CompileDaily
Movie

Street Fighter Buka di Puncak Box Office AS dengan $31 Juta, tapi Skor Kritikus Hanya 44%

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads

Rekor pembukaan terbaik sepanjang sejarah waralaba, namun masih di bawah target studio dan di bawah debut Mortal Kombat II. Adaptasi game Capcom ini sedang membagi kritikus dan penonton ke dua kubu yang berseberangan.

Film Street Fighter garapan sutradara Kitao Sakurai memimpin box office Amerika Utara dengan estimasi pendapatan akhir pekan pembukaan $31 juta, menurut laporan box office yang terbit Sabtu (17/10/2026) dengan merujuk data The Hollywood Reporter. Film produksi Legendary Pictures bersama Capcom itu tayang di 3.575 bioskop AS pada Jumat (16/10/2026).

Angka di bawah target studio

Pada hari pertama, termasuk pratayang Kamis, film ini meraup sekitar $13 juta. Anggaran produksinya $82 juta. Studio sebelumnya memproyeksikan pembukaan di kisaran pertengahan $30 juta, sehingga hasil akhir pekan masih sedikit di bawah harapan.

Dibanding pendahulunya, angka itu tetap lompatan besar. Film Street Fighter tahun 1994 dibuka sekitar $9,5 juta dan menutup perjalanannya di $33,4 juta di pasar domestik, sedangkan Street Fighter: The Legend of Chun-Li (2009) dibuka sekitar $4,7 juta, menurut Comic Basics. Namun Mortal Kombat II, adaptasi game pertarungan lain, membuka dengan $38,5 juta, sehingga Street Fighter sekitar 19 persen lebih rendah.

Kritikus dan penonton tak sepakat

Skor Rotten Tomatoes dari kritikus berada di kisaran 42 sampai 45 persen, tergantung waktu pengecekan tiap media. Forbes mencatat 44 persen dari 55 ulasan pada 15 Oktober. Skor penonton jauh lebih tinggi, 82 persen, sementara CinemaScore menunjukkan B-, sama seperti film 1994 yang dibintangi Jean-Claude Van Damme.

Kritikus terbelah dalam menilai paruh akhir film. Frank Scheck dari The Hollywood Reporter menilai film ini berusaha menyeimbangkan layanan untuk penggemar dengan penyambutan penonton baru. Matt Singer dari Screen Crush menyebutnya menyenangkan seperti arkade mal era 90-an, tetapi hanya sekitar 30 menit pertama. Siddhant Adlakha dari Variety menulis film itu menukik tajam setelah awal yang kuat, sedangkan William Bibbiani dari TheWrap memuji antusiasme pembuatnya yang menular.

Lihat Layanan Kami

Dua hari lebih cepat di Indonesia

Penonton Indonesia sudah lebih dulu menonton. Film ini tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (14/10/2026), dua hari sebelum rilis di AS, dengan Paramount Pictures Indonesia sebagai distributor.

Promosinya menyasar komunitas penggemar. Ada tantangan "Smash the Car" di Indonesia Comic Con 2026 dan parade cosplay di Car Free Day Jakarta bersama FTL Gym. Angka penonton di Indonesia belum ditemukan dalam sumber yang diperiksa.

Karakter, latar 1993, dan 14 adegan laga

Ceritanya berlatar tahun 1993, ketika Street Fighter II sedang populer di arkade. Andrew Koji memerankan Ryu, Noah Centineo menjadi Ken Masters, dan Callina Liang sebagai Chun-Li yang merekrut keduanya untuk turnamen World Warrior berikutnya. Deretan pemeran lain mencakup Jason Momoa sebagai Blanka, David Dastmalchian sebagai M. Bison, Cody Rhodes sebagai Guile, dan Curtis "50 Cent" Jackson sebagai Balrog.

Menurut Paramount, film ini memuat 14 adegan pertarungan utama, dengan adegan kilas balik Ryu dan Ken memakai animasi gambar tangan frame demi frame.

Peringkat kedua ditempati You Can See Everything dari A24 dengan proyeksi $12,5 juta, sedangkan Other Mommy dari Universal dan Blumhouse turun 72 persen di pekan keduanya menjadi $7,8 juta di posisi ketiga. Pertanyaan berikutnya adalah penurunan pendapatan di akhir pekan kedua: apakah skor penonton 82 persen cukup menahan laju turun, atau kritik yang kurang bersahabat lebih dulu menyeret film ini.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.