CompileDaily
Music

Lagu Prince Melonjak Drastis usai Muncul di Episode Final Stranger Things

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Lagu Prince Melonjak Drastis usai Muncul di Episode Final Stranger Things

Bertahun-tahun estate-nya menolak mengizinkan lagu ini dipakai di media apa pun selain film aslinya sendiri. Namun satu momen penutup serial televisi paling fenomenal dekade ini berhasil meluluhkan pertahanan yang selama ini nyaris tak tertembus itu—dan hasilnya adalah lonjakan streaming yang mengejutkan bahkan bagi standar seorang legenda musik.

Dua lagu ikonik Prince, "Purple Rain" dan "When Doves Cry," mencatatkan lonjakan streaming dramatis di Spotify usai tampil dalam episode final serial Stranger Things yang tayang perdana di Netflix pada malam Tahun Baru 2025 ke 2026. Menurut data yang diungkap Spotify dan dilaporkan Variety, "Purple Rain" melonjak 243 persen dalam streaming global antara 31 Desember dan 1 Januari, dengan lonjakan lebih tajam lagi sebesar 577 persen khusus di kalangan pendengar Generasi Z.

"When Doves Cry" Turut Terdongkrak, Seluruh Katalog Prince Ikut Terangkat

"When Doves Cry" mencatatkan hasil serupa meski dengan skala sedikit lebih kecil—naik 200 persen secara streaming global, dengan lonjakan 128 persen khusus di kalangan Gen Z. Secara keseluruhan, seluruh katalog Prince tercatat naik 190 persen dalam streaming global, dengan kenaikan 88 persen khusus dari pendengar Gen Z—generasi yang menurut laporan Ultimate Classic Rock kemungkinan besar mendengar karya-karya Prince untuk pertama kalinya lewat momen ini.

Kedua lagu tersebut muncul di momen-momen krusial episode final. "Purple Rain" mengiringi adegan ketika karakter Eleven (diperankan Millie Bobby Brown) tampak mengorbankan dirinya sendiri saat membawa Mike (Finn Wolfhard) masuk ke dalam pikirannya untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir, sementara "When Doves Cry" mengiringi momen pemicu bom saat kelompok utama berusaha menghancurkan Upside Down untuk selamanya.

Estate Prince Dikenal Sangat Protektif terhadap Lagu Ini

Yang membuat pencapaian ini istimewa adalah rekam jejak estate Prince yang selama ini dikenal sangat ketat memberikan izin penggunaan kedua lagu tersebut. Menurut laporan Consequence, kedua lagu itu belum pernah digunakan dalam serial televisi mana pun sejak awalnya dirilis sebagai bagian dari soundtrack film Purple Rain pada 1984. Co-creator Stranger Things, Ross Duffer, mengungkap kepada Variety bahwa timnya "tidak pernah membahas pilihan lagu sebanyak yang mereka lakukan untuk momen itu," dengan estate Prince yang dikenal sangat jarang mengizinkan lagu "Purple Rain" dilisensikan di luar film aslinya.

Lihat Layanan Kami

Co-creator lain, Matt Duffer, bahkan mengakui kepada Deadline bahwa mendapatkan hak lisensi lagu Prince tergolong "hal tersulit" untuk diurus, setara dengan tingkat kesulitan mendapatkan izin lagu milik Michael Jackson.

Kate Bush Bump: Preseden yang Membuka Jalan bagi Prince

Menurut supervisor musik Stranger Things, Nora Felder, keberhasilan fenomenal season keempat serial tersebut dalam mempopulerkan kembali lagu Kate Bush, "Running Up That Hill (A Deal With God)," pada 2022 diyakini turut membantu meyakinkan estate Prince untuk akhirnya memberikan izin. Fenomena yang belakangan dikenal sebagai "Kate Bush Bump" tersebut sebelumnya berhasil mendorong lagu 1985 tersebut menembus posisi tiga besar Billboard Hot 100 serta meraih posisi nomor satu chart Inggris pertama Bush sejak "Wuthering Heights" pada 1978.

Pola serupa terulang di season kelima secara keseluruhan—bukan hanya untuk Prince. Lagu Diana Ross "Upside Down" melonjak 510 persen, "I Think We're Alone Now" milik Tiffany naik 490 persen, "Mr. Sandman" oleh The Chordettes melonjak 625 persen, dan "Fernando" milik ABBA naik 335 persen. "Running Up That Hill" milik Kate Bush sendiri kembali menduduki puncak chart berkat 14,2 juta streaming resmi di Amerika Serikat pada November 2025, menurut data Luminate.

Warisan Musikal yang Terus Hidup Lintas Generasi

Fenomena "Stranger Things effect" ini menegaskan kekuatan serial tersebut dalam memperkenalkan musik lawas kepada generasi baru pendengar—sebuah pola yang sudah terbukti berulang kali sejak season keempat hingga penutup serial di season kelima. Bagi Prince, yang meninggal dunia pada 2016, momen ini menjadi bukti nyata bahwa warisan musiknya tetap mampu menjangkau dan memikat pendengar yang bahkan belum lahir saat lagu-lagu tersebut pertama kali dirilis empat dekade lalu.

Dengan serial Stranger Things kini telah tuntas sepenuhnya tayang di Netflix, momen-momen musikal ikonik seperti kebangkitan Kate Bush dan Prince ini menjadi bagian dari warisan budaya pop yang akan terus dikenang—bukti nyata bagaimana sebuah serial televisi bisa menjadi jembatan yang menghubungkan musik klasik dengan telinga pendengar generasi digital masa kini.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.