CompileDaily
Sport

Bezzecchi Juara MotoGP Qatar, Marquez Finis Kedua dan Tunda Gelar dengan Unggul 60 Poin

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Marc Marquez datang ke Lusail dengan peluang mengunci gelar juara dunia, tapi pulang dengan kenyataan lain: pebalap yang sehari sebelumnya terjatuh di sprint justru berdiri di podium tertinggi.

Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing memenangi balapan utama MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11/2026), dengan catatan waktu 41 menit 29,173 detik. Marquez dari Ducati finis kedua, 3,083 detik di belakangnya, sehingga pesta gelar juara dunia yang sempat terbuka harus ditunda ke seri berikutnya.

Start dari pole, memimpin sampai bendera finis

Bezzecchi memulai balapan dari posisi pertama dan langsung memimpin di tikungan pertama. Menurut laporan Medcom, ia tidak pernah melepas posisi terdepan sampai garis finis.

Raul Fernandez dari Trackhouse menjadi penantang terdekat. Di pertengahan lomba jarak Bezzecchi dari Fernandez baru lebih dari satu detik, tetapi dalam lima lap terakhir selisihnya melebar menjadi lebih dari tiga detik. Fernandez akhirnya finis ketiga, 3,614 detik dari pemenang.

Kemenangan ini terasa seperti penebusan. Sehari sebelumnya, Bezzecchi terjatuh dan gagal menyelesaikan sprint race, yang dimenangi Marquez seperti yang kami tulis dalam laporan sprint MotoGP Qatar.

Marquez tertahan duel dengan Acosta dan Fernandez

Marquez tidak punya awal yang mulus. Laporan media berbeda soal posisinya di lap-lap awal: ANTARA menyebut ia sempat turun ke posisi ketiga setelah disalip Fernandez, sedangkan CNN Indonesia mencatat ia turun ke posisi keempat karena disalip Pedro Acosta di Tikungan 15 pada lap ketiga.

Pada lap keenam, menurut CNN Indonesia, Marquez membiarkan Acosta melaju. Media itu menduga alasannya adalah tekanan ban, tetapi dugaan tersebut belum dikonfirmasi pihak tim maupun pebalapnya.

Lihat Layanan Kami

Posisi Acosta kemudian merosot. Ai Ogura menyalipnya pada lap ke-17, disusul Enea Bastianini sekitar lima lap sebelum finis. Marquez sendiri melewati Fernandez di lap ke-19 untuk merebut posisi kedua, tetapi selisih dengan Bezzecchi, yang saat itu unggul 3,3 detik atas Fernandez, tidak sempat ia pangkas.

Hasil lengkap sepuluh besar: Bezzecchi, Marquez, Fernandez, Ogura (+4,885 detik), Bastianini (+6,948), Acosta (+7,413), Jorge Martin (+14,023), Fabio Di Giannantonio, Johann Zarco, dan Iker Lecuona. Brad Binder dan Diogo Moreira tidak menyelesaikan balapan.

Dari sisi tim, akhir pekan ini menguntungkan dua kubu. Aprilia memiliki dua pebalap di tiga besar klasemen, yakni Martin dan Bezzecchi, sedangkan Trackhouse menempatkan Fernandez dan Ogura di posisi ketiga dan keempat balapan. Ducati, lewat Marquez, harus puas dengan 20 poin dan satu podium tanpa gelar.

Klasemen: Marquez unggul 60 poin atas Martin

Dua puluh lima poin untuk Bezzecchi dan dua puluh untuk Marquez menggeser klasemen sedikit. Menurut tabel Bola.net, Marquez memimpin dengan 431 poin, disusul Jorge Martin (Aprilia Racing) 371 poin dan Bezzecchi 357 poin. Di bawah mereka ada Acosta dengan 309 poin dan Ogura 294 poin.

Martin, yang finis ketujuh dan hanya membawa pulang 9 poin, kini tertinggal 60 poin dari Marquez. Bezzecchi tertinggal 74 poin. Medcom mencatat tinggal dua seri yang tersisa musim ini.

Portugal jadi kesempatan berikutnya

Peluang Marquez mengunci gelar kini pindah ke MotoGP Portugal, yang menurut Bola.net dijadwalkan pada 20-22 November 2026. Medcom menulis skenario yang paling dekat: Marquez menjadi juara dunia bila memenangi sesi sprint di Portimao, yang memberi 12 poin. Skenario lain tidak kami hitung ulang di sini.

Bezzecchi dan Martin, sesama pebalap Aprilia, harus mempersempit selisih 74 dan 60 poin itu dalam dua seri yang tersisa. Pertanyaannya sekarang apakah Marquez bisa menuntaskan musim di Portimao, atau gelar justru baru ditentukan di seri pamungkas.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.