CompileDaily
Startup

Konsorsium Stripe-Advent Dilaporkan Batal Kejar Akuisisi PayPal

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Konsorsium Stripe-Advent Dilaporkan Batal Kejar Akuisisi PayPal

Setelah berbulan-bulan tarik-ulur soal harga, drama akuisisi terbesar di industri pembayaran digital tahun ini akhirnya berakhir tanpa kesepakatan.

Konsorsium yang terdiri dari Stripe dan perusahaan ekuitas swasta Advent International dilaporkan menghentikan upaya mereka mengakuisisi PayPal Holdings Inc., mengakhiri proses negosiasi yang sempat menjadi salah satu rumor merger dan akuisisi paling ramai diperbincangkan di sektor fintech sepanjang 2026.

Perjalanan Negosiasi yang Panjang

Rencana akuisisi ini pertama kali mencuat pada Juli 2026, ketika Stripe dan Advent mengajukan tawaran gabungan senilai 60,50 dolar AS per saham, menilai PayPal sekitar 53 miliar dolar AS — premi sekitar 28 persen di atas harga saham PayPal sebelum kabar ini beredar. Dewan direksi PayPal menolak tawaran awal tersebut, dengan penilaian bahwa harga itu belum sepenuhnya mencerminkan nilai yang bisa diciptakan lewat rencana pemulihan (turnaround) independen perusahaan di bawah kepemimpinan CEO baru Enrique Lores.

Meski ditolak, negosiasi ternyata tidak benar-benar berhenti. Pada pertengahan Agustus, laporan menyebutkan kedua belah pihak kembali membuka pembicaraan, dengan konsorsium menjajaki kemungkinan tawaran yang lebih tinggi. Saham PayPal sempat menguat sekitar 2 persen menyusul kabar pembukaan kembali negosiasi ini, sebelum akhirnya kembali melemah.

Struktur Kesepakatan yang Kompleks

Skema akuisisi yang diusulkan konsorsium ini terbilang unik: Stripe, pesaing yang selama dekade terakhir dikenal ikut menggerus pangsa pasar PayPal, akan mengambil kepemilikan setara dengan Advent International dalam entitas gabungan hasil akuisisi. Kedua pembeli dilaporkan tidak berencana memecah bisnis PayPal, dengan pembiayaan senilai sekitar 50 miliar dolar AS yang telah dihimpun dari J.P. Morgan dan Morgan Stanley.

Lihat Layanan Kami

Salah satu skema pemisahan bisnis yang sempat dibahas adalah melepas unit Braintree milik PayPal ke Advent International, yang kemudian akan menggabungkannya dengan portofolio pembayaran Advent lainnya — termasuk Nuvei — untuk menciptakan pemroses pembayaran pesaing baru yang berdiri sendiri.

Tantangan Regulasi dan Valuasi Jadi Ganjalan

Kombinasi PayPal dan Stripe, dua kekuatan dominan di industri pembayaran daring, sejak awal diperkirakan akan menghadapi pengawasan antitrust ketat di Amerika Serikat maupun Eropa. Selain isu regulasi, perbedaan pandangan soal valuasi turut menjadi ganjalan utama. Investor kenamaan Michael Burry, yang dikenal lewat kisah "Big Short", bahkan sempat menyebut tawaran awal konsorsium terlalu murah, menaksir nilai wajar PayPal mendekati 100 dolar AS per saham — jauh di atas tawaran 60,50 dolar AS yang diajukan.

PayPal sendiri memiliki sekitar 440 juta akun aktif dan memproses hampir 2 triliun dolar AS volume pembayaran setiap tahun, namun terus menghadapi persaingan ketat dari Apple Pay dan Google Pay di tengah perlambatan aktivitas e-commerce secara umum. Valuasi perusahaan saat ini tertinggal jauh dari puncaknya pada era pandemi 2021, ketika kapitalisasi pasarnya sempat menyentuh hampir 360 miliar dolar AS.

Rencana Pemulihan Mandiri Berlanjut

Dengan batalnya rencana akuisisi ini, PayPal kemungkinan akan melanjutkan strategi pemulihan mandiri yang tengah digarap CEO Enrique Lores, termasuk rencana efisiensi biaya senilai 1,5 miliar dolar AS serta restrukturisasi bisnis menjadi tiga model operasi terpisah: solusi checkout dan PayPal, layanan keuangan konsumen (termasuk Venmo), serta layanan pembayaran dan kripto.

Meski negosiasi kali ini kandas, sejumlah pelaku pasar sebelumnya menilai logika strategis penggabungan dua platform pembayaran raksasa ini tetap menarik, dan tidak menutup kemungkinan pembicaraan serupa — baik dengan Stripe-Advent maupun pihak lain — bisa kembali muncul di kemudian hari.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.