Insidious: Out of the Further Tayang Serentak, Kritikus Terbelah soal Kesegaran Cerita Instalasi Keenam Ini
Film horor Blumhouse yang meninggalkan keluarga Lambert demi keluarga baru ini meraih pembukaan lebih dari $23 juta di Amerika Utara, meski para kritikus film terpecah menilai apakah franchise berusia 16 tahun ini masih punya cukup ide segar.
"Insidious: Out of the Further" resmi tayang serentak di bioskop pada 21 Agustus 2026, menjadi instalasi keenam dalam waralaba horor supernatural yang telah berjalan sejak 2010. Film garapan sutradara sekaligus penulis skenario Jacob Chase ini merupakan sekuel dari "Insidious: The Red Door" (2023), diproduksi oleh Blumhouse Productions dan Atomic Monster bersama produser waralaba asli James Wan dan Leigh Whannell, serta didistribusikan oleh Sony Pictures Releasing.
Keluarga Baru, Bukan Lagi Kisah Keluarga Lambert
Berbeda dari lima film sebelumnya yang berpusat pada keluarga Lambert, film ini mengangkat kisah keluarga baru. Amelia Eve berperan sebagai Gemma, seorang ibu muda yang membesarkan putrinya di rumah tempat ia sendiri dibesarkan, sebelum menemukan kemampuannya untuk memasuki dimensi The Further — alam purgatori tempat arwah-arwah tersesat yang menjadi inti dari seluruh mitologi waralaba Insidious. Sinopsis resmi menyebutkan tiga sosok penguntit menyusup ke pinggiran kota yang tenang dan memaksa keluarga baru tersebut masuk ke bidang astral, di mana mereka menemukan kebenaran mengerikan bahwa The Further mulai merembes ke dunia nyata.
Elise Rainier, karakter ikonik yang diperankan Lin Shaye sejak film pertama pada 2011, kembali hadir meski karakternya telah tewas sejak awal waralaba — kali ini membantu Gemma dari sisi lain sebagai arwah pemandu, konsisten dengan perannya di seluruh sekuel sebelumnya.
Respons Kritikus: Ada yang Memuji Atmosfer, Ada yang Menilai Formula Mulai Usang
Reaksi para kritikus terhadap film ini cukup terbelah. Sejumlah ulasan memuji keberhasilan film dalam menghadirkan kembali nuansa mencekam khas waralaba ini, dengan pujian khusus pada kerja kamera dan desain suara yang berhasil membangun ketegangan berkelanjutan, meski beberapa mengakui resolusi ceritanya terasa terlalu rapi dan bergantung pada trope horor yang sudah familiar menjelang akhir. Ulasan lain menilai film ini berhasil menawarkan set piece yang lebih unik dibanding entri-entri sebelumnya dalam seri yang selama ini cenderung konsisten tanpa banyak inovasi.
Di sisi lain, sejumlah kritikus menilai film ini rutin dan kurang menawarkan sesuatu yang benar-benar baru, dengan beberapa menyebut pengembangan karakter utamanya terasa minim kedalaman. Ada pula yang menyoroti bahwa meski upaya menyegarkan formula franchise ini terlihat lewat pergantian keluarga utama, elemen inti ceritanya tetap terasa sebagai pengulangan dari pola-pola yang sudah pernah dieksplorasi di lima film sebelumnya.
Pembukaan Box Office di Atas $23 Juta
Dari sisi komersial, film ini membuka penayangannya dengan raihan lebih dari $23 juta di Amerika Utara pada akhir pekan perdana — hasil yang tergolong solid untuk sebuah franchise horor berusia 16 tahun, meski masih di bawah performa beberapa entri sebelumnya dalam seri yang sama. Sepanjang perjalanannya sejak 2010, waralaba Insidious secara keseluruhan telah meraup sekitar tiga perempat miliar dolar AS di box office global — angka yang menegaskan mengapa Sony dan Blumhouse terus memperpanjang usia franchise ini meski responsnya dari kritikus tidak selalu seragam positif.
Bagian dari Akhir Pekan Ramai bagi Sony Pictures
Penayangan "Insidious: Out of the Further" turut bertepatan dengan performa kuat film Sony lainnya yang masih tayang di bioskop pada periode yang sama, yakni "Spider-Man: Brand New Day", yang tercatat masih meraih tambahan lebih dari $36 juta pada akhir pekan yang sama — menjadikan periode ini sebagai salah satu akhir pekan terkuat bagi studio tersebut sepanjang Agustus 2026, dengan dua film dari genre yang sangat berbeda sama-sama tampil solid di box office secara bersamaan.
Melanjutkan Warisan James Wan dan Leigh Whannell di Genre Horor
Waralaba Insidious merupakan salah satu dari beberapa proyek horor sukses yang lahir dari kolaborasi James Wan dan Leigh Whannell, di samping waralaba Saw dan semesta The Conjuring yang juga masih terus berkembang hingga kini. Dengan usia waralaba yang telah mencapai 16 tahun, "Out of the Further" menjadi ujian terbaru apakah formula horor rumah berhantu ala Insidious masih memiliki cukup ruang untuk berkembang, atau justru mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan kreatif setelah enam instalasi.
Bagi penonton yang penasaran, film berdurasi 106 menit dengan rating PG-13 ini kini telah tayang di bioskop-bioskop di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang turut mendapatkan jadwal penayangan serentak pada periode yang sama.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.