Meta Klaim Muse Spark Bantu Pecahkan 5 Masalah Matematika Terbuka, Peneliti Sebut Separuhnya Sudah Terjawab
Web:MuseAI
Menang di olimpiade matematika berarti menyelesaikan soal yang kunci jawabannya sudah ada. Meta kini mencoba membuktikan modelnya bisa melangkah lebih jauh, ke soal yang belum pernah dipecahkan siapa pun. Klaim itu langsung dipersoalkan.
Meta merilis enam makalah matematika yang dikerjakan bersama model AI Muse Spark, lewat blog Meta AI Research pada Jumat (2/10/2026). Meta menyebut lima di antaranya menjawab pertanyaan riset yang sebelumnya masih terbuka, sementara satu makalah lagi menghubungkan dua bidang yang selama ini terpisah. Semua pekerjaan memakai Muse Spark 1.1 dan 1.2 melalui mode Thinking di antarmuka chat meta.ai biasa, tanpa perangkat riset khusus.
Dari Teori Grup sampai Teori String
Cakupan bidangnya cukup lebar. Di teori grup, Muse Spark menulis program pencarian di GAP, perangkat lunak matematika, yang menemukan grup dengan 384 elemen sebagai contoh penyangkal. Temuan itu membantah konjektur Kida dari 2024 tentang grup semiabelian.
Di persamaan diferensial, model ini membantu membuktikan bahwa solusi persamaan Schrödinger nonlinier biharmonik bisa runtuh dalam waktu terbatas, pertanyaan yang terbuka sejak 2015. Makalah lain menyentuh probabilitas, optimisasi, dan aljabar evolusi. Makalah keenam menghubungkan teori string p-adik dengan fungsi tinggi (height function) pada kurva, melanjutkan arah riset yang dirintis matematikawan Yuri Manin pada 1980-an.
Manusia Tetap Memimpin, AI Ditandai Jelas
Meta menekankan bahwa matematikawan manusia memimpin setiap makalah, lalu kelompok matematikawan lain meninjau hasilnya. Bagian yang dirancang AI dan bagian yang ditulis peneliti ditandai terpisah di setiap makalah.
Peran Muse Spark berbeda-beda. Di makalah teori string, model ini menghasilkan kandidat bukti dan menyusun draf tiga bagian teknis inti, yang kemudian diperiksa, dikoreksi, dan disempurnakan para peneliti. Di makalah lain, perannya lebih terbatas, seperti membantu perhitungan, menguji argumen, atau menemukan contoh penyangkal.
Proyek ini menyusul pencapaian Meta awal tahun ini, ketika modelnya meraih performa setara medali emas di lima kompetisi olimpiade matematika, fisika, dan kimia tingkat SMA.
"Sebenarnya 3 dari 6 Sudah Terjawab"
Sehari kemudian, klaim Meta dipersoalkan. Peneliti Jason Dean Lee menulis pada Sabtu (3/10/2026), "Actually 3 of 6 were already resolved," yang berarti tiga dari enam masalah itu sebenarnya sudah dipecahkan pihak lain.
Blog Meta sendiri memang mengakui adanya solusi independen yang muncul bersamaan untuk tiga makalah. Untuk masalah Gaussian ellipsoid fitting, tiga tim lain menerbitkan solusi pada Agustus 2026. Contoh penyangkal di teori grup juga ditemukan secara terpisah oleh agen AI bernama Nilradical pada 16 September 2026. Di aljabar evolusi, Meta mencatat ada karya independen dari Hu dan Wen.
Meta belum menanggapi kritik tersebut. Tetap ada pertanyaan yang lebih penting dari sekadar menghitung angka: kalau beberapa tim, sebagian dibantu AI, bisa memecahkan masalah yang sama hampir bersamaan, seberapa lama sebuah masalah matematika masih bisa disebut "terbuka" di era ini?
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.