9 Gitaris Legendaris Buka Konser Guns N' Roses di GBK 21 November, Rhoma Irama Ikut Tampil
Sebelum Slash memetik gitar pertamanya di Jakarta, panggung Senayan akan diisi dulu oleh sembilan gitaris Indonesia dari berbagai band, dan satu di antaranya lebih dikenal sebagai raja dangdut.
Promotor Rajawali Indonesia mengumumkan susunan pembuka konser Guns N' Roses di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (21/11/2026). Mereka menamainya "9 Dewa Gitar", dan daftar namanya dimuat Bogor Today pada 22 Oktober. Jadwal dan lokasi konser juga tercantum di situs resmi Guns N' Roses Jakarta.
Sembilan Nama dari Berbagai Band
Susunan gitaris yang disebut adalah Rhoma Irama (Soneta Group), Ian Antono (God Bless), Eet Sjahranie (Edane), Dewa Budjana (GIGI), Pay Burman (BIP), John Paul Ivan (eks Boomerang), Totok Tewel (Elpamas), Azis MS (Jamrud), dan Edi Kemput (Grass Rock). Penulisan nama sedikit berbeda antarmedia, misalnya Pay BIP, Toto Tewel, Aziz MS, atau Jhon Paul Ivan, tetapi orangnya sama.
CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, menyebut penampilan ini dimaksudkan sebagai penghormatan bagi sejarah rock di dalam negeri. "Kami harus memberikan semacam memorabilia sejarah musik rock Indonesia," ujarnya, seperti dikutip Bogor Today.
Satu Lagu per Gitaris, Lalu Jam Bersama
Format yang dijelaskan promotor cukup sederhana. Menurut laporan detikBali pada 18 Oktober, setiap gitaris membawakan satu lagu miliknya sendiri, kemudian kesembilannya menutup dengan satu lagu bersama. Aransemen disebut tetap dekat dengan versi aslinya.
Dewa Budjana ditunjuk sebagai music director. Pengiringnya antara lain Rere dari Grass Rock di drum, dengan vokalis Ahmad Albar, Roy Jeconiah, dan Krisyanto dari Jamrud. Angka sembilan dipilih, kata promotor, karena itu angka tertinggi dan mewakili perjalanan rock Indonesia.
Rhoma Irama Mengaku Kaget Diajak
Nama yang paling tak terduga di daftar itu adalah Rhoma Irama. Warta Ekonomi pada 19 Oktober menulis ia terkejut saat pertama kali dihubungi, lalu bersedia ikut karena pertemanan dengan penyelenggara, meski tidak menganggap dirinya sebagai dewa gitar.
Anas menjelaskan kepada media bahwa pembuka perlu terasa istimewa karena konser ini berupa reuni Guns N' Roses. Promotor mengaku butuh waktu lama menjelaskan konsepnya kepada manajemen band, yang akhirnya menilai gagasan itu baik, menurut Liputan6.
Tiket Tribun Habis, Festival Masih Tersisa
Per laporan Liputan6 pada 17 Oktober, seluruh kategori tribun, termasuk VIP serta Tribun A dan B, sudah terjual habis. Hanya kategori Festival yang masih tersedia. DetikBali sehari kemudian menyebut sisa tiket Festival tinggal sedikit. Kondisi ketersediaan bisa berubah, sehingga calon penonton sebaiknya memeriksa kanal penjualan resmi.
Penjualan tiket sebelumnya berlangsung bertahap menurut situs resmi: presale Nightrain Fan Club pada Kamis (2/7/2026), presale BALE by BTN pada Kamis (16/7/2026), dan penjualan umum pada Kamis (30/7/2026), semuanya pukul 10.00 WIB.
Soal durasi, detikBali mengutip ekspektasi bahwa Axl Rose dan Slash akan tampil sekitar tiga jam. Promotor juga menyebut tata suara dan lampu akan mengikuti standar produksi dunia milik band. Jam mulai acara belum tercantum di situs resmi per Jumat (23/10/2026).
Menyusul Avenged Sevenfold di Jakarta International Stadium
Jakarta lebih dulu kedatangan band rock besar lain bulan ini. CompileDaily sebelumnya mengulas pembukaan konser Avenged Sevenfold dengan Nightmare di JIS. Guns N' Roses akan mengisi panggung stadion berikutnya, kali ini di kompleks Senayan.
Yang tersisa adalah dua pertanyaan: lagu apa yang dipilih masing-masing gitaris untuk dimainkan di depan penonton Guns N' Roses, dan apakah panitia akan membuka jam acara serta detail teknis lain sebelum hari H.
Komentar (0)
Masuk untuk menulis komentar.
Belum ada komentar.