CompileDaily
Crypto

Revolut Resmi Masuk Perlombaan Stablecoin Global lewat Token Berbasis Euro

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Revolut Resmi Masuk Perlombaan Stablecoin Global lewat Token Berbasis Euro

Setelah bertahun-tahun cuma jadi rencana yang diembus-embuskan, Revolut akhirnya benar-benar menerbitkan token kripto sendiri — dan Eropa jadi panggung pembukanya.

Revolut, fintech asal London dengan lebih dari 80 juta pelanggan ritel di seluruh dunia dan lebih dari 16 juta pengguna kripto, resmi memulai peluncuran bertahap stablecoin berbasis euro bernama EURR pada Rabu (26/8/2026). Token ini diterbitkan oleh Bridge, perusahaan yang dimiliki Stripe, dan sudah terintegrasi penuh ke aplikasi ritel Revolut.

Peluncuran tahap awal ini baru menjangkau kelompok terbatas pelanggan di Denmark, Polandia, dan Portugal, sebagai langkah pertama Revolut menjadi jembatan antara mata uang fiat dan kripto — menghadirkan euro di jaringan blockchain sekaligus menghubungkan ekosistem fiat, penukaran mata uang, dan kripto mereka dalam satu aplikasi.

Dipatok Setara 1 Euro, Diawasi Regulasi MiCA

EURR dirancang mempertahankan nilai setara 1,00 euro, didukung cadangan dana yang disimpan dan dikelola penerbitnya, Bridge Building S.A., sesuai persyaratan regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) milik Uni Eropa. Mai Leduc Blount, Head of Product di Bridge, menyebut pihaknya bangga membantu Revolut — salah satu fintech terkemuka dunia — meluncurkan stablecoin khusus untuk pasar Eropa, dengan otorisasi MiCA dan EMI (Electronic Money Institution) sebagai fondasi bagi bisnis yang ingin membangun infrastruktur berbasis euro.

Stablecoin adalah jenis aset kripto yang nilainya dipatok pada mata uang fiat, umumnya dipakai trader untuk memudahkan konversi antar-token kripto tanpa volatilitas tinggi. EURR menjadi langkah awal dari strategi stablecoin Revolut yang lebih luas, dengan token berdenominasi mata uang lain yang tengah dikembangkan lewat jalur regulasi terpisah.

Lihat Layanan Kami

Bagian dari Ambisi Global Revolut

Masuknya Revolut ke pasar stablecoin melengkapi ekspansi agresif perusahaan di berbagai lini bisnis kripto — mulai dari bursa kripto mandiri Revolut X yang telah merambah puluhan pasar di kawasan Ekonomi Eropa, hingga rencana ambisius menembus pasar Amerika Serikat. Awal tahun ini, Revolut mengajukan permohonan lisensi bank nasional AS ke Office of the Comptroller of the Currency dan FDIC untuk beroperasi sebagai Revolut Bank US, N.A., lepas dari ketergantungan pada bank mitra Lead Bank.

CEO dan salah satu pendiri Revolut, Nik Storonsky, menyebut pengajuan lisensi bank AS itu sebagai "tonggak penting menuju visi kami membangun platform perbankan global pertama yang benar-benar mendunia." Jika disetujui, lisensi tersebut memungkinkan Revolut beroperasi di bawah satu kerangka federal di seluruh 50 negara bagian AS — dengan stablecoin menjadi salah satu pilar utama strategi ekspansinya, bersama layanan perbankan multi-mata uang lintas negara.

Menyusul Pemain Besar Lain

Dengan meluncurkan EURR, Revolut bergabung dalam barisan fintech besar yang sudah lebih dulu terjun ke bisnis stablecoin, termasuk PayPal yang meluncurkan token berbasis dolar AS, serta Ripple dan BitGo yang juga telah mengumumkan rencana serupa. Pasar stablecoin sendiri masih didominasi Tether (USDT) dengan kapitalisasi pasar sekitar 119 miliar dolar AS, disusul Circle (USDC) yang kapitalisasinya sekitar sepertiga dari Tether.

Bagi penerbit stablecoin, model bisnisnya terbilang menguntungkan: dana cadangan senilai miliaran dolar yang menopang token biasanya ditempatkan di instrumen seperti obligasi pemerintah AS, dengan bunganya dikantongi penerbit. Tether sendiri melaporkan keuntungan miliaran dolar di tengah suku bunga acuan yang masih tinggi — sebuah model yang kini coba direplikasi Revolut lewat EURR di pasar Eropa.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.