CompileDaily
Sport

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Aprilia Kuasai 4 Besar dan Martin Kembali Pimpin Klasemen

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Sehari sebelumnya, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez bersenggolan di tikungan pertama hingga jari Fernandez retak. Minggu sore, keduanya kembali bertemu di depan, dan kali ini Bezzecchi yang pulang membawa trofi.

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memenangi balapan utama MotoGP Mandalika atau Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (11/10/2026). Ia menuntaskan 27 lap dalam 40 menit 46,582 detik dan memimpin sapu bersih Aprilia di empat posisi teratas, sesuatu yang menurut laporan media balap belum pernah dicapai pabrikan Italia itu di kelas utama.

Fernandez Start dari Pole, Bezzecchi Menyalip di Paruh Kedua

Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia start dari posisi terdepan dan memimpin sejak lampu start padam. Ia membalap dengan cedera jari tangan kanan akibat insiden dengan Bezzecchi pada balapan sprint Sabtu, jari yang krusial untuk mengoperasikan rem depan. Usai sprint, Fernandez sempat menuding Bezzecchi membalap dengan tidak profesional.

Bezzecchi sempat mencoba menyalip di tikungan pertama pada lap pembuka, tetapi melebar. Ia baru berhasil mengambil alih pimpinan di paruh kedua balapan, lalu menjauh. Fernandez finis kedua, tertinggal 4,260 detik.

Bagi Bezzecchi, ini kemenangan Grand Prix pertamanya sejak Mugello pada Mei lalu. Motorsport Week mencatat kemenangan ini sebagai yang ke-11 baginya di kelas MotoGP, diraih di 11 sirkuit berbeda.

Martin Bangkit dari Posisi Enam, Ogura Lewati Acosta

Jorge Martin, rekan setim Bezzecchi, memulai balapan dengan buruk dan sempat turun ke posisi keenam. Ia lalu menyalip Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez untuk mengamankan tempat ketiga, 6,890 detik di belakang pemenang.

Ai Ogura melengkapi dominasi Aprilia di posisi keempat. Pembalap Jepang itu menyalip Pedro Acosta (Red Bull KTM) di paruh akhir dan finis hanya 0,114 detik di depannya.

Lihat Layanan Kami

Marc Marquez dari Ducati Lenovo hanya finis keenam, terpaut 10,778 detik. Setelah memenangi sprint sehari sebelumnya, ia kesulitan mengimbangi kecepatan motor Aprilia dan lebih banyak berduel dengan Acosta dan Ogura. Menurut catatan Crash.net, Marquez belum pernah menuntaskan balapan hari Minggu di Mandalika sebelum edisi ini.

Empat Pembalap Gagal Finis, Bagnaia Termasuk

Balapan digelar dalam suhu udara 29 derajat Celsius dan suhu aspal 62 derajat Celsius, dan empat pembalap tidak mencapai garis finis. Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) terjatuh di tikungan 16 pada lap kedua. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu (keduanya Pramac Yamaha) juga tidak menyelesaikan lomba.

Aleix Espargaro dari Honda tidak ikut balapan Minggu setelah kesulitan secara fisik saat sprint. Tim Pertamina VR46 yang membawa sponsor asal Indonesia menempatkan Fabio Di Giannantonio di posisi kedelapan dan Franco Morbidelli di posisi ke-14.

Martin Kembali ke Puncak, Selisih Hanya 2 Poin

Hasil ini membalik klasemen yang sempat berubah usai sprint Sabtu, ketika Marquez merebut puncak dengan keunggulan 4 poin. Martin kini mengoleksi 355 poin, unggul dua angka atas Marquez yang mengumpulkan 353 poin. Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 309 poin.

Situasinya hampir kembali ke titik awal pekan ini. Sebelum seri dimulai, Martin juga memimpin dengan selisih 2 poin. Grande Premio mencatat ini sudah pergantian pemuncak klasemen kedelapan sepanjang musim 2026.

Mandalika adalah seri ke-17 dari 22 seri musim ini, sehingga masih tersisa lima seri dengan 185 poin yang bisa diperebutkan. Seri berikutnya digelar di Phillip Island, Australia, pada 23–25 Oktober. Pertanyaannya, apakah keunggulan Aprilia di Lombok akan terbawa ke sirkuit cepat di Australia, atau Ducati menemukan jawaban dalam dua pekan ke depan.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.