Paramount Garap Film Live-Action Cyberpunk 2077, Game yang Terjual Lebih dari 40 Juta Kopi
SteamImages
Enam tahun lalu, Cyberpunk 2077 nyaris jadi bahan olok-olok industri game karena peluncurannya penuh bug. Kini judul yang sama sedang disiapkan menjadi film Hollywood oleh produser waralaba Transformers.
Paramount Pictures tengah mengembangkan film live-action, yaitu film dengan aktor sungguhan, berdasarkan game Cyberpunk 2077. Kabar ini pertama kali dilaporkan Deadline pada Kamis (8/10/2026) waktu Amerika Serikat, lalu dikonfirmasi terpisah oleh Variety. Lorenzo di Bonaventura, produser di balik film-film Transformers dan G.I. Joe, ditunjuk sebagai produser bersama CD Projekt Red, studio asal Polandia yang membuat game tersebut.
Produser Transformers Pegang Kendali Proyek
Nama di Bonaventura sudah lama lekat dengan adaptasi waralaba besar. Selain Transformers, ia juga memproduseri Snake Eyes dan Madame Web, menurut catatan Game Informer.
Di luar nama produser, hampir semua detail lain masih tertutup. Sutradara, penulis naskah, pemeran, jadwal rilis, hingga arah cerita belum diumumkan. Game Informer menilai proyek ini kemungkinan masih berada di tahap awal pengembangan.
CD Projekt Sambut Paramount sebagai Mitra
Co-CEO CD Projekt, Michał Nowakowski, mengonfirmasi kerja sama itu lewat akun X miliknya, seperti dikutip TweakTown. "We're excited about Paramount as a future partner who shares our creative ambitions for the Cyberpunk franchise," tulisnya. Ia menambahkan, "We look forward to sharing more details at the appropriate time."
Ini bukan upaya pertama CD Projekt membawa Cyberpunk ke format live-action. Pada Oktober 2023, studio itu mengumumkan kolaborasi dengan rumah produksi Anonymous Content untuk proyek serupa, yang saat itu masih mencari penulis skenario. Belum jelas apakah proyek bersama Paramount merupakan kelanjutan dari kerja sama tersebut atau proyek yang sepenuhnya baru.
Dari Peluncuran Bermasalah ke 40 Juta Kopi
Cyberpunk 2077 meluncur pada 2020 dengan banyak bug dan masalah performa, terutama di konsol generasi lama. CD Projekt kemudian merilis rangkaian pembaruan untuk memperbaiki game tersebut selama bertahun-tahun.
Game ini berlatar di Night City, kota fiktif yang dikuasai korporasi raksasa dan geng jalanan. Pemain mengendalikan V, tentara bayaran yang terjebak bersama "hantu digital" seorang rocker legendaris di kepalanya.
Perbaikan bertahap itu tercermin dari angka penjualan. Deadline melaporkan game ini sudah terjual lebih dari 40 juta kopi di seluruh dunia, sementara ekspansi Phantom Liberty terjual sekitar 15 juta kopi. Game ini dibintangi Keanu Reeves sebagai Johnny Silverhand, dan ekspansinya menghadirkan Idris Elba.
Edgerunners Season 2 Tayang di Netflix Bulan Ini
Pengumuman film datang berdekatan dengan kembalinya Cyberpunk: Edgerunners. Serial anime garapan Studio Trigger yang tayang di Netflix itu dijadwalkan merilis musim keduanya pada Oktober 2026. TweakTown menyebut tanggal tayangnya 20 Oktober, sementara Consequence hanya menyebut bulan ini tanpa tanggal pasti.
Edgerunners menjadi contoh bagaimana semesta Cyberpunk bisa diadaptasi dengan cerita baru tanpa harus mengikuti alur game. Bagi penonton Indonesia, serial ini bisa disaksikan lewat Netflix, sementara gamenya tersedia di PC, PlayStation, dan Xbox.
Sekuel Game Juga Masih Digarap
Di jalur game, CD Projekt sedang mengembangkan Cyberpunk 2, sekuel dari Cyberpunk 2077, yang hingga kini belum memiliki jadwal rilis. Studio yang sama juga memegang waralaba The Witcher, yang sebelumnya sudah diadaptasi menjadi serial live-action di Netflix.
Yang belum terjawab adalah cerita siapa yang akan diangkat ke layar lebar. Apakah film Paramount akan mengikuti tokoh V dan Johnny Silverhand dari game, atau menulis kisah baru di Night City seperti yang dilakukan Edgerunners, masih menunggu pengumuman berikutnya dari CD Projekt dan Paramount.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.