CompileDaily
Hardware

Toshiba Gandakan Produksi HDD dengan Investasi ¥60 Miliar, Saham Seagate Sempat Anjlok 14%

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Toshiba Gandakan Produksi HDD dengan Investasi ¥60 Miliar, Saham Seagate Sempat Anjlok 14%

Web:Toshiba

Hard disk sempat dianggap teknologi yang tinggal menunggu digantikan SSD. Ledakan pusat data AI membalik cerita itu, dan kini satu pengumuman ekspansi pabrik saja cukup untuk menghapus belasan persen nilai saham dua raksasa penyimpanan dalam sehari.

Toshiba berencana menggandakan kapasitas produksi hard disk drive (HDD) untuk pusat data AI pada tahun fiskal 2027, dengan investasi sekitar ¥60 miliar atau kurang lebih $380 juta. Rencana yang pertama kali dilaporkan Nikkei dan diberitakan ulang Tom's Hardware pada Jumat (2/10/2026) itu berpusat di fasilitas produksi Toshiba di Laguna Technopark, Filipina. Menurut Forbes, ini investasi besar pertama Toshiba di lini drive dalam sekitar lima tahun.

Kapasitas Naik 40 Persen per Unit, Target 65TB pada 2030

Ekspansi tidak cuma menambah jumlah unit. Toshiba akan memasang lini produksi baru untuk drive dengan kapasitas per unit hingga 40 persen lebih tinggi. Peta jalannya: HDD kelas 30TB dan kelas 40TB dengan hingga 12 platter pada 2027, produksi massal kelas 65TB sekitar 2030, lalu kelas 100TB setelahnya.

Pabrik di Filipina juga akan lebih banyak diotomatisasi. Toshiba memperkirakan kebutuhan tenaga kerja turun sekitar 40 persen sekaligus meningkatkan yield produksi.

Saat ini Toshiba tertinggal dari pesaingnya. Produk tertingginya baru drive CMR 24TB dan SMR 28TB, sementara Seagate dan Western Digital sudah laris menjual model 30TB dan 40TB. Meski begitu, Tom's Hardware mencatat Toshiba berhasil menjual habis setiap unit yang diproduksi belakangan ini.

Ambisi Rebut 30 Persen Pasar

Pangsa Toshiba berdasarkan kapasitas penyimpanan yang dikapalkan saat ini sedikit di atas 10 persen. Perusahaan menargetkan angka itu naik ke 30 persen dalam jangka menengah.

Lihat Layanan Kami

Analis penyimpanan Tom Coughlin menulis di Forbes bahwa Toshiba memegang sekitar 13 persen pangsa pendapatan HDD 2026, dan sekitar 19 persen berdasarkan jumlah unit. Jika produksi unit berlipat menjadi sekitar 40 persen pangsa dan dikombinasikan dengan drive berkapasitas lebih besar, target 30 persen menurutnya bisa tercapai menjelang akhir dekade.

Wall Street Langsung Bereaksi

Kabar itu memukul saham pesaing. Saham Seagate sempat turun 14 persen dalam perdagangan intraday, sementara Western Digital melemah 13 persen. Penurunan tersebut terjadi setelah reli panjang: sepanjang tahun berjalan, saham Seagate masih naik sekitar 200 persen dan Western Digital sekitar 135 persen.

Kedua perusahaan menenangkan pasar dengan data kontrak. Seagate menyebut sebagian besar kapasitas nearline miliknya sudah teralokasi hingga 2028, bahkan sebagian permintaan pelanggan menjangkau 2029. Western Digital mengaku telah mengikat sebagian besar pasokan 2027 lewat perjanjian jangka panjang, dengan porsi 2028–2029 sebagian juga sudah terisi.

Seagate dan WD Pilih Tidak Tambah Pabrik

Perbedaan strategi terlihat jelas. Menurut Forbes, Seagate dan Western Digital sejauh ini tidak mengumumkan penambahan kapasitas manufaktur HDD. Seagate memilih memperluas fasilitas produksi head hingga tiga kali lipat, yang berarti mengejar kapasitas lewat drive lebih padat, bukan lewat jumlah unit.

Bagi pembeli, terutama penyedia cloud dan operator pusat data, kelangkaan HDD sudah terasa sepanjang 2026. Tambahan pasokan dari Toshiba baru akan mengalir bertahap mulai 2027, sehingga tekanan harga dalam waktu dekat belum tentu mereda.

Pertanyaannya, apakah Seagate dan Western Digital akan bertahan dengan strategi kontrak jangka panjang, atau ikut membangun pabrik begitu melihat Toshiba bergerak. Pasar juga menunggu apakah peta jalan 65TB Toshiba bisa tepat waktu, mengingat perusahaan itu masih tertinggal satu generasi kapasitas dari para pesaingnya.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.