CompileDaily
Crypto

Bitcoin Akhirnya Tembus $80.000, Level Tertinggi dalam Lebih dari Tiga Bulan

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Bitcoin Akhirnya Tembus $80.000, Level Tertinggi dalam Lebih dari Tiga Bulan

Setelah dua kali gagal menembus level psikologis tersebut dalam sepekan terakhir, Bitcoin akhirnya berhasil melewatinya pada Selasa (25/8/2026), didorong lonjakan arus masuk ETF dan rencana Departemen Keuangan AS memanfaatkan hampir $1 triliun dana cadangan untuk mendukung pembelian kembali obligasi.

Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi intraday $79.989 pada Senin (24/8/2026), sebelum akhirnya benar-benar menembus angka psikologis $80.000 pada Selasa (25/8/2026) — melonjak lebih dari 3,4 persen dalam sehari hingga sempat menyentuh $80.000 secara singkat, level tertinggi sejak pertengahan Mei. Setelah pergerakan tersebut, Bitcoin sedikit terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran $79.933. Lonjakan terbaru ini menandai rally tiga hari terbesar sejak 2023, dengan Bitcoin mencatat kenaikan mingguan lebih dari 20 persen dari level terendahnya.

Rencana Treasury Manfaatkan Hampir $1 Triliun Dana Cadangan

Katalis utama di balik reli terbaru ini adalah langkah agresif Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang terus mendorong program pembelian kembali (buyback) obligasi bertenor panjang. Menurut laporan yang bocor ke CNBC dari dua pejabat senior, Departemen Keuangan kini memiliki opsi memanfaatkan dana cadangan Treasury General Account senilai hampir $1 triliun untuk mendanai program buyback tersebut — mengejutkan pasar yang sebelumnya berasumsi Treasury akan mendanai buyback obligasi jangka panjang lewat penjualan surat utang jangka pendek.

Sebagai konteks, pekan sebelumnya pasar obligasi juga telah menyerap kabar bahwa Treasury menaikkan ukuran operasi buyback rutin obligasi bertenor 10-30 tahun dari $20 miliar menjadi $40 miliar. Efek gabungan dari kedua kebijakan ini mendorong yield obligasi 30 tahun turun empat basis poin ke 5,236 persen, sementara yield 10 tahun turun tiga basis poin — penurunan yield yang secara historis meningkatkan selera investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Arus Masuk ETF Terbesar sejak Puncak Siklus Sebelumnya

Minat institusional turut menjadi pendorong kuat di balik reli ini. ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih $1,92 miliar sepanjang pekan lalu — perolehan mingguan terbesar sejak Oktober tahun lalu, saat Bitcoin mencapai puncak siklus sebelumnya di $126.198. Pada 19 Agustus saja, tercatat arus masuk sekitar $517 juta, disusul $606 juta pada 20 Agustus — data yang menunjukkan momentum pembelian institusional yang konsisten sepanjang periode reli ini berlangsung.

Short Squeeze Berulang, tapi Skalanya Mulai Mengecil

Pola short squeeze yang sempat mendorong reli awal pekan lalu kembali berulang, meski dengan skala yang jauh lebih kecil. Menurut data Coinglass, total liquidasi posisi short mencapai $98 juta dalam 24 jam terbaru, dibandingkan ratusan juta dolar yang terlikuidasi pekan sebelumnya. Total liquidasi pasar kripto keseluruhan mencapai lebih dari $400 juta dalam 24 jam, dengan $160 juta di antaranya berasal dari posisi short Bitcoin saja.

Dukungan Politik dari Trump dan Optimisme CLARITY Act

Lihat Layanan Kami

Selain faktor kebijakan Treasury, sentimen politik turut menopang reli ini. Presiden Donald Trump mendesak Kongres untuk mengesahkan RUU CLARITY Act — regulasi kripto yang telah lama dinanti pasar — sekaligus memberi sinyal kemungkinan mengatur Hyperliquid, bursa terdesentralisasi yang belakangan populer di kalangan trader kontrak perpetual futures. Token Hyperliquid (HYPE) sendiri melonjak sekitar 25 persen dalam 24 jam usai pernyataan Trump tersebut, sebelum melanjutkan kenaikan hingga mencapai $78 dari $60 sepanjang pekan.

Global Head of Digital Assets Research Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, menyebut langkah dukungan Treasury ini sebagai "persis jenis kebijakan yang disukai Bitcoin", dan mendorong investor untuk mulai memposisikan diri menuju target $100.000 pada akhir 2026.

Ethereum Ikut Melesat ke Level Tertinggi sejak Januari

Momentum reli tidak berhenti di Bitcoin semata. Ethereum naik sekitar 2 persen ke kisaran $2.470, level tertinggi sejak Januari 2026. Saham-saham terkait treasury kripto turut terangkat signifikan — Strive melonjak 8 persen, Strategy naik 2 persen, sementara Bitmine dan Sharplink, dua nama besar di ranah treasury Ethereum korporat, masing-masing menguat 5 persen dan 4 persen.

Kekhawatiran Overbought dan Potensi Profit Taking

Meski momentum reli tergolong kuat, sejumlah analis mengingatkan sinyal teknikal overbought yang mulai muncul. Chief Analyst Bitget Research, Ryan Lee, memperkirakan Bitcoin membutuhkan waktu konsolidasi di kisaran $74.000-$81.000 dalam jangka pendek, dengan kemungkinan pullback menuju $75.000-$76.000 seiring trader mulai mengambil untung. Analis dari BTIG, Jonathan Krinsky, turut mencatat pola serupa pernah terjadi pada Januari 2023 — saat Bitcoin melonjak sekitar 20 persen dalam tiga hari dan berhasil menembus tren penurunan, namun reli tersebut sempat memudar sebelum akhirnya menemukan support di sekitar rata-rata pergerakan 200 hari.

Masih 37% di Bawah Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Meski capaian terbaru ini mengesankan, Bitcoin tetap berada 37 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa $126.000 yang dicapai Oktober 2025 lalu. Menariknya, lonjakan terbaru ini berhasil menekan kerugian year-to-date Bitcoin di bawah 10 persen untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei — memberikan optimisme baru bagi investor yang tetap yakin Bitcoin akan mengakhiri 2026 di zona hijau, meski perjalanan sepanjang tahun ini penuh dengan volatilitas signifikan.

Level Kunci yang Perlu Dipantau ke Depan

Analis pasar kini mengidentifikasi resistance teknikal utama berikutnya di kisaran $88.000-$90.000, dengan area support di $75.000-$76.000. Sejumlah analis menyebut penutupan di bawah $68.000 berpotensi membatalkan sepenuhnya pola breakout yang telah terbentuk, sementara keberhasilan mempertahankan level di atas $80.000 secara konsisten akan menjadi konfirmasi penting bahwa reli ini bersifat lebih struktural, bukan sekadar pantulan taktis jangka pendek semata.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.