CompileDaily
IHSG

IHSG Melonjak 1,19% ke 6.470, Pasar Lega usai BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
IHSG Melonjak 1,19% ke 6.470, Pasar Lega usai BI Tahan Suku Bunga di 5,75%

Satu keputusan yang sudah diprediksi hampir seluruh ekonom ternyata tetap cukup untuk menggerakkan pasar—bukan karena mengejutkan, melainkan karena memastikan bahwa ketidakpastian yang selama dua hari ini menahan investor akhirnya terjawab.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 76,15 poin atau 1,19 persen ke level 6.470,27 pada pembukaan perdagangan Kamis (20/8/2026) pukul 09.20 WIB, memperkuat rebound dari tekanan yang terjadi sepanjang Rabu kemarin. Penguatan ini terjadi setelah Bank Indonesia resmi mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026 yang diumumkan kemarin.

BI Pertahankan 5,75%, Sesuai Konsensus Ekonom

Keputusan BI mempertahankan BI Rate ini sesuai konsensus mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg, yang memperkirakan suku bunga tidak akan bergerak mengingat inflasi masih terkendali dalam kisaran target BI, sekaligus upaya menjaga stabilitas rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Deposit facility rate dan lending facility turut dipertahankan masing-masing di level 4,75 persen dan 6,5 persen.

Sepanjang 2026, BI telah menaikkan BI Rate sebesar total 100 basis poin—satu kali kenaikan 50 bps pada Mei dan dua kali kenaikan masing-masing 25 bps pada Juni. Setelah serangkaian kenaikan tersebut, BI sudah menahan suku bunga di level 5,75 persen sejak pertemuan Juli lalu, dan kini kembali mempertahankannya pada pertemuan Agustus ini.

Kemarin Tertekan Menjelang Keputusan, Kini Pasar Lega

Ironisnya, IHSG justru melemah 0,60 persen ke level 6.411 pada sesi pertama perdagangan Rabu kemarin, tepat di hari pengumuman RDG BI—dipicu sikap wait and see investor yang memilih menahan transaksi sebelum keputusan resmi keluar. Investor asing mencatat net sell Rp371,31 miliar pada sesi pertama kemarin, lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, seiring tekanan jual asing yang terus meningkat menjelang pengumuman.

Kini, dengan kepastian bahwa BI Rate tetap berada di 5,75 persen—dan yang tidak kalah penting, nada (tone) pernyataan BI soal arah kebijakan ke depan—pasar langsung merespons positif di awal sesi perdagangan Kamis pagi ini.

Lihat Layanan Kami

Proyeksi Analis: Breakout di Atas 6.455 Konfirmasi Penguatan Lanjutan

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, sebelumnya memproyeksikan IHSG masih berada dalam struktur bullish jangka pendek dan berpeluang menguji level resistance di 6.455—level yang kini sudah terlampaui pada pembukaan perdagangan hari ini. Reza menegaskan "breakout di atas 6.455 akan menjadi konfirmasi penguatan lanjutan dengan target berikutnya di 6.568–6.716," memberikan ruang terbuka yang cukup besar untuk melanjutkan penguatan.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, sebelumnya menempatkan level resistance utama pekan ini di 6.454 dan 6.544—dua target yang kini semakin realistis untuk diuji mengingat momentum pembukaan pagi ini.

FOMC Minutes Jadi Katalis Eksternal Berikutnya

Selain keputusan BI Rate yang sudah terjawab, pasar pekan ini masih menanti rilis FOMC Minutes—notulen rapat komite kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat—yang akan memberikan petunjuk tambahan soal arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan. Perkembangan nilai tukar rupiah juga tetap menjadi faktor yang dicermati, mengingat tekanan dari sisi arus modal asing masih belum sepenuhnya mereda pasca-rebalancing MSCI yang berlaku efektif akhir Agustus ini.

Dengan IHSG kini sudah melewati level resistance kunci di 6.455 yang dipantau analis, perhatian pasar selanjutnya akan beralih ke apakah penguatan ini mampu bertahan sepanjang sesi perdagangan Kamis—atau justru terkoreksi kembali seiring investor mulai kembali mencerna implikasi lebih dalam dari keputusan dan pernyataan BI kemarin.

Catatan: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berdasarkan data pasar dan pandangan analis, bukan rekomendasi atau ajakan membeli/menjual efek tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca; pelajari dan analisis kembali sebelum mengambil keputusan transaksi.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.