CompileDaily
Sport

Jelang MotoGP Malaysia, Marquez Unggul 10 Poin atas Martin yang Cedera Patah Tulang Radius

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Selisih 10 poin di puncak klasemen kini bergantung pada satu pergelangan tangan kanan yang retak, dan pada keputusan tim medis beberapa jam sebelum latihan bebas pertama.

Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 365 poin saat paddock tiba di Sirkuit Sepang untuk GP Malaysia, 30 Oktober–1 November 2026. Menurut klasemen yang dirangkum detiksport, ia unggul 10 poin atas Jorge Martin (Aprilia) yang mengantongi 355 poin. Marco Bezzecchi (Aprilia) ketiga dengan 315 poin, tertinggal 50 poin, disusul Pedro Acosta (263) dan Ai Ogura (259).

Balapan Utama Australia Batal, Sprint Jadi Penentu

Di Phillip Island pekan lalu, balapan utama MotoGP Australia dibatalkan pada Minggu (25/10/2026) karena cuaca buruk. Klasemen pun tidak bergerak setelah Sprint, yang dimenangi Marquez. Pada duel di Sprint itulah Martin terjatuh dalam kecepatan tinggi saat beradu dengan Marquez, sebagaimana dilaporkan Crash.net.

Posisi puncak sendiri berpindah-pindah dalam dua pekan terakhir. Di Mandalika, Martin sempat kembali memimpin klasemen setelah Bezzecchi menang, sedangkan Marquez sebelumnya merebut puncak lewat Sprint Mandalika dengan keunggulan 4 poin.

Martin Retak Tulang Radius, Aprilia Kejar Comeback Jumat

Pemindaian CT, menurut pernyataan Aprilia yang dikutip Crash.net, hanya mengonfirmasi satu cedera: patah tanpa pergeseran pada tulang radius distal pergelangan tangan kanan. Dugaan patah tulang ulna tidak terbukti. Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, mengatakan tim akan berupaya menurunkan Martin di latihan bebas pertama Jumat (30/10/2026) pukul 09.45 WIB, dan saat ini operasi tampaknya tidak diperlukan.

Motorsport Week menulis Martin langsung terbang ke Sepang dan harus lolos pemeriksaan medis sebelum bisa turun lintasan. Media itu menilai peluangnya tidak mudah. Hasil pemeriksaan tersebut belum diumumkan saat artikel ini ditulis.

Lihat Layanan Kami

Bezzecchi Hadapi Sirkuit yang Belum Pernah Memberinya Podium

Jika Martin absen, beban Aprilia jatuh ke Bezzecchi. Pembalap Italia itu belum pernah naik podium di Sepang dalam kelas apa pun. Hasil terbaiknya di kelas utama adalah posisi keempat pada debutnya tahun 2022, dan tahun lalu ia finis ke-11, menurut Motorsport Week.

Direktur teknik Aprilia, dalam laporan yang sama, disebut menilai Sepang kurang cocok dengan motor mereka. Davide Tardozzi dari Ducati memandang selisih 50 poin sebagai angka yang kecil. Motorsport Week juga mengangkat kemungkinan Aprilia mempertimbangkan perintah tim bila Martin tidak bisa tampil, sebuah skenario yang belum dikonfirmasi pihak pabrikan. Aprilia sendiri bisa mengunci gelar juara tim pada Minggu jika memperlebar keunggulan atas Ducati dari 139 menjadi 199 poin.

Dua Kemenangan Marquez di Sepang dan Pole Bersejarah Veda Ega

Marquez pernah menang di Sepang pada 2014 dan 2018, menurut CNN Indonesia. Sprint digelar Sabtu (31/10/2026) pukul 14.00 WIB dan balapan utama Minggu (1/11/2026) pukul 14.00 WIB. Tersisa empat seri, termasuk Malaysia, dengan maksimal 148 poin yang diperebutkan.

Bagi penonton Indonesia, ada alasan lain menyalakan televisi lebih pagi. Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia meraih pole position Moto3 di Phillip Island dengan waktu 1:35,299, unggul 0,021 detik dari Maximo Quiles. Ia disebut sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole Grand Prix, meski balapannya ikut dibatalkan sehingga tidak ada poin yang dibagikan. Balapan Moto3 Malaysia dijadwalkan Minggu pukul 11.00 WIB.

Pertanyaan pertama akan terjawab Jumat pagi: apakah Martin benar-benar duduk di motornya saat lampu hijau pit lane menyala, dan seberapa jauh tangan kanannya sanggup menahan sirkuit sepanas Sepang. Jawaban atas selisih 10 poin menyusul di Qatar, Portugal, dan Valencia.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.