Kimi K3 Hapus $314 Miliar Valuasi Pre-IPO OpenAI dan Anthropic, Moonshot Incar IPO Hong Kong
Sebuah model AI yang dirilis akhir pekan ternyata cukup untuk mengguncang estimasi nilai dua perusahaan AI paling bergengsi di dunia, mengingatkan investor pada momen serupa yang pernah terjadi setahun sebelumnya.
Peluncuran Kimi K3 oleh startup AI China, Moonshot AI, memicu koreksi signifikan pada estimasi valuasi pre-IPO OpenAI dan Anthropic, dengan kombinasi kerugian mencapai sekitar 314 miliar dolar AS. Angka ini diungkap analis Tony Sycamore dari IG Group, mengacu pada pergerakan di platform pasar pre-IPO milik perusahaan pialang global tersebut.
Rincian Penurunan Valuasi Kedua Perusahaan
Berdasarkan data dari platform pre-IPO IG Group, valuasi implisit Anthropic tercatat turun dari 1,789 triliun dolar AS menjadi 1,557 triliun dolar AS, kerugian sekitar 232 miliar dolar AS. Sementara itu, valuasi implisit OpenAI turun dari 1,322 triliun dolar AS menjadi 1,163 triliun dolar AS, kerugian sekitar 160 miliar dolar AS.
Penting untuk dicatat, analis IG tidak mengungkapkan metodologi pasti di balik perhitungan ini. Angka tersebut murni merupakan estimasi berdasarkan pergerakan pasar pre-IPO, bukan valuasi resmi yang dikonfirmasi langsung oleh kedua perusahaan. Sebagai gambaran skala penurunan ini, Anthropic sempat mencapai puncak valuasi 2,22 triliun dolar AS pada awal Juni 2026, sementara OpenAI sempat menyentuh puncak 1,75 triliun dolar AS pada pertengahan Juni tahun yang sama.
Dibandingkan dengan "Momen DeepSeek"
Sejumlah investor langsung menarik perbandingan antara peristiwa ini dengan debut mengejutkan DeepSeek pada awal 2025, yang saat itu sempat mengguncang pasar saham Amerika Serikat dalam semalam. Kesamaan pola ini, model open-weight murah asal China yang tiba-tiba mengejutkan dunia dengan performa mendekati model flagship Amerika Serikat, membuat sejumlah pihak menyebut fenomena ini sebagai pengulangan dari kejadian tahun sebelumnya.
Prestasi Teknis Kimi K3
Dari sisi performa, Kimi K3 mencatatkan pencapaian yang cukup signifikan. Model ini menjadi model open-source pertama yang berhasil mencapai puncak klasemen Code Arena, sebuah benchmark khusus pemrograman, mengungguli model proprietary dari Anthropic dan OpenAI di kategori tersebut. Meski begitu, secara performa keseluruhan, Kimi K3 tetap berada di peringkat ketiga global, di bawah Claude Fable 5 dan GPT-5.6 Sol.
Terlepas dari pencapaian teknisnya, K3 tidak lepas dari kritik. Model ini dinilai memiliki kecepatan inferensi yang relatif lambat dan harga API yang tergolong tinggi, menciptakan sebuah paradoks yang oleh sejumlah pengamat disebut sebagai "diakui secara kritis, namun adopsi masih terbatas".
Permintaan Melonjak 6 Kali Lipat dalam 48 Jam
Meski menghadapi kritik soal kecepatan dan harga, minat pasar terhadap K3 tetap meledak. Hanya dalam waktu 48 jam setelah peluncuran, permintaan pengguna melonjak hingga enam kali lipat, membuat kapasitas komputasi Moonshot AI kewalahan dan memaksa perusahaan menghentikan sementara pendaftaran langganan baru mereka.
Dampak kejutan ini turut merambah ke pasar saham semikonduktor Amerika Serikat, memicu aksi jual besar-besaran yang menghapus ratusan miliar dolar nilai pasar dari sejumlah perusahaan chip AS.
Moonshot Incar Valuasi $50 Miliar Jelang IPO Hong Kong
Di tengah gejolak pasar yang ditimbulkannya, Moonshot AI justru memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat rencana bisnis mereka. Perusahaan dilaporkan berencana memulai pembicaraan putaran pendanaan pra-IPO final pada Agustus, menargetkan valuasi pre-money hingga 50 miliar dolar AS. Putaran ini menyusul pendanaan terkini yang diperkirakan menilai Moonshot sekitar 31,5 miliar dolar AS sebelum modal baru benar-benar masuk.
Moonshot AI juga dilaporkan telah mengirimkan proposal penawaran umum perdana kepada para investor, dengan rencana melantai di bursa Hong Kong dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Total pendanaan yang telah diraih Moonshot sejak berdiri kini mencapai sekitar 4 miliar dolar AS.
Perjalanan bisnis Moonshot terbilang sangat cepat. Perusahaan yang didirikan pada 2023 ini kini, dalam kurun waktu sekitar tiga tahun sejak berdiri, berpotensi mencapai valuasi lebih dari 30 miliar dolar AS, sebuah lompatan yang cukup jarang terjadi di industri teknologi mana pun.
Kekhawatiran yang Meningkat di Washington
Perkembangan pesat Kimi K3 turut memicu kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan Amerika Serikat. Menurut laporan Wall Street Journal, para pemimpin industri AI Amerika Serikat mulai memperingatkan soal potensi ancaman dari model asal China ini. Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, bahkan menegaskan kewaspadaan penuh terhadap perkembangan ini, termasuk membuka kemungkinan penerapan sanksi terkait tuduhan pelanggaran kekayaan intelektual yang menyertai kesuksesan model tersebut.
Bagian dari Momentum Pasar Modal Teknologi China
Kesuksesan Kimi K3 ini juga terjadi bersamaan dengan momentum positif lain di pasar modal teknologi China. Pada minggu yang sama, produsen semikonduktor China, CXMT, mencatatkan IPO semikonduktor terbesar di negara tersebut, berhasil meraih 8,6 miliar dolar AS di Shanghai STAR Market. Kombinasi kedua peristiwa ini menegaskan bahwa pasar modal China tengah aktif menilai tinggi sektor teknologi domestik mereka, tepat di saat Moonshot bersiap menguji minat investor Hong Kong terhadap sektor AI China secara lebih luas.
Dengan gejolak pasar yang masih berlangsung dan rencana IPO Moonshot yang semakin dekat, dinamika persaingan antara laboratorium AI Amerika Serikat dan China kemungkinan besar akan terus menjadi sorotan utama investor global dalam beberapa bulan mendatang, terutama seiring kedua kubu bersiap menghadapi proses penawaran umum perdana mereka masing-masing di masa depan.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.