CompileDaily
Saham

Saham Enflame Melejit 206 Persen di Hari Pertama, Pesaing Nvidia Terakhir dari "Empat Naga Kecil" China Melantai

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Saham Enflame Melejit 206 Persen di Hari Pertama, Pesaing Nvidia Terakhir dari "Empat Naga Kecil" China Melantai

Web:Reuters

Alokasi jatah saham untuk investor ritel Enflame cuma 0,025 persen — salah satu yang paling ketat di bursa China tahun ini. Tapi itu tak menghentikan 7 juta investor online berebut memesan 42,1 miliar lembar saham.

Shanghai Enflame Technology, salah satu produsen chip AI terkemuka China dan disebut sebagai "jawaban China" terhadap Nvidia, melonjak 206 persen dalam debutnya di bursa Shanghai pada Jumat (11/9/2026), setelah perusahaan sebelumnya mematok valuasi lebih rendah dibanding rekan-rekan sesama produsen chip AI domestik China.

Terakhir dari "Empat Naga Kecil" Produsen Chip AI China yang Melantai

Enflame, yang mendapat dukungan investasi raksasa teknologi Tencent Holdings Ltd., merupakan bagian dari kelompok yang dijuluki "empat naga kecil" (four little dragons) produsen chip AI China, bersama Moore Threads, Biren Technology, dan MetaX Integrated Circuits — dan menjadi yang terakhir dari kelompok tersebut untuk melantai di bursa saham. Ketiga rekan sesama "naga kecil" lainnya telah lebih dulu mencatatkan saham mereka dalam setahun terakhir, dengan Moore Threads bahkan melonjak 425 persen pada hari pertama perdagangannya bulan Desember lalu.

Permintaan Investor Ritel Meledak, Oversubscribed hingga 4.073 Kali

Enflame berhasil menghimpun sekitar 6,12 miliar yuan (setara sekitar 911 juta dolar AS) lewat penjualan sekitar 43 juta lembar saham, setara 10 persen dari total modal saham perusahaan setelah listing. Porsi penawaran untuk investor ritel mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 4.073 kali lipat, dengan sekitar 7 juta investor online mengajukan pesanan untuk 42,1 miliar lembar saham — membuat tingkat alokasi bagi investor individu hanya sekitar 0,025 persen, salah satu yang terendah di pasar saham China daratan tahun ini.

Saham Enflame dibuka pada 410 yuan, melonjak dari harga penawaran awal 142,18 yuan per lembar, memberikan kapitalisasi pasar sekitar 176,4 miliar yuan bagi perusahaan tersebut. Performa mencolok ini terjadi di tengah pasar yang justru melemah pada hari yang sama, dengan Indeks STAR 50 turun 1,3 persen dan indeks acuan CSI 300 melemah 0,9 persen.

Tencent Jadi Investor Sekaligus Pelanggan Terbesar

Tencent memegang peran ganda dalam kesepakatan ini: sebagai pemegang 20 persen saham Enflame sekaligus pelanggan terbesarnya. Pendapatan dari Tencent menyumbang 84 persen dari total penjualan Enflame pada 2025 — melonjak lebih dari dua kali lipat dari sekitar 38 persen pada tahun sebelumnya, menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap satu pelanggan utama.

Lihat Layanan Kami

Didirikan pada 2018, Enflame mengembangkan chip akselerator AI untuk komputasi cloud dan beban kerja data center, dengan fokus khusus pada chip inferensi (inference) — proses di mana model AI yang telah dilatih menghasilkan respons atau output. Perusahaan mencatatkan pendapatan 990 juta yuan (sekitar 147 juta dolar AS) pada 2025, naik dari 722 juta yuan tahun sebelumnya, meski belum juga mencatatkan keuntungan.

Valuasi Lebih Rendah dari Rekan Sesama "Naga Kecil", tapi Masih Jauh di Atas Nvidia

Menariknya, meski permintaan investor sangat tinggi, valuasi Enflame saat listing sebenarnya jauh di bawah multiple yang dipatok sejumlah rekan domestiknya. IPO ini menilai perusahaan pada sekitar 61,8 kali penjualan 2025 mereka, dibanding multiple yang melebihi 160 kali untuk Moore Threads dan MetaX. Meski begitu, angka tersebut masih jauh di atas benchmark 25,4 kali yang dikutip untuk Nvidia dalam dokumen prospektus perusahaan.

Bagian dari Dorongan Swasembada Semikonduktor China

Investor bertaruh pada kemampuan produsen chip AI domestik China untuk menggantikan Nvidia di pasar domestik. Produsen chip internasional yang dipimpin Nvidia menguasai hampir 60 persen pasar akselerator AI China pada 2025, menurut data IDC yang dikutip dalam prospektus Enflame. Nvidia sendiri telah mengalami penyusutan ekspor di pasar komputasi data center China akibat kontrol ekspor Amerika Serikat serta minat Beijing yang kian meredup untuk mengimpor chip canggih, seiring negara tersebut mengejar swasembada teknologi.

Goldman Sachs dalam laporan Agustus lalu menyebut perkembangan model fondasi dan aplikasi AI di China mendorong pertumbuhan di seluruh rantai pasok chip AI, mencakup foundry, memori, hingga pengemasan (packaging) tingkat lanjut.

Dana IPO untuk Kembangkan Chip Generasi Kelima dan Keenam

Enflame berencana menggunakan dana hasil IPO ini untuk mengembangkan dan mengomersialkan chip AI generasi berikutnya, khususnya chip generasi kelima dan keenam mereka. Dengan lonjakan harga saham hari pertama yang mencolok serta permintaan investor ritel yang meledak, debut Enflame ini menegaskan antusiasme pasar China yang terus tinggi terhadap perusahaan-perusahaan domestik yang dipandang berpotensi mengurangi ketergantungan negara tersebut pada teknologi chip AI asal Amerika Serikat.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.