CompileDaily
Hardware

AMD Akuisisi Taalas, Startup Chip Inferensi AI yang "Bakar" Bobot Model ke Silikon

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
AMD Akuisisi Taalas, Startup Chip Inferensi AI yang "Bakar" Bobot Model ke Silikon

Alih-alih membangun chip serbaguna yang bisa menjalankan model apa saja, sebuah startup asal Toronto memilih pendekatan yang terdengar hampir mustahil di industri semikonduktor: membakar bobot satu model AI spesifik langsung ke dalam sirkuit fisiknya. Pendekatan radikal inilah yang baru saja dibeli AMD.

AMD mengumumkan kesepakatan definitif untuk mengakuisisi Taalas, startup silikon inferensi AI asal Toronto, Kanada, pada Kamis (6/8/2026). Kesepakatan yang nilai finansialnya tidak diungkap ini menambah teknologi inferensi AI khusus ke portofolio AMD, di saat perusahaan pembuat chip semakin melirik penyempurnaan spesifik di luar GPU serbaguna untuk menangani beragam beban kerja AI.

Teknologi "Membakar" Bobot Model Langsung ke Sirkuit

Taalas, yang didirikan pada 2023 oleh mantan arsitek Tenstorrent dan AMD, mengembangkan chip yang secara harfiah mengukir bobot model AI yang sudah dilatih langsung ke dalam wiring sirkuitnya—pendekatan yang menurut AMD mampu mengurangi hambatan komputasi dan memori yang biasa dihadapi arsitektur serbaguna. Chip pertama Taalas, HC1, dibangun di atas proses TSMC N6 dengan 53 miliar transistor yang mengkodekan seluruh model Llama 3.1 8B milik Meta ke dalam fabrik mask ROM, diklaim mampu mencapai kecepatan sekitar 17.000 token per detik per pengguna dengan konsumsi daya sekitar 200 watt.

Konsekuensi dari pendekatan ini adalah hilangnya fleksibilitas: setiap chip Taalas terkunci hanya untuk satu model spesifik, sehingga menjalankan model berbeda memerlukan produksi silikon baru sepenuhnya. Namun Taalas mengklaim keterbatasan ini tidak seburuk kedengarannya—hanya sebagian kecil dari lebih seratus lapisan chip yang perlu diubah antar desain, dengan waktu dari desain ke silikon jadi sekitar dua bulan menggunakan tools proprietary mereka.

Bagian dari Strategi "Full-Stack" AMD Melawan Nvidia

AMD berencana mengintegrasikan teknologi Taalas ke dalam roadmap akselerator mereka serta mengembangkan produk tingkat sistem yang melengkapi platform Instinct GPU, prosesor EPYC, sistem rack-scale Helios, dan software ROCm milik mereka. "AMD sedang membangun platform AI full-stack yang memberi pelanggan fleksibilitas untuk menerapkan solusi komputasi yang tepat bagi setiap beban kerja AI," kata Vamsi Boppana, Senior Vice President Artificial Intelligence Group AMD, dalam pernyataan resmi.

CEO Taalas, Ljubisa Bajic, menyebut misi awal perusahaannya adalah "memikirkan ulang inferensi AI dari dasar dengan membangun hardware di sekitar model itu sendiri." Ia menambahkan bahwa bergabung dengan AMD akan memberi mereka skala dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan teknologi tersebut.

Menyusul Langkah Serupa Nvidia terhadap Groq

Akuisisi ini muncul sekitar tujuh bulan setelah Nvidia mengakuisisi aset dari startup chip AI Groq senilai 20 miliar dolar AS lewat skema lisensi teknologi dan perekrutan talenta—kesepakatan akuisisi terbesar dalam sejarah Nvidia. Kedua transaksi ini menandakan sinyal yang sama: titik berat persaingan chip AI mulai bergeser dari pelatihan model menuju sisi inferensi.

CEO AMD, Lisa Su, sebelumnya menyebut dalam peluncuran produk Juli lalu bahwa dirinya "sangat percaya tidak ada solusi satu ukuran untuk semua" dalam hal chip AI, meski GPU tetap diperkirakan mendominasi mayoritas pasar chip AI karena fleksibilitasnya mendukung model-model baru yang terus bermunculan. Chip alternatif seperti milik Taalas dan Groq dinilai sangat cocok untuk aplikasi "low-latency"—di mana kecepatan respons pertama dari model AI menjadi krusial, seperti pada agen AI dan code assistant.

Saham AMD sempat menguat sekitar 0,3 persen dalam perdagangan setelah jam bursa pada Kamis, usai ditutup naik 1,5 persen pada sesi reguler. Kesepakatan ini masih tunduk pada persetujuan regulator dan kondisi penutupan transaksi standar lainnya, dengan penyelesaian ditargetkan pada kuartal keempat 2026.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.