Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Raup 429.987 Penonton dalam 4 Hari, Puncaki Box Office Indonesia
CINEMA XXI
Sekuel horor eksorsisme ini tidak butuh waktu lama untuk menyalip film-film yang sudah lebih dulu tayang—tantangannya justru mengejar bayang-bayang film pertamanya sendiri.
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mengumpulkan 429.987 penonton sejak tayang perdana pada Kamis (8/10/2026), menurut data Cinepoint yang dihimpun IDN Times dalam rekap box office 5–11 Oktober 2026. Angka itu menempatkan sekuel garapan sutradara Rizal Mantovani tersebut di urutan teratas box office Indonesia pekan ini, jauh di atas pesaing terdekatnya.
Laju Harian: 95 Ribu di Hari Pertama
Pada hari pembukaan, film ini ditonton 95.514 orang. Hari Jumat (9/10/2026) menyusul 81.016 penonton, sehingga total dua hari pertama mencapai 176.530, seperti dilaporkan Sketsa Malang berdasarkan Cinepoint.
Akhir pekan memberi dorongan paling besar. Hingga Sabtu (10/10/2026), jumlah penonton naik ke 310.476, artinya sekitar 133.946 tiket terjual dalam satu hari itu saja. Angka harian Sabtu ini dihitung dari selisih dua data kumulatif Cinepoint.
Hasut dan Empat Musim Pertiwi Tertinggal Jauh
Di bawahnya, Hasut karya Ilya Sigma mencatat 49.218 penonton. Film horor-thriller psikologis yang dibintangi Karina Salin, Kevin Ardilova, Marthino Lio, dan Rachel Amanda itu tidak menampilkan sosok hantu sama sekali.
Dengan selisih tersebut, jumlah penonton Perjanjian Darah hampir sembilan kali lipat dari Hasut, atau tepatnya sekitar 8,7 kali berdasarkan hitungan dari data yang sama.
Urutan ketiga ditempati Empat Musim Pertiwi arahan Kamila Andini dengan 27.715 penonton. Drama yang dibintangi Putri Marino dan Arya Saloka ini merupakan wakil resmi Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di Oscar 2027 dan sempat diputar di Busan International Film Festival 2026. Komedi Cidro Asmara berada di posisi keempat dengan 1.081 penonton.
Duo Romo Menghadapi Rephaim
Perjanjian Darah melanjutkan kisah Kuasa Gelap (2024) yang berlatar praktik eksorsisme dalam Gereja Katolik. Lukman Sardi kembali sebagai Romo Rendra, didampingi Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas. Kali ini keduanya berhadapan dengan Rephaim, entitas kuno yang mengincar Daniel, tokoh yang diperankan Venly Arauna.
Konflik makin rumit karena ayah Daniel, Halim, adalah sahabat lama Rendra dan menolak percaya bahwa anaknya kerasukan. Rasa bersalah Rendra atas persahabatan itu menjadi salah satu penggerak cerita, menurut ulasan Mistar.
"Di film ini, ada karakter yang membawa teror sangat besar, dari sebuah entitas kuno, bernama Rephaim," kata Rizal Mantovani.
Dalam teks Alkitab, istilah Rephaim merujuk pada kelompok perkasa di masa kuno dan di beberapa bagian dikaitkan dengan orang mati. Versi film adalah adaptasi fiksi yang menghubungkannya dengan malaikat yang jatuh dan perjanjian berbahaya dengan manusia.
Venly Arauna Sempat Hampir Menyerah
Peran Daniel menuntut fisik dan mental pemainnya. Venly mengaku proses syuting nyaris membuatnya mundur. "Aku memainkan karakter Daniel, yang di mana aku sempat bilang di hari ketiga, aku udah hampir menyerah," ujarnya.
Film ini diproduksi Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment dan Virtuelines Entertainment, dengan naskah ditulis Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Robert Ronny, yang juga duduk sebagai produser bersama Prima Taufik, menegaskan timnya yakin dengan daya jangkau cerita film ini sejak tahap awal. "Sejak awal kami percaya bahwa cerita yang dibawa film ini bisa berbicara ke seluruh kalangan," katanya.
Selain format reguler, Perjanjian Darah juga diputar dalam format IMAX, sementara sejumlah bioskop menyediakan layar 4DX.
Target Berikutnya: Rekor Film Pertama
Film pertama Kuasa Gelap menutup masa tayangnya dengan lebih dari 1,4 juta penonton. Dengan 429.987 penonton dalam empat hari, sekuelnya sudah mengantongi sekitar 30 persen dari capaian tersebut—hitungan ini berdasarkan angka 1,4 juta sebagai batas bawah.
Pengujian sesungguhnya ada di pekan kedua, ketika jumlah penonton hari kerja biasanya turun dan film-film baru mulai berebut layar. Apakah Perjanjian Darah mampu menembus satu juta penonton sebelum akhir Oktober akan bergantung pada seberapa kuat penonton bertahan setelah euforia pekan pembukaan mereda.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.