CompileDaily
Teknologi

Bitmine Milik Tom Lee Kini Kuasai 4,8% Total Suplai Ethereum, Dekati Target 5%

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Bitmine Milik Tom Lee Kini Kuasai 4,8% Total Suplai Ethereum, Dekati Target 5%

Selama 58 minggu berturut-turut tanpa henti, satu perusahaan terus membeli aset kripto yang sama setiap pekan—dan kini mereka sudah menguasai porsi begitu besar dari seluruh suplai Ethereum yang beredar di dunia, sehingga tinggal selangkah lagi dari target ambisius yang mereka tetapkan sendiri sejak awal.

Bitmine Immersion Technologies, perusahaan treasury Ethereum yang dipimpin Chairman Tom Lee, kini menguasai sekitar 4,8 persen dari total suplai Ethereum yang beredar di dunia, menurut pembaruan resmi perusahaan yang dipublikasikan Senin (17/8/2026). Perusahaan membeli tambahan 9.926 ETH pekan lalu, membawa total kepemilikan mereka menjadi 5,815 juta ETH senilai sekitar 11 miliar dolar AS.

Lima Pekan Berturut-turut Stagnan di Angka yang Sama

Menariknya, angka 4,8 persen ini sudah bertahan selama lima pekan berturut-turut—termasuk pembaruan Senin ini—meski perusahaan terus melakukan pembelian setiap minggu tanpa henti sejak strategi treasury Ethereum mereka pertama kali diluncurkan pada 30 Juni 2025. Menurut laporan Yahoo Finance, kepemilikan Bitmine kini setara 96 persen dari target jangka panjang mereka yang disebut "Alchemy of 5%"—rencana ambisius menguasai 5 persen dari total 120,7 juta suplai Ethereum yang beredar.

Untuk benar-benar mencapai target tersebut, Bitmine masih membutuhkan tambahan sekitar 229.800 ETH lagi—setara sekitar 31 minggu lagi dengan kecepatan pembelian rata-rata pekan sebelumnya. Laju pembelian mereka memang jauh melambat dibanding awal tahun ini, ketika Bitmine rutin mengakuisisi puluhan ribu ETH setiap minggunya; pembelian terbaru bahkan tercatat sebagai salah satu yang terkecil sepanjang tahun ini.

Mayoritas Kepemilikan Di-staking, Hasilkan Pendapatan Ratusan Juta Dolar

Sebagian besar kepemilikan Ethereum Bitmine—sekitar 87 persen atau 5.067.309 ETH—kini di-staking lewat platform staking institusional milik mereka sendiri, MAVAN. Lee memproyeksikan pendapatan staking tahunan mencapai 257 juta dolar AS, berdasarkan yield tujuh hari sebesar 2,63 persen. Selain akumulasi ETH, Bitmine turut menggencarkan program pembelian kembali saham (buyback) mereka sendiri, dengan pembelian 3 juta lembar saham pekan lalu, menjadikan total 19,1 juta lembar saham dibeli kembali sejak 1 Juli di bawah otorisasi senilai 4 miliar dolar AS—yang menurut Lee menjadi program buyback terbesar yang pernah dijalankan perusahaan treasury kripto mana pun.

Lihat Layanan Kami

Optimisme Tom Lee: Rasio ETH/BTC Tembus Tren Turun Bertahun-tahun

Lee, yang juga pendiri firma riset Fundstrat Global Advisors, menyebut rasio ETH terhadap Bitcoin telah menembus tren penurunan yang sudah berlangsung bertahun-tahun—perkembangan yang ia yakini sebagai sinyal investor mulai memperhitungkan permintaan yang terus tumbuh terhadap Ethereum. Ia menyebut tokenisasi, aplikasi berbasis agen AI, dan pelonggaran kondisi finansial sebagai faktor pendukung permintaan Ethereum dan pasar kripto secara lebih luas ke depan.

Lee sebelumnya juga dikenal sebagai salah satu analis yang mendorong investor membeli Bitcoin sejak 2017, ketika harganya masih berkisar 2.600 dolar AS. Ia mulai menyarankan investor beralih fokus ke Ethereum sejak akhir 2024, saat harga ETH masih berada di kisaran 3.400 dolar AS—jauh di atas harga saat ini yang berkisar 1.900 dolar AS, mencerminkan penurunan hampir 60 persen dalam 12 bulan terakhir.

Bagian dari Tren Lebih Luas: Perusahaan Publik Beralih dari Bitcoin ke Ethereum

Langkah agresif Bitmine ini menjadi bagian dari tren yang lebih luas di kalangan perusahaan publik yang beralih dari strategi treasury Bitcoin menuju Ethereum—bertaruh bahwa menyimpan dan melakukan staking terhadap ETH bisa menghasilkan return sekaligus memberi investor eksposur tidak langsung ke aset digital. Bitmine sendiri awalnya beroperasi sebagai perusahaan penambang Bitcoin, sebelum bertransformasi total menjadi pemegang korporat Ethereum terbesar di dunia sejak Lee bergabung sebagai Chairman tahun lalu.

Dengan valuasi kapitalisasi pasar Ethereum masih jauh lebih kecil dibanding Bitcoin—226 miliar dolar AS berbanding 1,26 triliun dolar AS—sejumlah analis mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati sebelum mengikuti langkah Lee secara membabi buta. Meski Ethereum memiliki katalis jangka panjang yang relatif lebih jelas dibanding banyak altcoin lain—terutama terkait pertumbuhan penggunaan aplikasi terdesentralisasi, agen AI, dan aset yang terokenisasi—performa masa lalu Lee soal Bitcoin tidak serta-merta menjamin akurasi prediksinya kali ini terhadap Ethereum.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.