CompileDaily
Sport

Indonesia Tampil Dominan di Babak 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Di tengah sorotan tajam soal dugaan pelanggaran integritas yang sempat membayangi persiapan mereka, kontingen bulu tangkis Indonesia justru menjawabnya dengan cara paling meyakinkan: performa dominan di lapangan sejak hari pertama.

Belasan wakil Indonesia tampil kompak melaju ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (BWF World Championships) 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, sepanjang 17-23 Agustus. Hingga Rabu (19/8/2026), seluruh 14 wakil yang diberangkatkan PBSI ke turnamen ini masih bertahan di kompetisi, dengan satu pasangan bahkan sudah lebih dulu mengunci tiket ke babak 16 besar.

Jonatan Christie Tampil Meyakinkan di Laga Pembuka

Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, membuka perjuangannya dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Jerman, Matthias Kicklitz, lewat skor dua gim langsung 21-15 dan 21-14 pada Selasa (18/8). Pemain yang akrab disapa Jojo tersebut, yang berstatus unggulan ketiga turnamen, mengaku pertandingan pembuka ini menjadi ajang mencari ritme sekaligus beradaptasi dengan kondisi stadion. Kemenangan ini membawanya melaju ke babak 32 besar, di mana ia akan menghadapi wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh.

Di sektor ganda campuran, duet Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja tampil dominan menundukkan pasangan Malaysia, Wong Tien Ci/Chiew Sien Lim, dengan skor 21-16 dan 21-3—kemenangan telak di gim kedua yang menegaskan superioritas mereka. Performa serupa juga ditunjukkan pasangan ganda campuran lain, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, yang turut melaju mulus ke babak selanjutnya.

Isyana/Rinjani Sudah Lebih Dulu Amankan Tiket 16 Besar

Salah satu kabar paling menggembirakan datang dari sektor ganda putri. Pasangan debutan Isyana Syahria/Rinjani Nastine sudah dipastikan melaju ke babak 16 besar, menyusul duel head-to-head yang mempertemukan mereka dengan pasangan Indonesia lain, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, di babak 32 besar. Karena kedua pasangan tersebut sama-sama berasal dari Indonesia, salah satu dari mereka otomatis dipastikan melangkah ke babak berikutnya—menjadikan Isyana/Rinjani sebagai wakil Indonesia pertama yang sudah memastikan tempat di 16 besar turnamen ini.

Lihat Layanan Kami

Sejumlah Ujian Berat Menanti di Babak 32 Besar

Meski tampil impresif di babak pembuka, para wakil Indonesia masih harus melewati sejumlah ujian berat pada babak 32 besar hari ini. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang berstatus unggulan kedua sekaligus datang dengan modal juara Japan Open dan China Open 2026, akan menghadapi pasangan Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi. Di sektor tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan mendapat ujian sangat berat menghadapi unggulan pertama sekaligus juara bertahan asal Korea Selatan, An Se Young.

Pada sektor ganda campuran lain, pasangan Marqan Faza/Aisyah Pranata akan menjajal kekuatan unggulan asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje. Sementara itu, duet independen Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani akan menghadapi wakil Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, dan pasangan muda potensial Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan bersua ganda putra Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap.

Performa Solid Ini Datang di Tengah Bayang-bayang Isu Integritas

Awal mula turnamen ini sempat diwarnai kekhawatiran, menyusul dugaan kasus pengaturan skor (match-fixing) yang sebelumnya sempat mencuat dan menyeret sejumlah nama pebulu tangkis Indonesia di sektor ganda campuran. PBSI bahkan terpaksa menarik pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dari daftar peserta, menyisakan hanya dua pasangan ganda campuran Indonesia yang berlaga di New Delhi kali ini.

Meski demikian, performa solid yang ditunjukkan seluruh kontingen sejauh ini—dengan seluruh 14 wakil masih bertahan hingga babak 32 besar—menjadi jawaban konkret di lapangan atas keraguan yang sempat menyelimuti persiapan mereka. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) hingga saat ini belum mengumumkan hasil resmi investigasi terkait dugaan pelanggaran tersebut, sementara para atlet dan ofisial tim tetap fokus penuh mengejar target medali di ajang bergengsi ini hingga partai puncak pada 23 Agustus mendatang.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.