IHSG Sesi 2 Melesat 0,92% ke 6.402, Lampaui Target Resistance Analis
Target yang dipatok analis pagi tadi ternyata bukan sekadar proyeksi optimistis di atas kertas—indeks benar-benar berhasil menembusnya sebelum tengah hari, membalikkan pelemahan tipis kemarin dengan penguatan yang jauh lebih meyakinkan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 58,58 poin atau 0,92 persen ke level 6.402,29 pada perdagangan sesi kedua, Jumat (7/8/2026) pukul 14.04 WIB. Penguatan ini jauh melampaui proyeksi awal analis yang mematok target 6.403-6.420 untuk keseluruhan hari, dengan indeks bahkan sempat menyentuh level 6.410 di tengah perdagangan sebelum sedikit terkoreksi.
Momentum Menguat Signifikan Sepanjang Hari
Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan tren penguatan yang konsisten sejak pembukaan. Indeks dibuka menguat tipis 0,14 persen ke posisi 6.352,38 pagi tadi, kemudian mempercepat lajunya hingga menyentuh 0,45 persen di level 6.372 pada pukul 09.09 WIB. Momentum ini terus berlanjut memasuki sesi kedua, dengan lonjakan tajam terjadi di sekitar pukul 10.00 WIB ketika indeks melompat dari kisaran 6.390 ke atas 6.400 dalam waktu singkat.
Penguatan tajam ini kontras dengan proyeksi Phintraco Sekuritas yang sebelumnya memperkirakan IHSG akan bergerak sideways dalam rentang 6.300-6.400 hari ini. Realitas pasar justru menunjukkan momentum bullish yang jauh lebih kuat dari perkiraan tersebut.
Pembalikan dari Pelemahan Tipis Kemarin
Penguatan hari ini menjadi pembalikan arah setelah IHSG sempat ditutup melemah tipis 0,12 persen ke level 6.343,71 pada perdagangan Kamis kemarin, mengakhiri reli empat hari beruntun sebelumnya. Sepanjang perdagangan Kamis, indeks bergerak dalam rentang 6.324,06 hingga 6.388,20, dengan investor asing mencatatkan aksi jual bersih sekitar Rp217,24 miliar di pasar reguler.
Tim Riset MNC Sekuritas dalam catatan pagi ini menyebut posisi IHSG berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv] secara analisis teknikal—proyeksi yang tampak mulai terbukti akurat seiring indeks benar-benar bergerak menuju target 6.403-6.420 yang mereka patok. Level support IHSG diperkirakan berada di 6.201 dan 6.029, sementara resistance di 6.377 dan 6.454—level resistance pertama yang sudah dilampaui pada sesi kedua ini.
Saham Energi dan Komoditas Jadi Sorotan
Sejumlah saham yang masuk radar rekomendasi analis untuk perdagangan hari ini antara lain BMRI, BUMI, AMMN, BIPI, VKTR, dan BRPT dengan pendekatan speculative buy, serta BNBR, MEDC, PTRO, dan SSIA dengan strategi buy on weakness dari MNC Sekuritas. Saham-saham sektor energi disebut berpotensi mendapat sentimen tambahan dari kenaikan harga minyak global, meski analis tetap mengingatkan pergerakan sektor komoditas sangat sensitif terhadap perubahan harga global dan perkembangan geopolitik.
Pergerakan IHSG hari ini turut dipengaruhi penantian investor terhadap data cadangan devisa Indonesia serta laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (Nonfarm Payrolls) yang dijadwalkan rilis pada hari yang sama—salah satu katalis eksternal yang disebut analis Kiwoom Sekuritas sebagai faktor penting yang akan membentuk arah pasar sepanjang Agustus.
Catatan: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berdasarkan data pasar dan pandangan analis, bukan rekomendasi atau ajakan membeli/menjual efek tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca; pelajari dan analisis kembali sebelum mengambil keputusan transaksi.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.