CompileDaily
IHSG

IHSG Dibuka Menguat ke 6.541, Lanjutkan Reli Mingguan 3,55% Ditopang Rupiah dan Sektor Perbankan

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
IHSG Dibuka Menguat ke 6.541, Lanjutkan Reli Mingguan 3,55% Ditopang Rupiah dan Sektor Perbankan

Indeks membuka pekan perdagangan baru di zona hijau, melanjutkan momentum positif setelah mencatat kenaikan mingguan tertajam dalam beberapa waktu terakhir, dengan sejumlah analis memproyeksikan penguatan lanjutan menuju level 6.600.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 15,34 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.541,03 pada perdagangan Senin (24/8/2026) pukul 09.13 WIB. Volume transaksi pada awal sesi tercatat 4,52 miliar saham, dengan rata-rata volume harian berada di angka 17,44 miliar saham. Penguatan pagi ini melanjutkan tren positif yang telah terbentuk sepanjang pekan lalu, di mana IHSG berhasil mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 3,55 persen ke level 6.525,69 pada penutupan Jumat (21/8/2026).

Rupiah Menguat, CDS Membaik Jadi Faktor Pendukung Utama

Sejumlah analis pasar menilai posisi IHSG saat ini berada dalam kondisi konstruktif menjelang pekan perdagangan 24-31 Agustus 2026. Rikopedia Research mencatat sejumlah faktor pendukung utama di balik optimisme ini, termasuk keberhasilan IHSG bertahan di atas level pivot 6.500 dengan dukungan sektor perbankan yang solid, penguatan nilai tukar rupiah ke level Rp17.694 per dolar AS, serta perbaikan Credit Default Swap (CDS) Indonesia yang terus membaik. Indikator EIDO — ETF yang melacak pergerakan saham-saham Indonesia di bursa Amerika Serikat — turut mencatat kenaikan signifikan, menjadi sinyal tambahan minat investor asing terhadap pasar modal domestik.

Harga emas yang berada di level rekor tertinggi turut memberikan angin segar (tailwind) bagi emiten-emiten pertambangan emas Indonesia, sementara data kredit domestik yang menguat mencerminkan momentum pertumbuhan ekonomi yang masih terjaga baik.

Wall Street Ditutup Hijau, tapi Yield Obligasi AS Masih Jadi Perhatian

Sentimen dari bursa Amerika Serikat turut menjadi faktor yang dicermati pelaku pasar pagi ini. Wall Street pada penutupan Jumat malam waktu setempat mencatat kenaikan solid di tiga indeks utama — Dow Jones naik 0,98 persen ke 53.277, S&P 500 menguat 0,43 persen ke 7.674, dan Nasdaq bertambah 0,44 persen ke 26.180. Indeks volatilitas VIX turut melandai signifikan ke level 15,13, turun 5,5 persen — mengindikasikan tekanan jual di pasar AS yang mulai mereda menjelang akhir pekan lalu.

Lihat Layanan Kami

Meski begitu, secara mingguan Wall Street masih mencatatkan penurunan akibat kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS. Yield obligasi bertenor 10 tahun (US10Y) berada di level 4,738 persen, sementara yield 30 tahun (US30Y) bahkan telah menembus 5,276 persen — struktur yield yang mencerminkan pasar masih mempertimbangkan skenario suku bunga tinggi berkepanjangan (higher for longer) dari bank sentral AS.

Proyeksi Menguji Level 6.628-6.666

Tim riset MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG yang telah mencapai target sebelumnya menempatkan indeks pada bagian dari pola wave v dari wave (c) dalam analisis Elliott Wave. MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin ini dengan target berikutnya di level 6.628 hingga 6.666, sembari tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek di kisaran 6.429-6.475 apabila momentum penguatan tertahan.

Dengan IHSG telah menembus dan bertahan di atas level psikologis 6.500 sejak pekan lalu, sejumlah analis turut memproyeksikan target lebih ambisius menuju level 6.600 dalam beberapa pekan mendatang, asalkan kombinasi sentimen positif — mulai dari penguatan rupiah, perbaikan CDS, hingga reli harga emas — dapat terus dipertahankan di tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat yang masih membayangi pasar global.

Investor Diminta Tetap Selektif di Tengah Volatilitas

Meski secara keseluruhan pasar dinilai berada dalam posisi konstruktif, sejumlah analis mengingatkan bahwa volatilitas berpotensi meningkat sepanjang pekan ini, menjadikan selektivitas sebagai kunci utama bagi investor dalam memilih saham. Dengan pembukaan positif pagi ini yang melanjutkan reli mingguan tertajam dalam beberapa waktu terakhir, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada apakah IHSG mampu mempertahankan momentum ini hingga penutupan pekan, atau justru menghadapi tekanan ambil untung setelah kenaikan signifikan yang telah terjadi sepanjang pekan lalu.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.