CompileDaily
IHSG

IHSG Melemah Tipis ke 6.438, Rebound dari Titik Terendah Jelang Keputusan RDG BI

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
IHSG Melemah Tipis ke 6.438, Rebound dari Titik Terendah Jelang Keputusan RDG BI

Pembukaan pagi yang sempat terjun cukup dalam ternyata bukan akhir cerita—dalam satu jam, indeks berhasil memangkas sebagian besar penurunannya, seolah pasar masih ragu mengambil arah pasti sebelum satu kabar besar dari bank sentral tiba siang nanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah tipis 11,06 poin atau 0,17 persen ke level 6.438,78 pada perdagangan Rabu (19/8/2026) pukul 10.08 WIB—rebound signifikan dari titik terendah pagi ini di 6.373,81, usai sempat dibuka anjlok 0,65 persen ke posisi 6.408,18. Pelemahan pembukaan ini membalikkan arah dari penutupan Selasa kemarin yang justru menguat 0,75 persen ke level 6.449,83.

Wall Street dan KOSPI Kompak Melemah, Bursa Asia Ikut Tertekan

Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) mencatat bursa Wall Street ditutup kompak melemah pada perdagangan Selasa, dipicu kenaikan imbal hasil obligasi AS dan pelemahan saham-saham teknologi—Dow Jones turun 0,22 persen, S&P 500 melemah 0,69 persen, dan Nasdaq anjlok 1,33 persen. Sentimen negatif ini turut menjalar ke bursa Asia, dengan indeks KOSPI Korea Selatan bahkan anjlok tajam 5,89 persen—salah satu koreksi harian terbesar di kawasan.

Sektor energi menjadi pemimpin koreksi IHSG pagi ini, membalikkan posisi mereka sebagai penopang utama penguatan kemarin, ketika sektor tersebut melompat 2,24 persen. Saham-saham komoditas dan pertambangan turut melemah bervariasi di awal sesi, termasuk Adaro Andalan Indonesia (AADI) turun 1,03 persen, Alamtri Minerals (ADMR) melemah 2,09 persen, dan Antam (ANTM) turun ke posisi 3.080.

Investor Fokus Penuh ke Rapat Dewan Gubernur BI Siang Ini

Katalis utama yang membayangi pasar hari ini adalah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga acuan siang ini—pertemuan kebijakan pertama sejak Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI. Konsensus ekonom memproyeksikan BI akan menahan BI Rate di level 5,75 persen guna menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, dengan pasar turut mengantisipasi kelanjutan arah kebijakan moneter di bawah kepemimpinan Plt. Gubernur BI, Destry Damayanti.

Lihat Layanan Kami

Tim riset Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak sideways dalam rentang 6.400-6.500 hari ini, dengan sentimen eksternal seperti kenaikan harga minyak, yield obligasi, dan perlambatan ekonomi China berpotensi membatasi ruang penguatan lebih lanjut.

Aksi Jual Asing Berlanjut, Saham Bank Besar Jadi Sasaran

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, penguatan IHSG kemarin justru diiringi aksi jual bersih investor asing senilai Rp689 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dilepas antara lain ISAT, BBRI, DSSA, TPIA, dan ASII. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami koreksi terbatas hari ini, dengan kisaran pergerakan diperkirakan di rentang 6.330-6.550.

Proyeksi Analis Beragam: dari Target 6.512 hingga Peringatan Koreksi Lanjutan

Tim Riset MNC Sekuritas dalam skenario terbaik (best case) mereka menilai posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]—yang berarti indeks berpeluang menguat menuju target 6.512-6.544, meski tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ke rentang 6.379-6.437. Dalam skenario terburuk (worst case), MNC Sekuritas memperingatkan IHSG berisiko terkoreksi lebih dalam ke rentang 6.056-6.230 apabila pola pergerakan saat ini gagal bertahan.

Sejumlah saham yang masuk radar rekomendasi analis untuk perdagangan hari ini antara lain BBCA, TPIA, CUAN, ANTM, PANI, BRMS, PGEO, TAPG, dan UNTR—kombinasi saham dari sektor perbankan, energi, dan komoditas yang dinilai berpotensi rebound teknikal usai tekanan jual yang terjadi belakangan ini.

Catatan: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berdasarkan data pasar dan pandangan analis, bukan rekomendasi atau ajakan membeli/menjual efek tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca; pelajari dan analisis kembali sebelum mengambil keputusan transaksi.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.