Siltronic Naikkan Panduan Penjualan 2026 saat Penjualan Kuartal III Naik 10,5% ke €355,4 Juta
Pabrikan wafer silikon asal Jerman ini masih merugi di tingkat laba bersih, tetapi permintaan wafer untuk chip AI membuat manajemen menaikkan proyeksi penjualan tahun penuh dari "turun" menjadi "setara tahun lalu".
Siltronic AG, produsen wafer silikon berbasis di Munich, Jerman, melaporkan penjualan kuartal III 2026 sebesar €355,4 juta, naik 10,5 persen dari €321,6 juta pada kuartal II. Dalam siaran pers perusahaan yang terbit Rabu (4/11/2026) pukul 07.00 CET, Siltronic menaikkan sedikit panduan penjualan 2026.
Volume Wafer Jadi Penggerak Utama
Menurut Siltronic, kenaikan penjualan terutama datang dari bertambahnya luas wafer yang terjual, baik ukuran 300 mm maupun 200 mm. Harga dan bauran produk hanya berpengaruh kecil pada kuartal ini. Wafer 300 mm dipakai untuk chip logika dan memori mutakhir, sedangkan 200 mm lazim untuk chip analog dan daya.
CEO Siltronic, Dr. Michael Heckmeier, menyebut perluasan kapasitas 300 mm di Singapura mendukung pertumbuhan pasar yang digerakkan terutama oleh kecerdasan buatan. "Strong demand for 300 mm wafers and, increasingly, for 200 mm wafers led to a noticeable quarter-over-quarter growth in wafer area sold," ujarnya dalam rilis tersebut.
EBITDA Naik, Laba Bersih Masih Negatif
Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) kuartal III mencapai €81,3 juta, dibanding €69,4 juta pada kuartal II. Margin EBITDA naik dari 21,6 persen menjadi 22,9 persen. Arus kas bebas positif €57,0 juta.
Di bawah garis itu, gambarnya berbeda. Laba kotor kuartal III masih minus €7,5 juta, walau membaik €6,9 juta dari kuartal sebelumnya. Rugi usaha (EBIT) tercatat €42,4 juta dan rugi bersih €55,0 juta, atau €1,46 per saham. Pada kuartal II, rugi bersih €63,2 juta.
Sembilan Bulan: Penjualan Tipis, Beban Depresiasi Melonjak
Untuk Januari-September 2026, penjualan mencapai €983,5 juta, sedikit di atas €975,1 juta pada periode sama 2025. EBITDA justru turun dari €230,5 juta menjadi €215,7 juta, dengan margin 21,9 persen dibanding 23,6 persen.
Penyebab utama jurang di bawah EBITDA adalah depresiasi yang naik dari €223,3 juta menjadi €362,4 juta. EBIT sembilan bulan berbalik dari laba €7,2 juta menjadi rugi €146,7 juta, dan rugi bersih melebar dari €25,1 juta menjadi €184,9 juta. Utang finansial bersih turun dari €836,5 juta pada akhir 2025 menjadi €619,9 juta, dengan rasio ekuitas 44,7 persen per 30 September.
Panduan 2026: Penjualan Setara Tahun Lalu
Siltronic kini memperkirakan penjualan 2026 berada "di kisaran tahun sebelumnya". Proyeksi sebelumnya adalah penurunan satu digit rendah hingga menengah. Asumsi kurs untuk kuartal IV juga diubah menjadi 1,14 dolar AS per euro, dari 1,18 untuk semester II.
Kisaran margin EBITDA dipersempit menjadi 22-24 persen dari sebelumnya 20-24 persen. Belanja modal ditargetkan €180-200 juta, dengan depresiasi dan amortisasi €480-500 juta. Panduan EBIT dan arus kas bersih tidak berubah.
Siltronic juga mencatat arus kas bersih €57,9 juta pada kuartal III. Kurs rata-rata kuartal ini 1,15 dolar AS per euro, dibanding 1,16 pada kuartal II. Heckmeier menyebut perkembangan kurs yang menguntungkan, bersama permintaan yang kuat, sebagai alasan manajemen memperbaiki panduan penjualan. Perusahaan menggelar panggilan analis berbahasa Inggris pada hari yang sama pukul 10.00 CET.
Dari sisi pelanggan, permintaan chip AI sudah lebih dulu terlihat di produsen prosesor. Kami membahas lonjakan pendapatan pusat data AMD pada kuartal yang sama.
Pertanyaan berikutnya ada pada kuartal IV: apakah volume wafer 300 mm dan 200 mm bertahan setinggi kuartal III, sementara beban depresiasi dari kapasitas baru terus menekan laba bersih.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.