CompileDaily
Hardware

Oxide Raup $445 Juta di Seri D, Kapasitas Produksi Naik 20 Kali tapi Kalah dari Permintaan

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Oxide Raup $445 Juta di Seri D, Kapasitas Produksi Naik 20 Kali tapi Kalah dari Permintaan

OxideComputerCompany

Saat hampir semua orang berbicara soal GPU, sebuah perusahaan pembuat komputer rak di California justru kewalahan menerima pesanan server berbasis CPU, dan pemicunya adalah agen AI.

Oxide Computer Company mengumumkan pendanaan Seri D senilai $445 juta yang dipimpin firma modal ventura Eclipse pada Jumat (9/10/2026). Dana segar itu akan dipakai sebagai modal kerja untuk membeli komponen, memperluas manufaktur, dan melayani pelanggan, seperti tertulis dalam siaran pers resmi Oxide.

Lebih Besar dari Dua Putaran Sebelumnya Digabung

Selain Eclipse, investor lama yang ikut serta adalah US Innovative Technology Fund (USIT), Riot Ventures, Jane Street, Friends and Family Capital, dan Counterpart. Dua investor baru masuk, yakni Atreides Management dan AMD Ventures. Oxide menyebut AMD sebagai investor strategis baru.

Putaran ini lebih besar dari dua putaran sebelumnya jika digabung: Seri B $100 juta pada Juli 2025 dan Seri C $200 juta pada Februari 2026. Oxide tidak mengungkap valuasinya.

Cloud Pribadi dalam Satu Rak

Oxide didirikan pada 2019 dan membuat komputer skala rak yang membawa infrastruktur bergaya cloud ke pusat data milik perusahaan sendiri, atau yang dikenal sebagai cloud on-premise. Perusahaan memosisikan produknya sebagai infrastruktur cloud full-stack yang bisa dimiliki sendiri oleh perusahaan, alih-alih disewa dari penyedia cloud publik.

Pelanggannya datang dari sektor keuangan, pemerintahan, laboratorium riset nasional, kedirgantaraan, dan industri lain yang membutuhkan komputasi besar.

Agen AI Mendorong Permintaan CPU

CTO sekaligus salah satu pendiri Oxide, Bryan Cantrill, mengakui lonjakan ini di luar perkiraan. "We certainly did not anticipate the explosion in compute demand from agentic AI," ujarnya dalam siaran pers.

Partner Eclipse, Seth Winterroth, menjelaskan logika di baliknya. Menurut dia, ketika AI bergeser dari menghasilkan jawaban ke mengeksekusi pekerjaan, permintaan sistem berbasis CPU ikut melonjak. Pergeseran belanja ini juga terlihat pada lonjakan penjualan Hon Hai yang ditopang permintaan server AI.

Lihat Layanan Kami

Untung, Bayar Pajak, tapi Butuh Kas Besar

Oxide mengklaim sudah meraih profitabilitas awal 2026 dan membayar pajak penghasilan pada musim semi. Dalam tulisan di blog perusahaan, Oxide menegaskan laba itu berasal dari operasi biasa setelah memperhitungkan biaya komponen, manufaktur, dan gaji, bukan dari kejadian satu kali.

Lalu kenapa perusahaan yang sudah untung masih menggalang dana sebesar ini? Jawabannya ada pada siklus kas. Oxide harus mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar untuk komponen dan produksi jauh sebelum sistemnya sampai ke tangan pelanggan. Dengan tumpukan pesanan yang disebut "very large", kebutuhan modal kerja membengkak.

"Fortunately, this is the problem that capital is born to solve," tulis Oxide di blognya.

Pabrik Sudah Dikebut 20 Kali Lipat

CEO dan salah satu pendiri Oxide, Steve Tuck, menyebut percepatan proyek cloud on-premise memaksa perusahaan menaikkan kapasitas manufaktur hingga 20 kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Meski begitu, permintaan pelanggan tetap melampaui pasokan.

Tuck mengatakan pendanaan ini memungkinkan Oxide berinvestasi agresif pada material dan skala manufaktur yang dibutuhkan pelanggan untuk tahun-tahun mendatang. Kepala AMD Ventures, Sagi Paz, menilai pendekatan Oxide memperluas pilihan yang tersedia bagi pelanggan infrastruktur perusahaan.

Taruhan pada Komputasi yang Dimiliki Sendiri

Masuknya AMD Ventures sebagai investor strategis menunjukkan produsen chip ikut mengincar pasar komputasi on-premise, segmen yang selama ini kalah pamor dibanding cloud publik tetapi kini terdorong permintaan agen AI.

Yang belum terjawab adalah seberapa cepat Oxide bisa mengubah $445 juta menjadi rak yang terkirim, dan apakah permintaan dari agen AI akan bertahan cukup lama untuk membenarkan ekspansi pabrik sebesar itu.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.