CompileDaily
Sport

Acosta Menangi Sprint MotoGP Malaysia, Marc Marquez Unggul 19 Poin usai Alex Marquez Jatuh

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Pole sitter terjatuh di lap ketiga, hujan tipis datang di tengah balapan, dan pemimpin klasemen tetap pulang dengan sembilan poin. Sprint di Sepang memberi Pedro Acosta kemenangan yang ia rebut hanya tiga lap sebelum bendera finis.

Pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, memenangi Sprint Race MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (31/10/2026). Ia finis 0,578 detik di depan Marc Marquez (Ducati Lenovo), sementara Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) menyusul di posisi ketiga, menurut hasil yang dirangkum Crash.net. Balapan sprint itu hanya menempuh 10 lap, dan seri Sepang merupakan putaran ke-19 dari 22 seri musim ini.

Alex Marquez Jatuh Saat Memimpin

Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati) merebut pole position dan memimpin awal balapan. Di lap ketiga ia terjatuh. Detik Sport melaporkan ban depannya kehilangan cengkeraman, sedangkan Crash.net menyebut belum jelas apakah bendera putih peringatan hujan ikut berperan. Tidak ada keterangan resmi soal penyebab pastinya di sumber yang dirujuk.

Kejatuhan itu membuka jalan bagi Ai Ogura (Trackhouse Aprilia). Ia memimpin sampai Acosta menyalipnya pada tiga lap terakhir. Marc Marquez yang sebelumnya sempat bersenggolan dengan Acosta di awal balapan lalu ikut melewati Ogura, disusul Bezzecchi.

Hujan Tipis, Beberapa Pembalap Masuk Pit

Gerimis dan angin kencang menyertai balapan. Para pemimpin bertahan dengan motor masing-masing, tetapi sebagian pembalap di belakang memilih masuk pit. Joan Mir (Honda HRC Castrol), Iker Lecuona (BK8 Gresini Ducati), Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati), dan Maverick Viñales (Red Bull KTM Tech3) berhenti untuk ban basah. Mereka finis di posisi 15 sampai 18 dengan selisih lebih dari 100 detik dari Acosta.

Jack Miller (Pramac Yamaha) masuk pit segera setelah bendera putih berkibar, tetapi motor cadangannya belum siap sehingga ia tidak mencatat waktu. Ada perbedaan keterangan soal waktu turunnya hujan: Crash.net menyebut hujan baru benar-benar tiba setelah bendera finis, sedangkan Detik Sport menulis hujan ringan datang selama balapan.

Sepuluh Besar dan Poin yang Dibagikan

Lihat Layanan Kami

Di belakang tiga besar, Ogura finis keempat (+1,793 detik), disusul Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) di posisi kelima dengan selisih 5,053 detik. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) keenam, Brad Binder (Red Bull KTM) ketujuh, rookie Diogo Moreira (Pro Honda LCR) kedelapan, Enea Bastianini kesembilan, dan Johann Zarco kesepuluh.

Sebagai pemenang, Acosta mengantongi 12 poin, sedangkan Marc Marquez membawa pulang 9 poin sebagai runner-up. Klasemen sementara versi Detik Sport menempatkan Marquez di puncak dengan 374 poin. Jorge Martin (Aprilia Racing) menyusul dengan 355 poin, sehingga selisihnya menjadi 19 poin.

Martin Absen, Selisih Melebar dari 10 Menjadi 19

Martin tidak ikut turun di Sepang karena pergelangan tangannya belum pulih setelah jatuh di Australia. Cederanya sudah kami bahas sebelum seri ini dimulai, ketika Marquez unggul 10 poin. Dengan tambahan sembilan poin dari sprint dan tanpa tambahan apa pun bagi Martin, selisih itu naik menjadi 19 poin: 365 poin menjadi 374, sementara Martin tetap di 355.

Di bawah mereka, Bezzecchi menempati posisi ketiga dengan 322 poin (tertinggal 52 poin), disusul Acosta di posisi keempat dengan 275 poin. Ogura ada di peringkat kelima dengan 265 poin dan Di Giannantonio keenam dengan 257 poin. Persaingan Aprilia di klasemen sudah terlihat sejak Bezzecchi menang di Mandalika, dan di Sepang dua motor Aprilia, milik Bezzecchi dan Ogura, finis di empat besar sprint.

Balapan Utama Digelar Minggu

Poin yang sesungguhnya dipertaruhkan ada di balapan utama MotoGP Malaysia pada Minggu (1/11/2026). Sumber yang dirujuk tidak mencantumkan jam start, dan Martin dilaporkan mundur dari seri ini.

Setelah Sepang, tinggal tiga seri yang tersisa. Pertanyaannya bukan hanya apakah Marquez mampu memperlebar jarak dari Martin, tetapi juga apakah Acosta, yang tertinggal 99 poin dari puncak, bisa mengubah kemenangan sprint ini menjadi momentum di sisa musim.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.