CompileDaily
Startup

Character.AI Ajukan Bangkrut Chapter 11, Disney Tawar Sebagian Aset Senilai $20 Juta

Admin CompileDaily ·
Bagikan WhatsApp X Facebook Threads
Character.AI Ajukan Bangkrut Chapter 11, Disney Tawar Sebagian Aset Senilai $20 Juta

CharacterAI

Dua tahun lalu, Google rela membayar sekitar $2,7 miliar untuk lisensi teknologi Character.AI sekaligus memboyong para pendirinya. Kini, harga pembuka untuk sebagian aset perusahaan yang sama hanya $20 juta.

Character.AI, platform chatbot hiburan berbasis kecerdasan buatan, mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Amerika Serikat. Pengumuman disampaikan pada Senin (12/10/2026) waktu AS, bersamaan dengan kesepakatan menjual sebagian asetnya kepada The Walt Disney Co. senilai $20 juta, seperti dilaporkan Reuters. Kabar ini datang tak lama setelah Nvidia dikabarkan menjajaki akuisisi Reflection AI, tanda bahwa nasib startup AI sedang bercabang tajam.

Disney Jadi Penawar Pembuka

Dalam proses ini, Disney berperan sebagai stalking horse bidder, yakni penawar pertama yang tawarannya menjadi batas bawah bagi peminat lain. Untuk $20 juta itu, Disney akan memperoleh lisensi non-eksklusif dan permanen atas sebagian kekayaan intelektual Character.AI, menurut CBS News.

Hubungan kedua pihak sebelumnya tidak selalu mulus. Pada akhir September 2025, Disney mengirim surat peringatan agar Character.AI berhenti memakai karakter berhak ciptanya tanpa izin, seperti dicatat Giga Law. Kini keduanya duduk di sisi meja yang sama dalam sebuah transaksi.

Penjualan lewat pengadilan ditargetkan rampung pada akhir November atau awal Desember 2026. CEO Character.AI, Colin Adams, mengatakan dewan direksi menilai proses penjualan di bawah pengawasan pengadilan ini memberi perusahaan peluang terbaik.

Dokumen pengadilan memperkirakan aset dan kewajiban perusahaan masing-masing berada di kisaran $50 juta hingga $100 juta, menurut Trending Topics.

Tekanan Hukum dan Regulasi

Perusahaan menghadapi sejumlah gugatan keluarga yang menuduh chatbot Character.AI berperan dalam kasus bunuh diri dan tindakan menyakiti diri pada remaja. Gugatan paling dikenal diajukan keluarga seorang remaja di Florida yang meninggal pada 2024. Character.AI dan Google sepakat berdamai dengan keluarga tersebut pada awal 2026, tanpa nilai yang diungkap.

Lihat Layanan Kami

Tekanan berlanjut dari pemerintah negara bagian. Jaksa Agung Kentucky, Russell Coleman, pada Januari menuding chatbot tersebut "memangsa anak-anak dan menjerumuskan mereka ke tindakan menyakiti diri". Pada Mei, Pennsylvania menggugat setelah sebuah chatbot diduga mengaku sebagai psikiater berlisensi dan memberikan nomor lisensi palsu.

Character.AI sudah menambahkan fitur keselamatan untuk remaja, termasuk verifikasi usia.

Dari Unicorn ke Meja Pengadilan

Character.AI didirikan pada 2021 oleh dua mantan peneliti Google, Noam Shazeer dan Daniel De Freitas. Valuasinya menembus $1 miliar pada 2023, menjadikannya salah satu unicorn AI konsumen di era ChatGPT.

Titik baliknya terjadi pada musim panas 2024. Google membayar sekitar $2,7 miliar untuk lisensi teknologi Character.AI dan merekrut kedua pendiri beserta sekitar 30 peneliti ke Google DeepMind. Skema ini kerap disebut reverse acqui-hire: perusahaan besar mendapatkan talenta dan teknologi tanpa membeli startup-nya secara utuh, sementara startup ditinggal mengurus produk dan risikonya sendiri.

Layanan Tetap Jalan, Data Pengguna Bisa Ikut Dialihkan

Selama proses berlangsung, perusahaan berencana tetap mengoperasikan platform dengan gangguan minimal. Jika tidak ada pembeli yang bersedia menjalankannya, layanan akan dihentikan secara bertahap.

Kebijakan privasi Character.AI mengizinkan data pengguna, termasuk transkrip obrolan, rekaman suara, serta gambar dan video, diungkapkan dalam sebuah penjualan. Pengguna yang keberatan bisa menghapus akun atau mengekspor datanya.

Dalam beberapa pekan ke depan, pasar akan melihat apakah ada pihak yang berani menawar di atas Disney untuk produk yang sedang dibelit gugatan, atau justru $20 juta itu menjadi harga akhir sebuah startup yang pernah bernilai $1 miliar.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar.

Belum ada komentar.

Kami memakai cookie untuk analisis kunjungan. Baca Kebijakan Privasi kami.