CompileDaily
Crypto

Bitcoin Nyaris Tembus $80.000, lalu Terkoreksi usai Liquidasi Long $1,7 Miliar dalam Semalam

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Bitcoin Nyaris Tembus $80.000, lalu Terkoreksi usai Liquidasi Long $1,7 Miliar dalam Semalam

Setelah sempat menyentuh $79.500 dalam rally yang mendekati level psikologis penting, Bitcoin mundur ke kisaran $77.000 akibat aksi jual paksa besar-besaran — sebuah koreksi yang menurut sejumlah analis justru sehat setelah kondisi pasar sempat sangat jenuh beli.

Bitcoin sempat menembus level tertinggi intraday $79.500 pada akhir pekan lalu, hanya berjarak beberapa ratus dolar dari level psikologis $80.000, sebelum akhirnya terkoreksi kembali ke kisaran $77.000-$77.300 pada Minggu (23/8/2026). Menurut data terkini CoinMarketCap, Bitcoin diperdagangkan di level $77.048,38, turun 1,73 persen dalam 24 jam terakhir — sedikit lebih baik dibanding penurunan pasar kripto secara keseluruhan yang mencapai 2,15 persen pada periode yang sama.

Liquidasi Lebih dari $1,7 Miliar dalam Sehari

Penyebab utama koreksi ini adalah gelombang liquidasi paksa berskala besar. Menurut data Coinglass, lebih dari $1,71 miliar posisi kripto terlikuidasi dalam 24 jam pada Sabtu (22/8/2026), dengan posisi long Bitcoin menyumbang $257,77 juta dari total tersebut. Aksi jual paksa ini mempercepat penurunan harga setelah kondisi pasar sempat overbought — secara teknikal, Bitcoin sempat ditolak di level resistance $79.000 setelah indikator RSI14 (Relative Strength Index) menyentuh 80,2, jauh di atas ambang 70 yang biasanya menandakan kondisi jenuh beli.

Analis pasar menilai penurunan ini bukan disebabkan oleh masalah fundamental Bitcoin, melainkan murni akibat pengurangan leverage berlebihan (deleveraging) yang terbentuk selama rally cepat sebelumnya — sebuah proses yang meski menyakitkan bagi trader dengan posisi long, dinilai perlu terjadi untuk mengurangi risiko sistemik jangka pendek di pasar.

Bukan Fenomena Khusus Bitcoin, Melainkan Penurunan Risiko Pasar Secara Luas

Analisis pasar menunjukkan bahwa koreksi ini bersifat menyeluruh (market-wide), bukan sesuatu yang spesifik terjadi pada Bitcoin semata, melainkan bagian dari pengurangan risiko yang lebih luas di seluruh pasar aset berisiko. Kapitalisasi pasar kripto total tercatat turun 2,15 persen dalam periode yang sama, menandakan sentimen defensif yang menyebar ke berbagai jenis aset digital, bukan hanya Bitcoin.

Yield Obligasi AS Naik, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Meningkat

Di balik koreksi harga kripto, terdapat pergeseran sentimen di pasar obligasi Amerika Serikat yang turut memengaruhi selera risiko investor. Imbal hasil (yield) obligasi bertenor dua tahun naik 5,3 basis poin ke 4,24 persen — pergerakan pada bagian kurva pendek yang secara langsung dipengaruhi kebijakan The Federal Reserve. Kenaikan ini mengindikasikan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada salah satu dari tiga pertemuan terakhir tahun ini.

Lihat Layanan Kami

Berdasarkan data CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September kini berada di atas 40 persen, naik dari hanya 33 persen sepekan sebelumnya. Sementara peluang setidaknya satu kali kenaikan suku bunga sepanjang 2026 kini mencapai 72 persen — pergeseran ekspektasi yang cukup signifikan dibanding sentimen pasar beberapa hari sebelumnya yang lebih optimistis terhadap pelonggaran kebijakan moneter.

Saham Terkait Kripto Ikut Melonjak Sebelum Koreksi

Sebelum terjadi koreksi, momentum rally Bitcoin sempat mengangkat saham-saham terkait kripto secara signifikan. Strategy — perusahaan dengan kepemilikan Bitcoin korporat terbesar di dunia — melonjak 10 persen, disusul Coinbase dan MARA Holdings yang masing-masing naik 6 persen, serta Galaxy Digital yang menguat 5 persen, sebelum tekanan jual mulai masuk ke pasar secara keseluruhan.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Dengan Bitcoin kini bertahan di area konsolidasi sekitar $77.000, analis pasar memandang level tersebut sebagai support kunci yang perlu dipertahankan untuk menjaga struktur pemulihan jangka pendek tetap utuh. Sejumlah analis teknikal menilai pola pergerakan harga saat ini menyerupai formasi bull flag — dengan lonjakan tajam sebelumnya membentuk "tiang bendera" dan konsolidasi terkontrol saat ini membentuk "bendera" itu sendiri. Apabila pembeli berhasil memaksa breakout terkonfirmasi dari pola tersebut, target berikutnya berpotensi mengarah ke $89.000 — meski pola ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut sebelum dapat dipastikan validitasnya.

Arus Masuk ETF Tetap Jadi Faktor Pendukung

Meski harga terkoreksi, arus masuk dana ETF Bitcoin spot tetap menunjukkan minat institusional yang solid, dengan total arus masuk mencapai $1,92 miliar dalam lima hari terakhir. Pertanyaan kunci yang kini dipantau pasar adalah apakah arus masuk ETF ini akan kembali berlanjut untuk memberikan dorongan beli baru, atau justru ikut melambat seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap prospek kebijakan suku bunga The Fed dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan kombinasi antara momentum rally yang masih relatif kuat dan ketidakpastian baru seputar arah kebijakan moneter AS, arah pergerakan Bitcoin dalam pekan-pekan mendatang akan sangat bergantung pada apakah level support $77.000 mampu dipertahankan, atau justru menjadi awal dari koreksi yang lebih dalam setelah rally tajam yang telah terjadi sepanjang pekan lalu.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.