CompileDaily
Coding

Supabase Raih Pendanaan $150 Juta dan Akuisisi Turso, 70% Database Baru Kini Dibuat Agen AI

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Supabase Raih Pendanaan $150 Juta dan Akuisisi Turso, 70% Database Baru Kini Dibuat Agen AI

Original:AdminCompileDaily

Developer manusia butuh beberapa menit untuk menyiapkan database. Agen AI tidak mau menunggu selama itu, dan Supabase sedang menata ulang bisnisnya untuk pelanggan jenis baru ini.

Supabase, platform backend berbasis PostgreSQL, mengumumkan pendanaan growth equity sebesar $150 juta yang dipimpin GIC, dana kekayaan negara Singapura, pada Jumat (2/10/2026). CapitalG milik Alphabet, IronArc, dan SquarePeg ikut berpartisipasi. Bersamaan dengan itu, Supabase mengakuisisi Turso, perusahaan database berbasis SQLite yang dirancang untuk beban kerja agen AI. Nilai akuisisinya tidak diungkap.

Pendanaan Kedua dalam Empat Bulan

Putaran ini datang hanya sekitar empat bulan setelah Supabase menutup pendanaan Seri F pada pertengahan 2026. Dana baru akan dipakai untuk memberi likuiditas kepada karyawan dan membangun fitur baru untuk agen AI.

Pertumbuhan pengguna menjadi alasan di balik kecepatan ini. Supabase kini menambah lebih dari 1 juta pengguna baru dan lebih dari 4 juta database baru setiap bulan. Sekitar 70 persen database baru itu dibuat oleh agen AI atau alat berbasis AI, bukan oleh developer secara langsung. Per Juni 2026, jumlah database di Supabase melonjak 600 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Agen sedang menciptakan jutaan database untuk menjalankan prototipe, eksplorasi, dashboard, dan aplikasi yang mereka bangun," kata salah satu pendiri sekaligus CEO Supabase, Paul Copplestone.

Turso dan Database yang Bisa Dibuat Seketika

Lihat Layanan Kami

Turso dikenal dengan database berbasis SQLite yang ringan dan murah, dan bisa dibuat sesuai kebutuhan. Teknologinya mendukung penyimpanan embedding untuk aplikasi AI dan enkripsi per halaman. Fitur intinya gratis, sementara versi cloud berbayar mengurus otomatisasi infrastruktur. Beberapa pelanggannya antara lain aplikasi email Superhuman dan framework agen Mastra.

Ini melengkapi Supabase yang selama ini bertumpu pada PostgreSQL, database yang lebih berat dan biasanya dipakai untuk aplikasi produksi. Pendiri Turso, Glauber Costa, bergabung dengan Supabase sebagai kepala layanan agentik.

"Masa depan adalah agen, dan arsitektur yang dimiliki Turso akan membantu kami mempercepat Supabase sebagai platform backend untuk mendukung masa depan itu," ujar Copplestone.

Dari Server MCP ke Sandbox untuk Agen

Supabase sebelumnya sudah menyediakan server MCP (Model Context Protocol), yang memungkinkan agen AI dari luar langsung mengelola database. Perusahaan juga merilis Supabase Compute, layanan sandbox untuk menjalankan agen AI yang bekerja dalam waktu lama.

Kalau digabung dengan Turso, Supabase bisa menawarkan dua jenis database dalam satu platform. Database SQLite yang ringan cocok untuk agen yang perlu membuat dan membuang database dengan cepat, sedangkan PostgreSQL disiapkan untuk aplikasi yang akhirnya naik ke tahap produksi.

Yang belum dijelaskan Supabase adalah nasib layanan Turso yang sudah berjalan. Developer yang memakai Turso masih menunggu kepastian soal harga, migrasi, dan apakah produk itu tetap berdiri sendiri atau dilebur sepenuhnya ke dalam Supabase.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.