CompileDaily
Crypto

Insiden Keamanan Binance Berdampak $6,3 Miliar, $3 Miliar Dibekukan dan Bitcoin Tertekan

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Salah satu bursa kripto terbesar menyebut dana penggunanya aman, sementara penarikan dihentikan dan miliaran dolar dibekukan di jaringan lain. Dua pesan itu berjalan bersamaan sepanjang Jumat.

Binance menyatakan pada Kamis (29/10/2026) bahwa total dampak insiden keamanan yang menimpanya diperkirakan sekitar $6,3 miliar, dengan sekitar $3 miliar sudah dibekukan bersama mitra industri, menurut Fox Business. Deposit dan penarikan ditangguhkan sementara sebagai langkah pencegahan. Juru bicara Binance menyatakan, "User funds remain safe."

Laptop Insinyur DevOps Diduga Jadi Pintu Masuk

Penyelidikan awal Binance menduga laptop milik seorang insinyur DevOps dikompromikan. Penyerang, menurut Binance, diduga mengakses service container dan mengirim transaksi penarikan tanpa izin. Binance menyatakan tidak menemukan bukti bahwa private key dompet bocor.

Pendiri Binance, Changpeng Zhao, menulis di X bahwa kejadian itu "does look like a hack on Binance". Fox Business mencatat Binance sendiri belum secara resmi menyebutnya peretasan. Angka pembekuan oleh Tether pun terus bergerak: sekitar $971 juta saat Zhao berkomentar, lalu hampir $1,57 miliar menurut Reuters yang dikutip Fox Business.

Tether dan Circle Bekukan Lebih dari $2,3 Miliar

Menurut Yahoo Finance, Tether membekukan lebih dari 1,567 miliar USDT dan Circle membekukan lebih dari 800 juta USDC. Jika dijumlahkan, nilainya melampaui $2,3 miliar. Fox Business menambahkan Ripple menyebut sekitar $200 juta dana berpotensi terdampak.

Perusahaan analitik on-chain Glassnode, sebagaimana dikutip Yahoo Finance, melaporkan pelaku menarik sekitar 17.985 BTC (sekitar $1,45 miliar), $1,66 miliar USDT, dan $767 juta USDC. Kepemilikan BNB milik Binance, kata Glassnode, tidak tersentuh.

Lihat Layanan Kami

Binance Janjikan Ganti Rugi dari Dana SAFU

Binance berjanji menanggung seluruh kerugian pengguna lewat Secure Asset Fund for Users (SAFU) dan dana perusahaan, serta akan menerbitkan Proof of Reserves terbaru setelah insiden tertangani. Yahoo Finance melaporkan Binance memperkirakan penarikan dapat dilanjutkan dalam 48 jam, bergantung pada pemeriksaan keamanan tambahan. Pengguna yang ingin menarik dana harus menunggu hasil pemeriksaan itu.

Insiden ini menyusul kasus keamanan dompet kripto lain. Keystone memusnahkan 18.835 dompet kripto setelah kunci verifikasinya dicuri.

Bitcoin Turun ke $77.028, XRP Anjlok 7,81 Persen

Yahoo Finance mencatat Bitcoin turun 2,5 persen ke $78.106,60 setelah pengumuman Binance dan sempat menyentuh $76.518. Saham terkait kripto juga melemah di pra-pasar: Coinbase turun hampir 5 persen, Strategy sekitar 5 persen, dan Robinhood 5,8 persen.

Pada Jumat (30/10/2026) pukul 08.16 WIB, Liputan6 mencatat Bitcoin di $77.028, turun 4,79 persen dalam 24 jam. Ethereum di $2.209 (turun 5,75 persen) dan XRP di $1,21 (turun 7,81 persen), penurunan terdalam di antara kripto teratas hari itu. Dalam sepekan, Bitcoin turun 5,13 persen, Ethereum 7,29 persen, dan XRP 7,26 persen. Liputan6 mengonversi harga Bitcoin menjadi sekitar Rp1,39 miliar dengan asumsi kurs sekitar Rp18.140 per dolar AS. Media itu, mengutip CNBC, mengaitkan tekanan harga dengan kekhawatiran atas dugaan pelanggaran keamanan di Binance dan pembekuan dana bernilai miliaran dolar oleh sejumlah perusahaan kripto besar.

Yang ditunggu pasar kini adalah apakah penarikan benar-benar pulih dalam 48 jam seperti perkiraan Binance, dan apa yang ditunjukkan Proof of Reserves terbaru soal kecukupan cadangan setelah kerugian itu.

Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto. Aset kripto berisiko tinggi dan keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan dan iklan yang relevan. Baca Kebijakan Privasi kami.