RRQ Hoshi Gagal ke Playoff MPL ID S18 untuk Musim Ketiga Beruntun, ONIC Rebut Tiket Terakhir
Julukan "Raja dari Segala Raja" kini terasa makin jauh dari kenyataan. Tim yang dulu langganan final nasional itu justru tersingkir lewat Royal Derby, laga yang selama bertahun-tahun menjadi panggung kebanggaannya.
RRQ Hoshi dipastikan gagal melaju ke babak playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 18 (MPL ID S18) setelah kalah 1-2 dari ONIC Esports pada Minggu (11/10/2026), pekan kedelapan musim reguler. Kemenangan itu sekaligus memberi ONIC tiket keenam atau terakhir ke playoff, seperti dilaporkan IDN Times. Ini menjadi musim ketiga berturut-turut RRQ absen dari fase gugur.
Royal Derby yang Menutup Peluang
Sebelum laga, RRQ sudah terpuruk di dasar klasemen dengan tiga kemenangan dan sebelas kekalahan. ONIC membuka seri dengan dominan, menutup gim pertama dengan skor kill 18-6.
RRQ sempat membalas di gim kedua dalam pertandingan berdurasi sekitar 16 menit. Paquito yang dimainkan Arthur menjadi kunci untuk meredam pergerakan lini serang ONIC, sehingga skor seri 1-1 memaksa laga berlanjut ke gim ketiga. Namun di gim penentuan, ONIC mengendalikan permainan sejak awal, unggul beberapa ribu gold dan selisih 12 kill hingga laga usai.
Pada pekan yang sama, RRQ juga takluk 0-2 dari Team Liquid ID.
Enam Tim yang Lolos
Menurut rekap Uzone, NAVI memimpin klasemen dengan 11 kemenangan dan 3 kekalahan, disusul Team Liquid ID (11-4) dan Alter Ego (9-5). Tiga tiket lainnya menjadi milik Bigetron by Vitality (8-6), EVOS (7-7), dan ONIC (6-8).
detikInet mencatat tiga tiket terakhir, milik EVOS, Bigetron, dan ONIC, terkunci sekaligus setelah Bigetron menundukkan Dewa United Esports di laga penutup hari itu.
Format musim ini meloloskan enam dari sembilan peserta, sehingga tiga tim terbawah otomatis tersingkir. Selain RRQ, dua tim lain ikut tersingkir. Dewa United menelan tiga kekalahan di pekan kedelapan: 1-2 dari EVOS, serta 0-2 dari NAVI dan Bigetron. Geek Fam sempat mengejutkan dengan menang 2-0 atas EVOS, tetapi rekor 4-10 tidak cukup untuk mengejar ONIC.
Tiga Musim di Luar Playoff
Kegagalan ini memperpanjang tren buruk RRQ. Di MPL ID S16, mereka pertama kali absen dari playoff setelah finis di peringkat ketujuh dengan rekor 6-10. Semusim kemudian, RRQ justru berada di posisi juru kunci dengan hanya dua kemenangan dari 16 laga.
Musim ini polanya berulang. RRQ membuka musim reguler dengan kekalahan 0-2 dari rival abadinya, EVOS, dan hanya mengoleksi dua kemenangan dari delapan laga di putaran pertama.
Gonta-ganti Jungler Belum Menemukan Jawaban
IDN Times menyoroti posisi jungler sebagai titik rawan. Sepanjang beberapa musim terakhir, RRQ bergantian menurunkan Sutsujin, SuperKenn, Ferxiic, dan kini Faviannn. Pergantian itu membuat tim kesulitan membangun sinergi, dan kesalahan krusial kerap muncul di momen penentu.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari manajemen RRQ terkait hasil tersebut.
Playoff Digelar di Surabaya
Babak playoff MPL ID S18 dijadwalkan berlangsung 4–8 November 2026 di Surabaya. Sebelum itu, pekan kesembilan musim reguler masih akan menentukan urutan akhir klasemen, termasuk dua tim yang berhak memulai playoff dari upper bracket.
Persaingan untuk dua slot itu kini terpusat pada NAVI dan Team Liquid ID yang terpaut satu kekalahan, dengan Alter Ego membayangi. Bagi RRQ, sisa pekan kesembilan tinggal soal harga diri, sekaligus pertanyaan besar yang harus dijawab sebelum MPL ID S19 dimulai: apakah perombakan total, seperti yang pernah dilakukan Team Liquid ID, menjadi satu-satunya jalan keluar.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.