CompileDaily
Layanan Kesehatan

Dinkes DKI Catat 44.636 Kasus TBC, Baru 65% dari Target, Pramono Minta 197 Rumah Sakit Bergerak

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Gubernur Jakarta mengaku gembira sekaligus sedih dalam satu kalimat, dan angka 44.636 menjelaskan kenapa.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta seluruh rumah sakit di ibu kota memperkuat penemuan kasus, penanganan, dan kelanjutan pengobatan tuberkulosis (TBC). Permintaan itu disampaikan dalam acara Hospital Leadership for TB Elimination di Ruang Pola, Balai Kota, Rabu (28/10/2026), menurut laporan ANTARA. Target yang dikejar adalah eliminasi TBC di Jakarta pada 2030.

Baru 65 Persen dari Target Penemuan Kasus

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan bahwa Jakarta telah menemukan 44.636 kasus TBC. Angka itu baru sekitar 65 persen dari target penemuan kasus yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), seperti ditulis Kompas.com. Laporan ANTARA tidak memuat angka kasus tersebut, dan Kompas.com tidak menyebut besaran target penemuan, sehingga persentase itu belum bisa dihitung ulang dari data yang tersedia.

Pramono mengaku senang atas perbaikan penanganan, tetapi kecewa karena kasus di Jakarta masih tinggi. "Gembiranya ada perbaikan, peningkatan yang ada, tetapi sedihnya bahwa kok di Jakarta masih begitu-begitu," ujarnya.

Kebijakan yang Berganti Mengikuti Pemimpin

Gubernur juga menyentuh persoalan yang tidak murni medis. "Salah satu kelemahan kita yang harus kita akui, begitu ganti pemimpin, kebijakannya berubah," katanya. Menurut ANTARA, ia berharap kebijakan eliminasi TBC tetap berlanjut walau kepemimpinan berganti.

Dukungan serupa ia tegaskan di forum yang sama. Warta Ekonomi mengutip Pramono: "Saya memberikan dukungan sepenuhnya agar pada 2030 eliminasi TBC di Jakarta benar-benar bisa terwujud."

197 Rumah Sakit dan 336 Puskesmas Jadi Jaringan Skrining

Pramono memaparkan kekuatan jaringan layanan Jakarta. Ada 197 rumah sakit, termasuk 31 rumah sakit umum daerah (RSUD), serta 44 puskesmas kecamatan dan 292 puskesmas pembantu, sehingga totalnya 336 puskesmas, menurut Warta Ekonomi. Jaringan itu diminta dipakai optimal untuk memperluas skrining.

Lihat Layanan Kami

Layanan, kata Pramono, harus terbuka bagi siapa pun tanpa melihat apakah seseorang memegang KTP Jakarta. Alasannya, mobilitas penduduk tinggi: Kompas.com mencatat Jakarta berpenduduk sekitar 11 juta jiwa, sementara kawasan megapolitannya sekitar 42 juta jiwa.

Ia juga meminta kader PKK dan Dasawisma ikut menjangkau warga yang perlu diskrining. Pasukan Putih yang beranggotakan 584 personel disebut dapat mendukung upaya kesehatan berbasis masyarakat sesuai tugasnya.

Kemenkes Kumpulkan Direktur Rumah Sakit

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyebut percepatan eliminasi TBC sebagai program prioritas pemerintah pusat. "Perkembangan dari angka-angka yang dilaporkan Dinas Kesehatan DKI menunjukkan peningkatan," ujarnya, seperti dikutip ANTARA. Ia menambahkan bahwa kenaikan penemuan kasus harus diiringi pengobatan yang benar dan evaluasi berkala.

Kemenkes mengumpulkan para direktur rumah sakit untuk memetakan kendala yang tersisa. Tujuannya, program terlihat lebih baik pada 2027.

Gambaran Nasional dan Pertanyaan yang Tersisa

Di tingkat nasional, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menyebut 666 ribu kasus TBC telah ditemukan dari estimasi 1,08 juta pada 2026. CompileDaily mengulasnya di artikel Menkes: Estimasi Kasus TBC Turun ke 1,08 Juta.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah angka 44.636 terus naik mendekati target Kemenkes, dan apakah koordinasi rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, TNI-Polri, dan puskesmas yang ia minta benar-benar berjalan. Hasil pertemuan Kemenkes dengan para direktur rumah sakit akan menunjukkan celah mana yang lebih dulu ditutup menuju 2027.

Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti diagnosis atau saran medis. Jika Anda batuk lebih dari dua minggu atau mengalami gejala yang mengkhawatirkan, konsultasikan dengan tenaga medis atau periksa ke puskesmas terdekat.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.