CompileDaily
Virus

Kasus Campak AS Tembus 4.852, Naik 264 dalam Sepekan dan Lebih dari Dua Kali Total 2025

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Tahun 2026 belum selesai, tetapi campak di Amerika Serikat sudah melewati total setahun penuh 2025 dengan selisih lebih dari 2.500 kasus.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) melaporkan 4.852 kasus campak terkonfirmasi sepanjang 2026 per Kamis (29/10/2026), dalam pembaruan data yang terbit Jumat (30/10/2026). Angka itu 264 kasus lebih tinggi dari pembaruan pekan sebelumnya yang mencatat 4.588 kasus, atau naik 5,8 persen dalam sepekan.

Dua Kali Lipat Lebih dari Total Tahun Lalu

Sepanjang 2025, CDC mencatat 2.289 kasus campak terkonfirmasi di 45 yurisdiksi, dengan 48 wabah. Tahun ini, 4.834 kasus dilaporkan oleh 47 yurisdiksi, ditambah 18 kasus pada pengunjung internasional. Jumlah itu 2,1 kali lipat total tahun lalu.

CDC mencatat 43 wabah baru pada 2026. Sebanyak 96 persen kasus tahun ini, yakni 4.666 dari 4.852, terkait wabah. Pada 2025 porsinya 90 persen. Lembaga itu juga mengakui angka tersebut hanya mencakup kasus terkonfirmasi yang dilaporkan ke CDC, sehingga jumlah sebenarnya bisa lebih tinggi.

Hampir Semua Kasus Terjadi pada Orang Tanpa Vaksin

Menurut ringkasan data CDC yang dimuat Contagion Live, 96 persen kasus 2026 terjadi pada orang yang tidak divaksin atau status vaksinasinya tidak diketahui. Sisanya terbagi sama rata: 2 persen sudah menerima satu dosis vaksin MMR (campak, gondongan, rubela) dan 2 persen menerima dua dosis. Laporan yang dikutip WHTC menyebut porsi kelompok tanpa vaksin atau tak diketahui itu naik dari 93 persen pada 2025.

Latar belakangnya ada di ruang kelas. Cakupan vaksin MMR pada anak taman kanak-kanak AS turun dari 95,2 persen pada tahun ajaran 2019-2020 menjadi 92,4 persen pada 2025-2026, menurut CDC. Dengan penurunan itu, sekitar 280.000 anak taman kanak-kanak berisiko. Dua dosis MMR sekitar 97 persen efektif mencegah campak, satu dosis sekitar 93 persen.

Lihat Layanan Kami

Tiga Kematian Menurut CDC, Lima Menurut Pennsylvania

CDC mencatat tiga kematian akibat campak pada 2026 dan menyebut angka itu dapat berubah. Departemen kesehatan negara bagian Pennsylvania melaporkan lima kematian sepanjang tahun ini, menurut laporan yang dikutip WHTC. Selisihnya belum dijelaskan; CDC belum menyebut lokasi tiga kematian yang sudah dikonfirmasinya.

Pennsylvania mencatat 1.426 kasus dan 268 rawat inap per Jumat (30/10/2026), berdasarkan data departemen kesehatan setempat. Rincian jumlah rawat inap nasional dilaporkan berbeda antarmedia, sehingga tidak dipakai dalam artikel ini.

Bagaimana Situasi Campak di Indonesia

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Februari 2026 melaporkan 63.769 kasus suspek, 11.094 kasus terkonfirmasi laboratorium, dan 69 kematian sepanjang 2025. Sampai minggu ke-7 tahun 2026, tercatat 8.224 kasus suspek, 572 kasus terkonfirmasi, dan 4 kematian. Data itu berbeda periode dan metode penghitungan dari angka AS, sehingga tidak bisa dibandingkan langsung.

"Campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, pada kesempatan yang sama. Isu keraguan orang tua terhadap imunisasi juga sempat diangkat Kemenkes pekan ini, seperti diulas dalam artikel CompileDaily tentang hoaks imunisasi dan cakupan vaksin HPV.

Yang ditunggu berikutnya adalah pembaruan data CDC pekan depan: apakah tambahan 264 kasus per pekan bertahan, melambat, atau justru membesar.

Artikel ini bersifat informasi dan bukan pengganti diagnosis atau saran medis. Konsultasikan status imunisasi dan keluhan kesehatan Anda dengan tenaga medis.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.