CompileDaily
Hardware

Pasokan RTX 50 Seret di China, Distributor Dikabarkan Dorong RTX 3060 dan RTX 3050

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Kartu grafis yang diluncurkan Februari 2021 kembali jadi barang andalan toko komputer. Bukan karena pembeli rindu, melainkan karena penerusnya sulit didapat.

Pabrikan kartu grafis dikabarkan mulai mengarahkan distributor untuk memprioritaskan GeForce RTX 3060, RTX 3050, dan sejumlah kartu AMD Radeon, saat pasokan seri RTX 50 mengetat. Kabar itu, yang diulas Tech2Geek pada Jumat (6/11/2026), bersumber dari ChannelGate, media rantai pasok asal China, dan belum dikonfirmasi pabrikan mana pun.

Siapa yang menyampaikan, dan apa yang belum jelas

Menurut Tech2Geek, laporan ChannelGate kemudian dikutip Wccftech dan beberapa media perangkat keras lain. Hasil pencarian menunjukkan topiknya juga diulas TechSpot dengan judul yang menyebut produsen papan kartu kehabisan RTX 50 sehingga distributor mendorong RTX 3060 lawas.

Tech2Geek mencatat sendiri keterbatasannya. Tidak ada produsen atau distributor yang disebut namanya, tidak ada angka stok, dan belum ada konfirmasi di luar China. Pembaca sebaiknya memperlakukan ini sebagai laporan rantai pasok, bukan pengumuman resmi Nvidia atau AMD.

Kartu mana yang disorot

Daftar yang disebut meliputi RTX 3060 versi 12GB dan 8GB, RTX 3050, serta Radeon pilihan yang tidak dirinci. RTX 3060 12GB memakai memori GDDR6, 3.584 inti CUDA, dan bus 192-bit. Varian 8GB berbus 128-bit dengan inti CUDA lebih sedikit, jadi dua kartu berpenamaan sama ini tidak setara.

Laporan itu menyebut mitra papan seperti Colorful dan Palit dikabarkan kembali merilis model baru RTX 3060 12GB. Jika benar, ini jarang terjadi: lini produksi kartu berusia lima tahun dihidupkan lagi untuk mengisi rak.

Penyebab yang disebut, semuanya belum terbukti

Lihat Layanan Kami

Tech2Geek merangkum beberapa dugaan penyebab: pasokan RTX 50 terbatas, harga GPU yang naik, permintaan penambangan kripto yang disebut menghangat lagi, dan promosi besar di toko daring China. Biaya memori juga disinggung sebagai faktor. Tidak satu pun dari dugaan itu diberi angka dalam laporannya.

ChannelGate menurut Tech2Geek memperkirakan harga kartu lawas akan stabil atau naik tipis dalam beberapa bulan, dan menyebut paket GPU plus memori untuk mitra AMD bakal lebih mahal pada November. Itu bisa menekan Radeon RX 9000. Seluruhnya masih prediksi. Karena tidak ada angka stok yang dibuka, sulit menilai apakah kelangkaan ini bersifat sementara atau berlangsung beberapa kuartal.

Pasar gim: RTX 3060 masih di puncak Steam

Satu data yang bisa dicek adalah survei perangkat keras Steam. Tech2Geek menulis bahwa pada Oktober 2026 RTX 3060 dan RTX 5070 sama-sama berada di puncak daftar GPU diskrit dengan porsi 3,78 persen. Artinya kartu 2021 itu masih sama populernya dengan salah satu kartu seri terbaru.

Konteks kelangkaan kartu Nvidia sudah terlihat sebulan sebelumnya. CompileDaily menulis tentang harga RTX 5090 yang menembus $8.500 di pasar pihak ketiga, saat Micro Center berhenti menjual kartu Nvidia. Kasus itu berbeda wilayah dan skala dengan kabar China ini, tetapi sama-sama menunjukkan pasokan seri terbaru yang tidak stabil.

Apa artinya bagi pembeli

Pembeli di Indonesia belum tentu terdampak langsung, sebab laporan ini membahas pasar China. Namun rantai pasok kartu grafis bersifat global, sehingga perkembangannya layak dipantau. Siapa pun yang berencana merakit PC gim sebaiknya membandingkan harga lintas toko dan tidak membeli RTX 3060 dengan harga mendekati kartu seri baru hanya karena kabar kelangkaan.

Hal yang perlu dipantau adalah apakah Nvidia atau mitra papannya angkat bicara, dan apakah harga RTX 3060 di toko resmi benar-benar bergerak pada November. Jika tidak ada konfirmasi, laporan ChannelGate akan tetap berstatus kabar rantai pasok.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.