UBTECH Gandeng FAW-Volkswagen untuk Logistik Pabrik, Klaim Produksi 1 Robot per 10 Menit
Robot humanoid sudah dua tahun belajar mengencangkan baut di pabrik mobil China. Tugas berikutnya kurang memikat untuk video promosi, tetapi justru lebih menentukan: memindahkan barang dari satu titik ke titik lain tanpa henti.
Perusahaan robotika asal China, UBTECH Robotics, menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan produsen mobil patungan FAW-Volkswagen pada Kamis (8/10/2026). Kesepakatan ini memperluas kemitraan keduanya ke bidang logistik pabrik dan manufaktur pintar, seperti dilaporkan Interesting Engineering.
Logistik Pabrik Jadi Fokus Resmi Kerja Sama
Dalam perjanjian baru, kedua perusahaan akan bersama-sama mengembangkan, menguji, dan mendemonstrasikan aplikasi robot berbasis embodied AI, yaitu kecerdasan buatan yang bekerja lewat tubuh fisik robot. Lokasi demonstrasi akan dibangun di lingkungan produksi sungguhan, bukan di laboratorium.
Tujuannya, menurut laporan tersebut, adalah mendukung manufaktur yang lebih fleksibel. Produsen mobil kini menghadapi permintaan kendaraan yang makin dipersonalisasi, sehingga jalur produksi harus lebih mudah diubah.
Bagi kedua perusahaan, ini pertama kalinya logistik masuk sebagai bidang pengembangan formal. Selama dua tahun terakhir, uji coba robot UBTECH di pabrik FAW-Volkswagen lebih banyak menyasar pekerjaan perakitan dan inspeksi kualitas.
Berawal dari Uji Coba Walker S di Qingdao
Kemitraan UBTECH dan FAW-Volkswagen dimulai pada Juli 2024. Saat itu FAW-Volkswagen membuka skenario lini produksi di pabriknya di Qingdao untuk robot humanoid industri Walker S.
Robot tersebut diuji untuk mengencangkan baut, memasang komponen, dan memindahkan suku cadang. Versi yang lebih ringan, Walker S Lite, kemudian dilatih untuk pemeriksaan kualitas kendaraan di pabrik yang sama dan dihubungkan dengan sistem kontrol otomasi pabrik.
FAW-Volkswagen sendiri mengoperasikan basis produksi di Changchun, Chengdu, Foshan, Qingdao, dan Tianjin. Perusahaan ini merakit mobil bermerek Volkswagen, Audi, dan Jetta.
Pabrik Liuzhou Diklaim Cetak Satu Robot per 10 Menit
Kesepakatan ini datang kurang dari sebulan setelah UBTECH mengoperasikan pabrik robot humanoid seluas 14.000 meter persegi di Liuzhou, Guangxi, pada 12 September 2026. Fasilitas ini memproduksi robot seri Walker S dan Cruzr.
Menurut Gadget Review, UBTECH menyatakan pabrik tersebut mampu menghasilkan lebih dari 10.000 robot per tahun dan sekitar satu unit setiap 10 menit. Interesting Engineering mengutip angka satu robot per 10 menit itu dari pemerintah daerah Guangxi. Kedua klaim kapasitas tersebut belum diverifikasi pihak independen.
Empat Sistem di Balik Otak Robot UBTECH
UBTECH membagi teknologinya ke dalam empat sistem utama: "otak" embodied, "otak kecil" humanoid untuk kontrol gerak, perangkat keras robot berperforma tinggi, serta kecerdasan kawanan (swarm intelligence) untuk mengoordinasikan banyak robot sekaligus.
Tumpukan perangkat lunaknya menggabungkan tiga jenis model AI, yakni foundation model, world model yang memodelkan lingkungan fisik, dan action model yang menerjemahkan rencana menjadi gerakan.
Belum Ada Pesanan, Model, maupun Jadwal
Banyak detail penting masih tertutup. Kedua perusahaan belum mengungkap model robot humanoid yang akan dipakai untuk logistik, pabrik mana yang menjadi lokasi uji, jumlah robot, tugas logistik spesifik, maupun jadwal pemakaian rutin.
Gadget Review juga mencatat belum ada pesanan robot dari FAW-Volkswagen yang diumumkan ke publik. Status sertifikasi keselamatan robot yang akan dipakai pun belum dijelaskan.
Persaingan robot humanoid industri sendiri makin ramai, dari Boston Dynamics yang menargetkan 30.000 robot pada 2028 hingga Unitree yang sahamnya melonjak saat IPO. Ujian bagi UBTECH berikutnya adalah kapan uji coba di Qingdao dan pabrik lain berubah menjadi pesanan nyata dengan angka yang bisa dihitung.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.