CompileDaily
Teknologi

Bocoran Desain Perangkat Hardware Pertama OpenAI: Bentuk Donat Seukuran Hockey Puck

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Bocoran Desain Perangkat Hardware Pertama OpenAI: Bentuk Donat Seukuran Hockey Puck

Bukan smartphone, bukan pula kacamata pintar—perangkat pertama yang akan menandai debut OpenAI di dunia hardware justru berbentuk sesuatu yang jauh lebih sederhana dan asing dari ekspektasi kebanyakan orang: sebuah donat logam seukuran keping hockey.

OpenAI dilaporkan tengah menyiapkan perangkat AI pertama mereka dengan desain unik berbentuk donat seukuran hockey puck, ditargetkan meluncur pada 2027 dengan harga di atas 300 dolar AS. Menurut laporan Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui langsung proyek ini, perangkat tersebut pada dasarnya adalah smart speaker tanpa layar, dirancang cukup ringkas untuk dibawa berkeliling rumah dengan satu tangan.

Desain dengan Komponen Bergerak untuk Kesan "Hidup"

Yang membuat perangkat ini berbeda dari smart speaker kebanyakan adalah keberadaan komponen yang bisa bergerak sendiri—elemen desain yang dimaksudkan untuk menunjukkan kapan perangkat sedang merespons atau berinteraksi dengan pengguna, sekaligus memberi kesan bahwa objek tersebut lebih "hidup" dibanding produk speaker stasioner yang ada saat ini. Perangkat ini akan dilengkapi grille speaker, mikrofon, sistem pencahayaan untuk mengindikasikan status mendengarkan atau merespons, kamera, serta sensor tambahan untuk menangkap informasi lingkungan sekitar.

Perangkat ini diposisikan sebagai komputer berbasis AI yang diharapkan digunakan pengguna sepanjang hari, bekerja mirip mode suara ChatGPT di aplikasi ponsel namun dengan model yang jauh lebih canggih untuk interaksi yang terasa lebih manusiawi. Salah satu tujuan utamanya adalah membuat perangkat ini mampu mempelajari penggunanya seiring waktu, sehingga bisa menyesuaikan gaya percakapan dan bertindak lebih seperti sosok nyata ketimbang asisten suara generik.

Dikembangkan Bersama Studio Desain Jony Ive

Perangkat tanpa layar ini dikembangkan bersama LoveFrom, studio desain milik mantan Chief Design Officer Apple, Jony Ive, yang bergabung dengan OpenAI lewat akuisisi startup io senilai 6,5 miliar dolar AS tahun lalu. Meski OpenAI berencana menghadirkan keluarga perangkat yang lebih luas ke depannya, smart speaker ini dipandang sebagai langkah awal yang lebih mudah untuk memasuki pasar konsumen, dibanding kategori perangkat AI selalu-aktif lain seperti kacamata pintar yang selama ini menuai kekhawatiran soal privasi.

Diluncurkan di Tengah Sengketa Hukum dengan Apple

Pengembangan perangkat ini berjalan di tengah sengketa hukum yang tengah berlangsung antara OpenAI dan Apple. Apple sebelumnya menggugat OpenAI di pengadilan federal California, menuduh perusahaan tersebut mencuri rahasia dagang terkait teknik metal finishing yang diklaim Apple sebagai temuan mereka sendiri, untuk digunakan dalam pengembangan perangkat konsumen OpenAI. OpenAI membantah tuduhan tersebut, menegaskan perangkat baru mereka sepenuhnya berbeda dari produk apa pun yang pernah ditawarkan Apple dan tidak menggunakan teknologi proprietary milik Apple mana pun.

Terlepas dari proses hukum yang masih berlangsung, OpenAI dilaporkan tetap melanjutkan pengembangan perangkat hardware ini dengan kecepatan yang tidak melambat. Perusahaan memiliki ambisi jangka panjang membangun lini produk yang lebih luas di sektor kecerdasan buatan, termasuk potensi mengembangkan perangkat yang suatu saat bisa menjadi alternatif dari smartphone yang ada saat ini.

Dengan basis pengguna ChatGPT yang mendekati satu miliar pengguna mingguan namun sepenuhnya bergantung pada perangkat dan platform pihak ketiga, langkah OpenAI membangun hardware sendiri berpotensi memberi mereka kendali lebih besar atas pengalaman pengguna, pengembangan fitur, dan implementasi privasi data—sekaligus menempatkan mereka dalam persaingan langsung dengan kategori smart speaker yang selama ini didominasi Amazon dan Google milik Alphabet.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.