6 Game Indonesia Rilis Agustus 2026, Bertepatan Diskon Khusus Steam untuk Developer Lokal
Selama satu dekade terakhir, developer game Indonesia sering kali harus berjuang sendirian mencari perhatian di tengah lautan rilisan Steam yang tak pernah berhenti. Bulan ini, mereka mendapat panggung khusus—dan enam judul baru siap membuktikan bahwa momentum itu layak didapat.
Sedikitnya enam game buatan developer Indonesia dijadwalkan rilis sepanjang Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Hari Game Indonesia yang dirayakan Asosiasi Game Indonesia (AGI) lewat event diskon khusus di Steam pada 1-10 Agustus. Event ini menghadirkan halaman khusus berisi puluhan game buatan studio Indonesia—mulai dari rilisan peraih penghargaan, judul indie terbaru, hingga proyek yang masih dalam tahap pengembangan—agar lebih mudah ditemukan pemain dari seluruh dunia.
Montabi Buka Jalan sebagai Game Indonesia Pertama Bulan Ini
Montabi, game bergenre card game dan strategy garapan developer Mankibo bersama penerbit Akupara Games, menjadi game Indonesia pertama yang rilis pada Agustus 2026, tepatnya 6 Agustus lalu. Game ini tersedia di Nintendo Switch, Xbox One, Xbox Series X/S, dan PC lewat Steam. Pemain berperan menjinakkan monster, mengumpulkan kartu, dan bertarung di arena grid 3x3 lewat sistem pertarungan berbasis giliran (turn-based), dengan cerita berpusat pada upaya menyelamatkan kota bersama monster peliharaan unik yang terinspirasi dari benda-benda sehari-hari.
Sehari berselang, giliran Super Shout Showdown besutan Rezerio Studio meluncur pada 7 Agustus, mengusung genre action role-playing game yang tersedia via Steam. Deretan rilisan berlanjut dengan Riftstorm dari Confiction Labs bersama Agate yang dijadwalkan hadir pada 11 Agustus, sementara penutup bulan ini akan diramaikan Funguys Swarm—survivor bullet hell bergaya kartun garapan Stairway Games, studio yang sebelumnya sukses lewat Coral Island (2023)—dijadwalkan rilis 25 Agustus. Funguys Swarm mengusung latar hutan yang tengah dilalap api, dengan pemain berperan sebagai Funguy bersenjatakan barang-barang hasil rakitan dari lingkungan sekitar untuk menghadapi gelombang pasukan Fireking.
Demo Gratis dan Diskon Jadi Daya Tarik Utama Event
Selain rilisan baru, momentum Hari Game Indonesia turut menghadirkan kesempatan mencoba demo gratis dari sejumlah judul yang sudah lebih dulu dikenal, termasuk DreadOut, When The Past Was Around, A Space for the Unbound, KuloNiku: Bowl Up!, The Sun Shines Over Us, Rising Hell, Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly, Death & Faeology, Wash & Warm, dan Verde. Bagi pemain yang masih ragu, opsi mencoba demo ini memberi kesempatan merasakan langsung gameplay sebelum memutuskan membeli.
Sejumlah judul lain turut mendapat diskon khusus selama event berlangsung, di antaranya Comic Book Store Simulator garapan BraveJackals, Jurnal Risa: Dark Destiny dari Digital Happiness, serta When The Past Was Around besutan Mojiken Studio—salah satu nama paling dikenal dalam lanskap game indie Indonesia berkat rangkaian karya bergaya adventure dan puzzle mereka.
Salah Satu Judul Paling Ditunggu: Agni: Village of Calamity
Di antara deretan game yang tengah menyita perhatian penggemar, Agni: Village of Calamity garapan Separuh Interactive menjadi salah satu yang paling dinantikan kehadirannya. Co-Founder sekaligus Marketing Director Separuh Interactive, Bayu Arafat, sebelumnya mengungkap bahwa game ini terinspirasi dari sejumlah elemen budaya dan tradisi Nusantara—mengikuti jejak sejumlah judul lokal lain yang mengangkat kekayaan folklore Indonesia ke dalam medium game.
Momentum ini menjadi penanda penting bagi industri game Indonesia, yang selama beberapa tahun terakhir terus menunjukkan perkembangan signifikan lewat kemunculan generasi baru developer yang berani bersaing di panggung internasional—melengkapi nama-nama mapan seperti Toge Productions dan Mojiken Studio yang sudah lebih dulu dikenal luas berkat karya seperti A Space for the Unbound.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.