Bitcoin Melesat 8% dalam Semalam, Lebih dari $1 Miliar Posisi Short Terlikuidasi dalam Satu Jam
Reli tajam Bitcoin pada Rabu (19/8/2026) memicu gelombang likuidasi short terbesar sejak data mulai dicatat pada 2021, didorong pengumuman kebijakan Treasury AS dan pertemuan Gedung Putih dengan eksekutif industri kripto.
Bitcoin melonjak hampir 8 persen dalam semalam, dari kisaran $64.500 ke level tertinggi sekitar $69.500 — level tertinggi sejak awal Juni dan kenaikan harian terbesar sejak Maret 2026. Menurut data Coinglass, lebih dari $1 miliar posisi short Bitcoin terlikuidasi hanya dalam waktu sekitar satu jam, sementara total likuidasi short di seluruh pasar kripto mencapai $1,79 miliar. Pergerakan ini menandai pembalikan arah dari tren pelemahan yang sudah berlangsung berminggu-minggu, dengan Bitcoin sempat tertahan di kisaran $62.000 hingga $66.000 sejak awal Agustus.
Pemicu Awal: Kebijakan Buyback Obligasi Treasury
Percikan awal reli datang dari pengumuman resmi U.S. Treasury yang berencana menaikkan batas maksimum buyback obligasi bertenor panjang — dari sebelumnya $2 miliar menjadi minimal $4 miliar per operasi, untuk kategori obligasi 10–20 tahun dan 20–30 tahun. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku 9 September 2026. Pasar membaca langkah ini sebagai dukungan likuiditas tambahan bagi pasar obligasi jangka panjang, yang kemudian mendorong imbal hasil Treasury turun dan memperbaiki sentimen terhadap aset berisiko secara umum — termasuk Bitcoin.
Momentum ini bertepatan dengan pertemuan di Gedung Putih antara Presiden Donald Trump dan sejumlah eksekutif industri kripto, termasuk perwakilan dari Coinbase, Ripple, dan Kalshi, untuk membahas aturan struktur pasar kripto. Rilis risalah rapat The Federal Reserve bulan Juli pada hari yang sama turut menjadi katalis, dengan pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga yang sebelumnya sempat diperkirakan mencapai peluang di atas 80 persen.
Mekanisme Short Squeeze: Ketika Harga Naik Memaksa Harga Naik Lagi
Yang mengubah kenaikan biasa menjadi lonjakan ekstrem adalah dinamika short squeeze. Selama beberapa pekan sebelumnya, tekanan jual berulang membuat Bitcoin gagal bertahan di atas $65.000, sehingga banyak trader membangun posisi short dengan leverage di sekitar batas atas rentang tersebut. Begitu harga menembus $67.000, bursa mulai menutup paksa posisi-posisi yang kehilangan jaminan (margin call), memaksa penjual short membeli kembali Bitcoin untuk menutup posisi mereka — yang justru menambah tekanan beli dan mempercepat kenaikan harga.
Analis pasar Daan Crypto Trades menyebut pergerakan ini sebagai "squeeze masif" setelah Bitcoin melewati klaster likuidasi di level $67.000, dengan candle satu menit yang mencatat kenaikan sekitar 4 persen — lebih besar dari candle harian penuh mana pun dalam beberapa minggu terakhir.
Dampak Menjalar ke Ethereum dan Solana
Efek reli tidak berhenti di Bitcoin. Ethereum berhasil merebut kembali level $2.000 dan sempat menyentuh $2.100 — level yang sebelumnya menjadi hambatan psikologis dan teknikal signifikan. Solana turut menguat sekitar 6,4 persen, dengan kenaikan yang meluas ke sebagian besar aset kripto utama lainnya. ETF Bitcoin spot juga tercatat kembali mencatat arus masuk bersih pada pekan ini, setelah sebelumnya mengalami periode arus keluar berkepanjangan.
Level yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Pada grafik harian, Bitcoin berhasil merebut kembali rata-rata pergerakan 100 hari di sekitar $66.288, meski masih sedikit di bawah rata-rata 200 hari di kisaran $69.031 — menjadikan area $69.000 hingga $70.000 sebagai ujian berikutnya bagi kelanjutan pemulihan ini. Analis Ted Pillows menyebut level $74.000 sebagai level mingguan yang lebih penting untuk diperhatikan, dengan argumen bahwa jika Bitcoin berhasil merebut kembali level tersebut, peluang harga jatuh di bawah $55.000 akan menjadi sangat kecil.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level breakout berpotensi mengembalikan perhatian pasar ke $67.000, disusul area neckline sebelumnya di sekitar $65.400.
Setelah reli mereda, Bitcoin sempat terkoreksi tipis pada Kamis (20/8/2026) pagi ke kisaran $68.973 — penurunan wajar di tengah aksi ambil untung, namun harga tetap bertahan jauh di atas level sebelum lonjakan terjadi. Yang masih belum terjawab adalah apakah kombinasi katalis kebijakan dan short squeeze kali ini cukup kuat untuk membalikkan arah tren jangka menengah Bitcoin, atau sekadar reli sementara di tengah pasar yang masih dalam fase koreksi sejak rekor tertinggi Oktober 2025.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.