Gemini 3.6 Flash Kini Resmi Stabil, Google Klaim Lebih Hemat Token 17 Persen
Setelah beberapa pekan berstatus pratinjau, model workhorse terbaru Google kini resmi siap dipakai secara luas dalam versi yang stabil untuk kebutuhan produksi.
Google mengumumkan bahwa Gemini 3.6 Flash dan Gemini 3.5 Flash-Lite kini berstatus generally available atau GA, menandai rilis versi stabil dan siap produksi dari model-model terbaru keluarga Gemini 3.x Flash tersebut. Kedua model ini sebelumnya sudah diperkenalkan pada 21 Juli 2026, dan kini tersedia dalam versi yang benar-benar matang untuk digunakan developer secara luas.
Gemini 3.6 Flash: Lebih Hemat Token dan Lebih Presisi untuk Coding
Gemini 3.6 Flash kini menjadi model default baru dalam keluarga Gemini, menggantikan posisi Gemini 3.5 Flash sebagai model workhorse sehari-hari untuk kebutuhan coding, pekerjaan berbasis pengetahuan, dan tugas multimodal. Model ini tetap mempertahankan jendela konteks 1 juta token, dengan batas pengetahuan yang dimajukan hingga Maret 2026, naik dari Januari 2025 pada Gemini 3.5 Flash.
Menurut Google, model ini dirancang berdasarkan masukan langsung dari developer dan pelanggan yang menggunakan Gemini 3.5 Flash sebelumnya, dengan fokus utama pada peningkatan efisiensi token. Berdasarkan Artificial Analysis Index, Gemini 3.6 Flash mengonsumsi sekitar 17 persen lebih sedikit token output dibanding pendahulunya, sekaligus membutuhkan lebih sedikit langkah reasoning dan pemanggilan tool untuk menyelesaikan alur kerja multi-langkah.
Dari sisi kemampuan coding, Google mengeklaim model ini memberikan presisi lebih tinggi dengan lebih sedikit perubahan kode yang tidak diinginkan dan mengurangi perulangan eksekusi yang tidak perlu, menghasilkan kode berkualitas lebih tinggi dan lebih siap produksi. Sebagai gambaran, skor pada benchmark DeepSWE tercatat 49 persen, dan kemampuan computer use meningkat dari 78,4 persen menjadi 83 persen pada benchmark OSWorld-Verified.
Dari sisi harga, Gemini 3.6 Flash dibanderol 1,50 dolar AS per juta token input dan 7,50 dolar AS per juta token output, lebih murah dibanding harga output Gemini 3.5 Flash yang mencapai 9 dolar AS per juta token. Model ini berjalan dengan kecepatan sekitar 280 token per detik, menjadikannya salah satu model tercepat di kelasnya untuk penggunaan interaktif. Gemini 3.6 Flash tercatat mencetak skor 50 pada Artificial Analysis Intelligence Index, benchmark komposit yang mencakup reasoning, pengetahuan, matematika, dan coding.
Gemini 3.5 Flash-Lite untuk Kebutuhan Volume Tinggi
Bersamaan dengan Gemini 3.6 Flash, Google juga memperkenalkan Gemini 3.5 Flash-Lite, opsi subagent dengan latensi rendah dan biaya sangat efisien, dirancang khusus untuk kebutuhan otomasi bervolume tinggi seperti pencarian agentic dan pemrosesan dokumen. Model ini dibanderol 0,30 dolar AS per juta token input dan 2,50 dolar AS per juta token output.
Google mengeklaim Gemini 3.5 Flash-Lite menawarkan kualitas signifikan lebih baik dibanding Gemini 3.1 Flash-Lite sebelumnya, dengan lompatan performa pada kemampuan coding dan agentic seperti terlihat pada Terminal-Bench 2.1 (54 persen berbanding 31 persen), konteks panjang pada GDM-MRCR v2 (72,2 persen berbanding 60,1 persen), serta eksekusi tugas dunia nyata pada GDPval-AA v2 (skor 1140 berbanding 642). Google bahkan mengeklaim model ini mengungguli Gemini 3 Flash pada benchmark SWE-Bench Pro (54,2 persen berbanding 49,6 persen) dan OSWorld-Verified (74,0 persen berbanding 65,1 persen).
Ketersediaan dan Fitur Tambahan
Kedua model kini tersedia bagi developer lewat Gemini API melalui Google AI Studio dan Android Studio, dengan Gemini 3.6 Flash juga tersedia di platform Google Antigravity. Model ini turut sudah tersedia di GitHub Copilot sejak hari pengumuman awalnya. Selain itu, Gemini 3.6 Flash dan Gemini 3.5 Flash-Lite juga tersedia bagi pengguna Gemini Enterprise dan aplikasi Gemini, dengan Flash-Lite dijadwalkan segera hadir pula di Google Search.
Google turut memperkenalkan model ketiga bernama Gemini 3.5 Flash Cyber, yang dikhususkan untuk menemukan dan memperbaiki kerentanan keamanan siber, melengkapi jajaran rilis model 3.x Flash generasi terbaru mereka.
Sebagai catatan tambahan, parameter sampling seperti temperature, top_p, dan top_k kini berstatus deprecated pada model-model terbaru ini, menandakan Google mulai mengarahkan developer ke pendekatan konfigurasi model yang berbeda dibanding sebelumnya.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.