Bitcoin dan Ethereum Bergerak Berlawanan Arah Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Dua aset kripto terbesar di dunia justru menunjukkan arah pergerakan yang berkebalikan pagi ini, sebuah sinyal bahwa pasar tengah menahan napas menunggu satu keputusan besar yang akan diumumkan sore harinya.
Bitcoin dan Ethereum mencatatkan pergerakan harga yang berlawanan arah pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026, di tengah ketegangan geopolitik yang kembali memanas di Timur Tengah dan penantian investor terhadap keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan diumumkan sore harinya.
Harga Terkini Bitcoin dan Ethereum
Bitcoin dibuka pada harga 63.853,49 dolar AS pada Rabu pagi, naik 0,2 persen dibanding harga pembukaan hari sebelumnya. Per pukul 08.56 pagi waktu Timur Amerika Serikat, harga Bitcoin bergerak naik lebih jauh ke level 64.244,18 dolar AS.
Sementara itu, Ethereum dibuka pada harga 1.919,73 dolar AS, naik 1,5 persen dari pembukaan hari sebelumnya. Namun berbeda dengan Bitcoin, harga Ethereum justru bergerak turun pada pagi yang sama, menyentuh level 1.904,82 dolar AS per pukul 08.56 pagi waktu Timur Amerika Serikat.
Investor Kripto Pantau Ketat Keputusan The Fed
Sean Farrell, Head of Digital Assets di Fundstrat, menjelaskan bahwa pergerakan harga kripto saat ini lebih dipengaruhi oleh nada komunikasi The Fed ketimbang keputusan kebijakan itu sendiri. "Untuk kripto, saya tetap memandang pesan The Fed soal kondisi finansial dan inflasi lebih penting dibanding keputusan kebijakan itu sendiri," ujarnya.
Farrell memperkirakan The Fed kemungkinan besar akan mengambil sikap "hawkish hold", yakni menahan suku bunga namun tetap mempertahankan nada waspada terhadap inflasi. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga tetap tidak bisa diabaikan sepenuhnya, mengingat situasi ekonomi dan geopolitik yang masih dinamis.
Performa Historis Kedua Aset
Melihat tren jangka menengah, harga Bitcoin tercatat turun 4 persen dibanding sepekan lalu, namun naik 7,3 persen dibanding sebulan lalu. Dalam perspektif setahun terakhir, harga Bitcoin masih tercatat turun cukup dalam, yakni 45,9 persen. Harga tertinggi sepanjang masa Bitcoin tercatat di level 126.198,07 dolar AS pada 6 Oktober 2025, sementara harga terendah sepanjang masa tercatat hanya 0,04865 dolar AS pada 14 Juli 2010.
Ethereum menunjukkan pola pergerakan yang sedikit berbeda. Harganya turun tipis 0,4 persen dibanding sepekan lalu, namun melonjak signifikan sebesar 22,3 persen dibanding sebulan lalu. Sama seperti Bitcoin, performa setahun terakhir Ethereum masih tercatat negatif, turun 49,3 persen. Harga tertinggi sepanjang masa Ethereum berada di level 4.953,73 dolar AS pada 24 Agustus 2025, sementara harga terendah sepanjang masa tercatat 0,4209 dolar AS pada 21 Oktober 2015.
Hal yang Perlu Diketahui Soal Pajak Kripto
Bagi investor kripto, penting untuk memahami bahwa kewajiban pajak umumnya berlaku ketika kripto dijual dengan harga lebih tinggi dari harga belinya. Aturan ini juga berlaku ketika seseorang menukar satu aset kripto dengan aset kripto lainnya, misalnya menukar Bitcoin menjadi Ethereum, karena otoritas pajak tetap menganggap ini sebagai peristiwa kena pajak jika terjadi perubahan nilai, bukan sekadar transaksi tukar-menukar biasa.
Besaran pajak yang dikenakan umumnya bergantung pada dua faktor utama, yaitu berapa lama aset tersebut dimiliki sebelum dijual, dan total penghasilan kena pajak seseorang berdasarkan status pengajuan pajaknya. Aset yang dimiliki kurang dari setahun umumnya dikenakan tarif pajak lebih tinggi, sementara aset yang dimiliki lebih lama biasanya mendapat tarif yang lebih rendah.
Dengan volatilitas yang masih tinggi dan berbagai faktor eksternal seperti kondisi geopolitik dan kebijakan moneter yang terus memengaruhi pergerakan harga, investor kripto disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar secara cermat sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat pergerakan harga aset digital ini masih sangat rentan terhadap sentimen global yang berubah dengan cepat.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.