CompileDaily
AI

Moonshot AI Rilis Kimi K3, Model Open-Weight Terbesar di Dunia dengan 2,8 Triliun Parameter

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Persaingan model AI kelas berat kembali mendapat pemain baru, kali ini datang dari lab AI China yang sempat terpuruk namun berhasil bangkit lewat taruhan besar pada skala dan keterbukaan model.

Moonshot AI, lab kecerdasan buatan asal Beijing yang didukung Alibaba, resmi merilis model terbarunya bernama Kimi K3 pada 16 Juli 2026. Model ini membawa total 2,8 triliun parameter, menjadikannya model open-weight terbesar di dunia saat ini, sekitar 75 persen lebih besar dibanding DeepSeek V4 Pro yang sebelumnya memegang gelar model open-weight terbesar yang banyak digunakan. Moonshot menyebut K3 sebagai model open "kelas 3T" pertama di dunia, membulatkan angka 2,8 triliun ke atas menjadi tiga triliun.

Arsitektur Efisien di Balik Skala Raksasa

Meski membawa parameter dalam jumlah masif, K3 dirancang dengan arsitektur Mixture-of-Experts yang hanya mengaktifkan 16 dari 896 expert pada setiap token yang diproses. Pendekatan ini menjaga biaya komputasi jauh di bawah yang dibutuhkan model dense berukuran sama. Model ini mendukung jendela konteks hingga satu juta token, mampu menerima input berupa teks, gambar, dan video, serta mengaktifkan mode reasoning secara default.

Salah satu inovasi teknis yang menonjol dari K3 adalah mekanisme atensi baru bernama Kimi Delta Attention atau KDA, sebuah pendekatan atensi linear hybrid yang menurut perusahaan mampu mempercepat proses decoding hingga 6,3 kali lipat pada konteks berskala jutaan token. Teknik ini dipadukan dengan sejumlah pendekatan tambahan yang disebut Attention Residuals, Gated MLA, dan Stable LatentMoE.

Dari sisi harga, akses API Kimi K3 dibanderol antara 0,30 hingga 3,00 dolar AS per juta token, tergantung jenis penggunaan.

Bobot Model Baru Dirilis Akhir Juli

Meski disebut sebagai model open-weight, bobot model K3 sebenarnya belum sepenuhnya tersedia untuk diunduh pada saat peluncuran. Moonshot menjanjikan rilis penuh bobot model tersebut pada 27 Juli 2026, di bawah lisensi Modified MIT, yang memungkinkan siapa saja mengunduh dan memodifikasi model ini untuk kebutuhan masing-masing.

Unggul di Benchmark Coding Front-End, tapi Belum Juara Keseluruhan

Sorotan utama dari peluncuran K3 datang dari hasil benchmark Frontend Code Arena di platform LMArena, tempat model ini berhasil menduduki peringkat pertama dengan skor sekitar 1.679 hingga 1.687 poin. Pencapaian ini merupakan lompatan 17 peringkat dari posisi Kimi K2.6 sebelumnya, yang berada di peringkat ke-18. Di benchmark khusus front-end ini, K3 bahkan mengungguli Claude Fable 5 dan GPT-5.6 Sol, dan tercatat unggul di enam dari tujuh domain penilaian, termasuk kategori Brand and Marketing, Reference-Based Design, dan Data and Analytics. Model ini juga memimpin di benchmark SWE Marathon dan Program Bench.

Lihat Layanan Kami

Namun, gambaran berbeda muncul ketika melihat kemampuan model secara lebih menyeluruh. Menurut evaluasi independen dari firma analitik Artificial Analysis, K3 masih tertinggal dari Claude Fable 5 dan GPT-5.6 Sol dalam hal kapabilitas keseluruhan, meski tetap unggul dibanding Claude Opus 4.8 dan GPT-5.5 pada berbagai tugas coding dan agentic. Pada evaluasi pekerjaan pengetahuan jangka panjang milik Artificial Analysis, K3 mencatatkan skor Elo 1.547, melonjak 732 poin dari Kimi K2.6, dan hanya kalah dari Claude Fable 5.

Dari sisi efisiensi biaya, K3 tercatat menghabiskan biaya sekitar 0,94 dolar AS per tugas, mirip dengan GPT-5.6 Sol yang berada di angka 1,04 dolar AS, dan sekitar separuh dari biaya Claude Opus 4.8 yang mencapai 1,80 dolar AS per tugas, meski masih lebih mahal dibanding sesama model open-weight lain.

Pada benchmark GDPval-AA v2 yang mengukur kemampuan menangani tugas dunia nyata di 44 jenis pekerjaan dan sembilan industri utama, K3 mencatatkan skor 1.687 dan menempati peringkat ketiga secara keseluruhan. Sementara pada Artificial Analysis Intelligence Index yang mengukur kapabilitas secara lebih luas, K3 berada di peringkat keempat dari 189 model yang dievaluasi.

Kebangkitan Setelah Terpuruk Pasca-DeepSeek

Peluncuran K3 sebenarnya menjadi puncak dari perjalanan panjang Moonshot AI membangun kembali relevansinya di pasar AI China. Perusahaan sempat mengalami masa sulit setelah peluncuran DeepSeek R1 yang mengejutkan pasar pada Januari 2025, ketika Kimi yang sebelumnya berada di peringkat ketiga pengguna aktif bulanan AI di China, anjlok ke peringkat ketujuh.

Merespons tekanan tersebut, Moonshot mengambil langkah strategis dengan beralih ke model open-source, dimulai dari Kimi K2 pada Juli 2025, dipercepat lewat Kimi K2.5 pada Januari 2026, hingga akhirnya memuncak pada peluncuran K3 kali ini. Skala model yang begitu besar mengindikasikan bahwa keputusan arsitektur dan infrastruktur di balik K3 sebenarnya sudah direncanakan matang jauh sebelum model ini benar-benar diluncurkan ke publik, mengingat melatih model berparameter 2,8 triliun membutuhkan sumber daya komputasi yang sangat besar dan persiapan berbulan-bulan.

Bagian dari Dinamika Persaingan AI Global

Peluncuran K3 juga tidak lepas dari konteks pembatasan ekspor semikonduktor canggih yang diterapkan Amerika Serikat terhadap China. Moonshot dilaporkan merancang K3 dengan mempertimbangkan batasan tersebut, memanfaatkan arsitektur Mixture-of-Experts yang lebih efisien secara komputasi untuk bekerja dalam keterbatasan akses chip. Dengan meng-open-source bobot modelnya, Moonshot secara efektif memungkinkan siapa saja di seluruh dunia mengunduh dan menyesuaikan model ini untuk kebutuhan mereka sendiri, sebuah langkah yang oleh sejumlah pengamat industri dipandang sebagai cara untuk memperluas dampak dan jangkauan teknologi ini meski dalam keterbatasan infrastruktur komputasi.

Bagi banyak perusahaan yang berfokus pada pengembangan software, terutama kebutuhan coding front-end, kehadiran K3 sebagai model open-weight dengan performa kompetitif menjadi alternatif menarik dibanding model-model proprietary dari lab AI Amerika Serikat, meski untuk kebutuhan umum yang lebih luas, model-model seperti Claude Fable 5 dan GPT-5.6 Sol masih mempertahankan keunggulan mereka berdasarkan berbagai hasil evaluasi independen yang ada saat ini.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.