CompileDaily
Cyber Security

Michigan Susul Minnesota Laporkan Serangan Siber ke Sistem Air, FBI Turun Tangan

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Peringatan yang dikeluarkan pekan lalu soal ancaman terhadap infrastruktur air nasional ternyata bukan sekadar antisipasi belaka, karena dalam hitungan hari, dua negara bagian sudah harus mengakui sistem mereka benar-benar menjadi sasaran.

Michigan menyusul Minnesota melaporkan serangan siber terhadap sistem air mereka, dengan sembilan sistem air di Michigan menjadi target serangan. Pengumuman ini disampaikan Sabtu, 1 Agustus 2026, dan FBI kini secara resmi menyelidiki kedua insiden tersebut.

Skala Nasional yang Lebih Luas

Menurut lembaga federal, setidaknya tujuh negara bagian telah melaporkan sistem air mereka disusupi, meski hanya Minnesota dan Michigan yang secara resmi mengonfirmasi dan mengidentifikasi diri secara terbuka hingga saat ini. Kabar baiknya, tidak ada kerusakan atau korban luka yang dilaporkan dari seluruh insiden yang terjadi sejauh ini.

Dale George, Direktur Komunikasi Departemen Lingkungan, Great Lakes, dan Energi Michigan, memastikan situasi tetap terkendali. "Semua sistem terus beroperasi dengan aman, masalah ditangani operator lokal, dan tidak ada dampak yang diketahui menimbulkan kekhawatiran kesehatan publik," ujar George dalam sebuah pernyataan resmi.

Kronologi di Michigan

Menurut George, laporan di Michigan bermula ketika negara bagian tersebut menerima peringatan siber federal pada Selasa, terkait upaya mengutak-atik teknologi operasional pada sistem air. Tak lama setelah peringatan tersebut diterima, Michigan mulai menerima sejumlah kecil laporan dari berbagai komunitas lokal yang menunjukkan aktivitas mencurigakan sesuai deskripsi yang disampaikan lembaga federal tersebut, hingga akhirnya teridentifikasi sembilan sistem yang terdampak.

Skala Lebih Besar di Minnesota

Sementara itu, Minnesota melaporkan insiden dengan skala yang jauh lebih besar. Serangan siber di negara bagian tersebut menargetkan lebih dari 30 sistem air, termasuk sistem yang melayani kota Plymouth. Hingga kini, belum ada pelaku yang teridentifikasi secara resmi dalam kedua insiden ini, dan FBI belum mengonfirmasi secara publik siapa dalang di balik serangan-serangan tersebut.

Lihat Layanan Kami

Peringatan yang Sudah Disampaikan Sebelumnya

Insiden ini muncul tidak lama setelah FBI, Cybersecurity and Infrastructure Security Agency atau CISA, bersama sejumlah lembaga lain mengeluarkan advisory publik pada 22 Juli 2026. Dalam peringatan tersebut, otoritas menyebut peretas yang diduga terkait Iran telah menargetkan sistem air dan air limbah, serta kontrol operasional di berbagai sektor infrastruktur kritis lainnya di Amerika Serikat.

Menurut penjelasan lembaga federal, modus yang digunakan para peretas melibatkan akses jarak jauh terhadap perangkat yang terhubung ke internet, kemudian mengubah alamat IP dan kata sandi perangkat tersebut, sehingga menyebabkan pihak utilitas kehilangan kemampuan untuk memonitor dan mengontrol sistem mereka secara normal. Peringatan ini sendiri muncul di tengah eskalasi ketegangan yang lebih luas antara Washington dan Teheran.

Respons Resmi FBI

Menanggapi rangkaian insiden ini, FBI menegaskan komitmen mereka melindungi infrastruktur penting negara. "FBI dan mitra antar-lembaga kami sepenuhnya terlibat untuk melindungi infrastruktur kritis, dan kami tetap siap sedia menghadapi ancaman siber dari berbagai jenis," demikian pernyataan resmi FBI yang disampaikan Sabtu.

Bukan Kali Pertama Sistem Air AS Jadi Sasaran

Ancaman terhadap infrastruktur air Amerika Serikat sebenarnya bukan hal baru. Badan intelijen negara tersebut sebelumnya juga pernah memperingatkan soal potensi serangan terhadap sistem air oleh peretas yang terkait dengan Iran maupun China. Iran sendiri diketahui pernah mencoba menargetkan sistem air Amerika Serikat pada 2023, menunjukkan bahwa infrastruktur air memang menjadi salah satu target berulang bagi aktor siber yang berafiliasi dengan negara asing dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan investigasi yang masih berlangsung dan kemungkinan lebih banyak negara bagian yang mungkin turut mengonfirmasi insiden serupa di masa mendatang, otoritas keamanan siber nasional Amerika Serikat terus mendesak operator infrastruktur kritis, khususnya sektor air dan air limbah, untuk segera memperkuat pertahanan siber mereka guna mencegah gangguan yang lebih serius terhadap layanan dasar yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.