelah OpenAI mengumumkan mereka menunda IPO karena alasan keamanan, rivalnya justru bergerak ke arah sebaliknya — memilih bursa dan menetapkan target waktu yang jelas untuk salah satu debut saham terbesar dalam sejarah.
Anthropic PBC dikabarkan telah memilih Nasdaq sebagai bursa untuk penawaran umum perdana (IPO) mereka yang sangat dinantikan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Perusahaan pembuat Claude ini menargetkan listing pada Oktober 2026, meski jadwal tersebut masih bergantung pada kondisi pasar dan proses regulasi yang belum rampung.
Menargetkan Valuasi hingga Rp31.700 Triliun, Melampaui SpaceX
Anthropic dilaporkan berupaya menghimpun dana sebanyak atau bahkan lebih besar dari SpaceX dalam IPO ini, dengan sejumlah estimasi menyebut valuasi perusahaan bisa mencapai sekitar 2 triliun dolar AS — meski angka pasti ini belum difinalisasi. Sebagai perbandingan, valuasi SpaceX saat listing tercatat sekitar 1,75 triliun dolar AS. Angka 2 triliun dolar AS ini lebih dari dua kali lipat valuasi 965 miliar dolar AS yang dicatat Anthropic setelah menutup putaran pendanaan Seri H senilai 65 miliar dolar AS pada Mei 2026.
Perusahaan telah mengajukan pendaftaran rahasia (confidential S-1) ke Securities and Exchange Commission (SEC) pada 1 Juni 2026, sebuah proses yang memberi opsi bagi Anthropic untuk melanjutkan setelah regulator merampungkan peninjauannya.
Jadwal: Roadshow Pertengahan Oktober, Rampung Sebelum Pemilu Midterm
Menurut Reuters, roadshow (presentasi kepada calon investor) diperkirakan dimulai paling cepat pertengahan Oktober. Sumber memperkirakan proses listing akan rampung tak lama sebelum pemilu paruh waktu (midterm) November, meski jadwal ini masih bisa berubah. Sumber lain memperkirakan Anthropic akan mempublikasikan dokumen pengajuan resminya pada akhir September, memberi investor waktu yang relatif singkat untuk meninjau dokumen IPO tersebut sebelum listing berlangsung.
Penawaran ini berpotensi menghimpun dana hingga 100 miliar dolar AS, dengan sejumlah estimasi menyebut batas bawahnya berada di kisaran 60 miliar dolar AS. Goldman Sachs, JPMorgan, dan Morgan Stanley bertindak sebagai lead underwriter (penjamin emisi utama) dalam transaksi ini.
Nvidia Berpotensi Jadi Anchor Investor Senilai Rp158 Triliun
Sejumlah laporan sebelumnya juga menyebut Nvidia tengah mempertimbangkan investasi hingga 10 miliar dolar AS sebagai anchor investor (investor penopang awal) dalam IPO ini — kabar yang muncul hanya beberapa hari sebelum keputusan pemilihan Nasdaq ini terungkap ke publik.
Persaingan Ketat Antar-Bursa untuk Menarik IPO Raksasa AI
Skala besar IPO semacam ini, dikombinasikan dengan minimnya listing teknologi besar dalam beberapa tahun terakhir, membuat persaingan memenangkan kesepakatan semacam ini menjadi sangat berharga bagi bursa-bursa saham. Baik Nasdaq maupun New York Stock Exchange (NYSE) sama-sama berharap dipandang sebagai "rumah" bagi IPO-IPO perusahaan AI di masa depan. Nasdaq sendiri telah menjadi tuan rumah bagi empat dari IPO terbesar Amerika Serikat tahun ini, termasuk SpaceX dan SK Hynix — rekam jejak yang tampaknya turut memengaruhi keputusan Anthropic.
Momentumnya Kontras dengan Keputusan OpenAI
Pemilihan Nasdaq oleh Anthropic ini datang tepat di pekan yang sama ketika CEO OpenAI Sam Altman menyatakan perusahaannya tidak akan melantai di bursa saham pada 2026, dengan alasan masih banyak pekerjaan terkait keamanan AI yang perlu dirampungkan terlebih dahulu. Kontras waktu ini menegaskan bagaimana dua raksasa AI terbesar dunia kini mengambil jalur yang sangat berbeda: Anthropic tampak mempercepat langkah menuju pasar modal, sementara OpenAI justru memilih menahan diri.
Investor Akan Cermati Ketergantungan pada Amazon dan Google
Ke depan, investor kemungkinan akan menyoroti ketergantungan Anthropic pada penyedia cloud dan chip eksternal. Amazon dan Google telah lama mendukung Anthropic sekaligus menjadi pemasok sumber daya komputasi utama perusahaan tersebut. Peringatan keamanan yang belakangan muncul dari sejumlah pihak juga menempatkan tata kelola model (model governance) Anthropic di bawah sorotan lebih ketat menjelang proses IPO ini.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Perlu dicatat, baik Anthropic maupun Nasdaq belum secara resmi mengonfirmasi keputusan pemilihan bursa ini kepada publik. Jumlah saham, kisaran harga, data keuangan teraudit, serta prospektus publik Anthropic juga masih belum diungkapkan — informasi yang akan menjadi bahan pertimbangan penting investor begitu dokumen resmi tersebut dipublikasikan.
Dengan potensi menjadi salah satu IPO terbesar sepanjang sejarah pasar modal, langkah Anthropic memilih Nasdaq ini menandai babak penting berikutnya dalam perjalanan perusahaan AI yang lahir lima tahun lalu ini menuju status perusahaan publik — sekaligus menjadi ujian besar bagi seberapa jauh investor bersedia menghargai perusahaan-perusahaan AI generasi terdepan di tengah berbagai kekhawatiran keamanan yang terus menyertai perkembangan pesat teknologi ini.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.